SIMALUNGUN,SUARASUMUTONLINE.ID– Siswa kelas IX SMP Swasta Taman Siswa Tapiandolok menjalani ujian akhir semester genap tahun ajaran 2025/2026 dengan tertib dan lancar. Meski berusia 60 tahun, sekolah swasta tertua di Simalungun ini masih kekurangan sarana laboratorium dan fasilitas penunjang.
Ujian berlangsung 11-16 Mei 2026 di empat ruang ujian. Siswa tampak fokus mengerjakan soal di bawah pengawasan guru Anggi Ariska, Dewi Fatma Khuzaimah, Dwi Lindayani Purba, Devi Puspita Sugiarto, Evi Fitri Siregar, Joko Afrianto, Sunardi, dan Shohibul Fadillah.
Kepala Sekolah Hendra Gunawan, S.Pd mengatakan ujian dilaksanakan serentak sesuai jadwal Kemendikdasmen. Penilaian kelulusan dihitung dari nilai kelas VII, VIII, IX, dan kehadiran siswa.
“Kami berharap seluruh siswa lulus 100% dan bisa lanjut ke SMA atau SMK. Visi kami mencetak siswa pintar, terampil, berkarakter, dan siap bersaing di era digital,” ujar Hendra, Jumat [16/5].
Sekolah tua, fasilitas minim
Berdiri sejak 1966, SMP Swasta Taman Siswa Tapiandolok sudah meluluskan ribuan alumni. Sekolah ini juga jadi langganan petugas Paskibra Kecamatan Tapiandolok setiap upacara 17 Agustus, Hari Pendidikan Nasional, dan Hari Pahlawan.
Namun kondisi gedung dinilai sudah tua. Pihak sekolah meminta perhatian pemerintah untuk melengkapi sarana prasarana:
1. Laboratorium IPA dan komputer lengkap dengan meubel.
2. Ruang belajar, lapangan olahraga basket, dan aula.
3. Alat marching band modern.
Berada di satu lokasi dengan SMA Taman Siswa di Kelurahan Sinaksak, kami berharap Kemendikdasmen memperhatikan kebutuhan sarana sekolah swasta agar siswa bisa berkembang seperti sekolah lain,” kata Hendra.
Meski keterbatasan, sekolah tetap menjalankan fungsi pendidikan sesuai standar nasional. Pihak sekolah berharap bantuan pemerintah segera terealisasi agar mutu pendidikan di Simalungun merata.
Penulis : Nurleli









