SMAN 3 Medan Bidik Kampus Luar Negeri

- Jurnalis

Jumat, 6 Februari 2026 - 22:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN, SUARSUMUTONLIE.ID – Di saat sebagian besar siswa SMA masih menjadikan perguruan tinggi negeri ternama di dalam negeri sebagai tujuan utama, tapi SMA Negeri 3 Medan justru memiliki tujuan berbeda. Sekolah ini mulai mengarahkan siswanya untuk menembus pendidikan tinggi bertaraf internasional, bahkan dengan beasiswa penuh ke luar negeri.

Langkah tersebut bukan sekadar wacana. Di bawah kepemimpinan Kepala SMAN 3 Medan, Susianto, lima siswa telah diberangkatkan melanjutkan pendidikan ke luar negeri melalui jalur beasiswa penuh. Tiga siswa diterima di China dan dua lainnya di Malaysia, dengan seluruh kebutuhan pendidikan hingga biaya hidup ditanggung.

“Keberangkatan, uang kuliah, biaya hidup sampai uang saku semua ditanggung. Kami sedang membuka kerja sama dengan Turki dan Singapura agar peluang ini makin luas,” katanya, Jumat (6/2).

Ia menjelaskan, dorongan untuk membuka cakrawala global itu berangkat dari pengalamannya selama empat tahun memimpin lembaga pendidikan di bawah KBRI Tailan. Pengalaman tersebut, kata dia, ingin ditularkan kepada para siswa agar tidak terpaku pada kompetisi lokal semata.

Baca Juga :  Presiden Patogar Indonesia Kukuhkan Kombes Pol (P) Drs. Daulat Raja Parluatan Siregar, MH Sebagai ketua Patogar Indonesia

“Saya selalu menanamkan slogan berwawasan global. Prestasi lokal itu penting, tapi anak-anak harus berani terbang lebih tinggi. Kompetisi mereka bukan hanya di UGM atau UI. Kita harus berani menembus internasional dan berhasil,” tuturnya.

Upaya menuju internasionalisasi pendidikan di SMAN 3 Medan juga mendapat respons positif dari luar negeri. Susianto mengungkapkan, perwakilan yayasan pengelola beasiswa dari Jepang telah datang ke sekolah tersebut untuk melakukan presentasi dan menyusun kriteria calon penerima beasiswa.

“Mereka tertarik, dan tahun ini kami optimistis akan ada siswa yang tembus ke Jepang,” katanya.

Untuk menopang visi tersebut, SMAN 3 Medan merancang strategi akademik yang sistematis. Salah satunya dengan membagi siswa ke dalam tiga kelompok utama sesuai bakat dan potensi. Kelompok pertama difokuskan pada prestasi akademik, kelompok kedua diarahkan ke sekolah kedinasan, sementara kelompok ketiga disiapkan pada jalur kewirausahaan dan humaniora.

Ia menegaskan, materi pembelajaran tetap mengacu pada kurikulum yang sama. Perbedaannya terletak pada pendampingan yang disesuaikan dengan bakat dan minat peserta didik.

Baca Juga :  Wakapolda Sumut Tinjau SPBU di Medan, Pastikan Stok BBM Aman

Pada awal semester pertama, sekolah melakukan psikotes dengan melibatkan psikolog untuk memetakan potensi siswa. Hasilnya akan dijadikan referensi, kemudian di pantau lewat nilai rapor dan aktivitas siswa. Namun, kata Susianto, pembagian ini dinamis dan bisa berubah.

Menurutnya, tidak sedikit siswa yang awalnya berada di kelompok non-akademik, kemudian menunjukkan perkembangan prestasi dan akhirnya masuk ke kelompok akademik hingga lolos jalur undangan perguruan tinggi.

Pendekatan tersebut, lanjut Susianto, terbukti efektif. SMAN 3 Medan tercatat sebagai salah satu sekolah dengan jumlah lulusan jalur undangan terbanyak di Kota Medan. Setiap tahun, rata-rata 23 hingga 25 siswa diterima di UGM, 17 di USU, serta sejumlah lainnya di UNDIP dan IPB. Bahkan sekitar 60–65 persen lulusan diterima di perguruan tinggi di Pulau Jawa.

“Itu hasil dari pendampingan, pengelompokan guru, dan evaluasi yang terus kami lakukan. Strategi ini kami pertahankan dan terus kami tingkatkan,” ucapnya.

Penulis : Yuli

Follow WhatsApp Channel suarasumutonline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jampidsus Bantah Keterlibatan dalam Kasus di Cipete dan Sentul
Lapas Kelas IIA Rantauprapat Over kapasitas, 22 Paket Pengadaan TA 2026 Rp. 16 Miliar Dipertanyakan
Inspektorat dan Ombudsman Didesak Segera Periksa Oknum Kepala Dusun III Desa Paya Rengas Langkat
Tak Jawab Konfirmasi Wartawan, Kepsek SMAN 2 Medan Dinilai Abaikan Hak Jawab Publik
SMA Negeri 5 Pematangsiantar Sosialisasi MPLS Ramah ke 360 Orang Tua
Status Hutan Lindung Rugikan Masyarakat Adat dan Untungkan Mafia Tanah
Pemko Medan Bagi Diskon Gede! Tunggakan PBB 1994-2011 Dipotong 75%, Denda Dibebaskan 100%
Warga Aek Ladong Kini Bisa Bersekolah Di MAN 3 Asahan
Berita ini 96 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 16:52 WIB

Jampidsus Bantah Keterlibatan dalam Kasus di Cipete dan Sentul

Jumat, 10 Juli 2026 - 15:50 WIB

Lapas Kelas IIA Rantauprapat Over kapasitas, 22 Paket Pengadaan TA 2026 Rp. 16 Miliar Dipertanyakan

Jumat, 10 Juli 2026 - 15:46 WIB

Inspektorat dan Ombudsman Didesak Segera Periksa Oknum Kepala Dusun III Desa Paya Rengas Langkat

Jumat, 10 Juli 2026 - 15:18 WIB

Tak Jawab Konfirmasi Wartawan, Kepsek SMAN 2 Medan Dinilai Abaikan Hak Jawab Publik

Jumat, 10 Juli 2026 - 09:55 WIB

SMA Negeri 5 Pematangsiantar Sosialisasi MPLS Ramah ke 360 Orang Tua

Berita Terbaru

Editorial

EDITORIAL : Ketika Lembaga Penegak Hukum Saling Berhadapan

Jumat, 10 Jul 2026 - 18:21 WIB