Ada 61.000 Rumah Tak Layak Huni di Medan, 500 Akan Direnovasi

- Jurnalis

Jumat, 8 Mei 2026 - 16:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN, SUARASUMUTONLINE.ID – Wali Kota Medan Rico Waas menyebut terdapat 61.000 Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Kota Medan. Dari jumlah ini, Pemerintah Kota Medan bekerjasama dengan Yayasan Buddha Tzu Chi akan merenovasi 500 RTLH di Medan.

“Saat ini tercatat ada sekitar 61.000 rumah di Medan yang butuh perhatian. Kehadiran program 500 unit ini adalah langkah awal yang luar biasa,” kata Rico Waas melalui keterangan tertulis, Kamis (7/5).

Adapun program ini bertajuk “Berbenah Kampung” yang merupakan bentuk dukungan terhadap gerakan gotong royong renovasi “Rumah Merah Putih” yang diinisiasi oleh Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP).

Baca Juga :  Pria 46 Tahun Ditemukan Meninggal di Jalan Palang Merah Medan

Rico menekankan beberapa poin penting agar program berjalan tepat sasaran yakni Legalitas Tanah. Dirinya meminta agar tim dapat memastikan rumah yang diperbaiki memiliki dokumen hukum yang aman dan lengkap sesuai data pemerintah.

“Juga segmentasi wilayah yakni dengan mengusulkan pembagian kuota (misal: 100 rumah per daerah) agar dampak perbaikan lebih terasa secara merata termasuk fleksibilitas anggaran,” ungkapnya.

Dijelaskan Rico, Pemkot Medan akan mengarahkan program ini kepada masyarakat yang masuk dalam kategori Desil 1 dan Desil 2 (masyarakat dengan tingkat kesejahteraan terendah).

Ia berharap kerja sama ini bersifat fleksibel di lapangan sehingga penyesuaian teknis dapat dilakukan dengan maksimal.

“Tentu masyarakat Medan akan sangat bahagia bisa tinggal di rumah yang lebih layak. Kami siap mendukung agar progres di lapangan berjalan lancar tanpa kendala,” tutupnya.

Baca Juga :  SP PLN Tolak Dominasi Swasta dalam RUPTL 2025-2026

Ketua Tzu Chi Sumatera Utara, Mujianto mengatakan, program ini merupakan bagian dari target perbaikan 5.000 rumah di Indonesia. Di Provinsi Sumatera Utara, Kota Medan menjadi fokus utama program tersebut saat ini.

Menurutnya, program ini direncanakan menyasar rumah-rumah dalam satu lingkungan yang terintegrasi (lokalisasi), sehingga mampu mengubah wajah kawasan kumuh secara signifikan dan berkelanjutan.

“Kami mengalokasikan anggaran Rp30 juta per unit untuk perbaikan aspek ‘Aladin’ (Atap, Lantai, dan Dinding),” ujarnya.

 

Penulis : Yuli

Follow WhatsApp Channel suarasumutonline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

UPDATE MALAM INI: Tersangka Penyadapan Masih 4 Orang, Bareskrim Kini Dalami Dugaan Makar dan Buru Pemberi Perintah
BPBD Medan Ingatkan Warga Belawan, Labuhan, Marelan: Waspada Rob Sampai 13 November, Pasang Pukul 00.00 – 03.00 WIB
6000 Lebih Nomor Yang Disadap , Jokowi CS Tidak Ada Dalam Daftar
Camat Pagar Merbau Ajak Masyarakat Segera Miliki Akun Identitas Kependudukan Digital
Kisah Iwi Taruna, Setahun Turun Langsung Bantu Warga Kecil hingga Antar Berobat ke RS Natama
Pajarur Rohman Resmi Daftar Ketua KNPI Madina, Usung Persatuan Pemuda
Kapolresta Deli Serdang Bersama PJU Laksanakan Jumat Keliling di Masjid Baitul Amin
Pemkab Deli Serdang Bersama Polda Sumut Sinergi Green Policing Untuk Rawat Lingkungan
Berita ini 99 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 8 November 2026 - 21:53 WIB

UPDATE MALAM INI: Tersangka Penyadapan Masih 4 Orang, Bareskrim Kini Dalami Dugaan Makar dan Buru Pemberi Perintah

Minggu, 8 November 2026 - 13:56 WIB

BPBD Medan Ingatkan Warga Belawan, Labuhan, Marelan: Waspada Rob Sampai 13 November, Pasang Pukul 00.00 – 03.00 WIB

Sabtu, 7 November 2026 - 12:19 WIB

6000 Lebih Nomor Yang Disadap , Jokowi CS Tidak Ada Dalam Daftar

Sabtu, 7 November 2026 - 11:26 WIB

Camat Pagar Merbau Ajak Masyarakat Segera Miliki Akun Identitas Kependudukan Digital

Sabtu, 7 November 2026 - 11:20 WIB

Pajarur Rohman Resmi Daftar Ketua KNPI Madina, Usung Persatuan Pemuda

Berita Terbaru