DELI SERDANG, SSOL.ID – Ratusan mahasiswa bersama warga Desa Sidoarjo I Jati Baru, Kecamatan Pagar Merbau, Kabupaten Deli Serdang menggelar aksi unjuk rasa di depan Mapolresta Deli Serdang, Kamis 11/6/2026.
Massa membawa spanduk dan poster, mendesak Polresta Deli Serdang mempercepat penanganan laporan dugaan tindak pidana korupsi Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDesa) TA 2023-2024 Desa Sidoarjo I Jati Baru.
Tuntutan Massa ke Kapolresta
Orator aksi, Dhani Lubis, meminta Kapolresta Deli Serdang memberikan atensi terhadap laporan dugaan korupsi yang menyeret nama Kepala Desa Sidoarjo I Jati Baru.
“Uang rakyat bukan untuk dikorupsi. Usut tuntas. Kami tidak mau dana pembangunan desa terbuang sia-sia untuk kepentingan sepihak,” ujar Windi Tanjung saat berorasi.
Massa menyebut anggaran APBDesa desa tersebut berkisar Rp1,4 miliar per tahun. Mereka juga mendesak keterbukaan Kepala Desa terkait pembangunan proyek fisik lain kepada publik.
Respons Polresta: Masih Tunggu Hasil Inspektorat
Usai berorasi, perwakilan massa diterima jajaran Satreskrim Polresta Deli Serdang. Hadir Kasat Intelkam Kompol Polin Damanik, Wakasat Reskrim AKP Iskandar Ginting, Kanit Tipidkor Iptu Irfan Alma, dan Kasubnit I Tipikor Ipda Martohab Manurung.
Perwakilan massa mempertanyakan sejauh mana penanganan kasus tersebut. Kanit Tipidkor Iptu Irfan Alma dan Kasubnit I Ipda Martohab Manurung menjelaskan, proses hukum masih menunggu hasil audit/pemeriksaan dari Inspektorat Kabupaten Deli Serdang.
Hingga berita ini diturunkan, SSOL.ID belum mendapat keterangan resmi dari Kepala Desa Sidoarjo I Jati Baru terkait tuduhan yang disampaikan massa aksi.
Penulis : Yuli
Editor : B. Nasution









