Bupati: KKN Wahana Implementasi Ilmu

- Jurnalis

Senin, 28 Juli 2025 - 21:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LUBUK PAKAM, SUARASUMUTONLINE.ID- Kuliah kerja nyata (KKN) bukan sekadar mata kuliah, tapi juga sebagai wahana bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan seluruh ilmu yang sudah didapatkan di bangku kuliah.

KKN menjadi bagian bagaimana mahasiswa bisa diterima di masyarakat. Diharapkan, KKN yang dilakukan bisa dikenang oleh masyarakat. Jika hal itu bisa dikenang, maka setelah selesai kuliah, mahasiswa akan lebih mudah kembali dan diterima masyarakat.

“Tunjukkan kepada masyarakat, walaupun Universitas Nahdlatul Ulama (UNUSU) baru berusia 11 tahun, tapi sudah mampu menghasilkan mahasiswa-mahasiswa yang tidak hanya terdidik secara akademik, tapi juga secara mental dan punya wawasan,” pesan Bupati Deli Serdang, dr H Asri Ludin Tambunan saat melepas 170 mahasiswa KKN UNUSU bersama Wakil Bupati (Wabup), Lom Lom Suwondo SS di Aula Cendana, Lantai II, Kantor Bupati Deli Serdang, Senin (28/7).

Dalam KKN, lanjut Bupati, harus juga berdaya guna, memberi dampak positif bagi masyarakat, dan mahasiswa itu sendiri.

“Jangan mengikuti nyaman Anda. Anda harus mengikuti bagaimana pola di masyarakat dan bagaimana kebiasaan masyarakat,” imbau Bupati.

Baca Juga :  BPK Temukan Belanja Dana BOSP SMKN 1 Dolok Masihul Tak Sesuai Kondisi Senyatanya Rp142.451.987

Bupati berharap, kepada Rektorat dan Dekanat UNUSU untuk mengawasi para mahasiswa yang KKN. “Awasi agar mereka bisa betul-betul menjadi penerus bangsa ke depan,” harap Bupati.

Sebelumnya, Rektor UNUSU, Dr Ibnu Affan SH MHum menjelaskan, dari 170 mahasiswa yang KKN, 87 di antaranya dari Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP), 21 mahasiswa Fakultas Ekonomi (FE), 19 mahasiswa Fakultas Pertanian, 15 mahasiswa Fakultas Kesehatan dan 21 mahasiswa Fakultas Ilmu Komputer.

Ke-170 mahasiswa tersebut akan tersebar di delapan desa di Kecamatan Bangun Purba selama 40 hari. Kedelapan desa tujuan KKN tersebut, yakni Sialang, Mabar, Bangun Purba, Ujung Rambe, Urung Ganjang, Sukaluwei, Tanjung Purba dan Cimahe.

“Mudah-mudahan hadirnya ara mahasiswa di tengah-tengah masyarakat bisa memberi dampak positif bagi masyarakat sesuai cita-cita Kementerian Pendidikan Tinggi, yaitu dulunya kita mengupayakan yang namanya Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), sekarang ditingkatkan bagaimana menjadi Kampus Berdampak,” jelasnya.

Semua itu, sambung Rektor UNUSU, untuk menciptakan agar mahasiswa-mahasiswa yang telah dididik selama empat tahun dapat cepat bersosialisasi di tengah-tengah masyarakat, menciptakan softskill, dan lainnya.

Baca Juga :  Dr.H.Rahmat Shah Kirim Bantuan Kemanusiaan ke Tapteng, Sibolga, Langkat dan Tapsel

“Mahasiswa tidak hanya disiapkan kemampuannya di bidang keterampilan dan ilmu pengetahuan atau transfer of knowledge kepada mereka, tetapi juga disiapkan untuk transfer of character,” sebutnya.

UNUSU memiliki visi menjadi perguruan tinggi yang unggul di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi, berlandaskan ahlussunnah wal jamaah, berjiwa wirausaha dan berdaya saing di tingkat nasional pada tahun 2040.

“Kita (UNUSU) mendidik mahasiswa untuk menjadi orang yang siap pakai di bidang ilmu dan pengetahuannya, bisa terjun di tengah-tengah masyarakat. Tapi ini tidak cukup, maka kita siapkan nilai-nilai ahlussunnah wal Jama’ah (Aswaja). Di situ ada nilai tawasuth dalam beragama, toleransi (tasamuh), keseimbangan (tawazun), dan keadilan (i’tidal) pada amar ma’ruf nahi mungkar. Nilai-nilai inilah yang kita tanamkan kepada mahasiswa,” paparnya.

Hadir pada pelepasan mahasiswa KKN UNUSU tersebut, Civitas Akademika UNUSU, Kepala Dinas Pendidikan, Yudy Hilmawan SE MM; Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil), Drs H Misran Sihaloho MSi; Kepala Bagian (Kabag) Tata Pemerintahan (Tapem), Drs Adi Winarto dan lainnya.yul/rel

Follow WhatsApp Channel suarasumutonline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Peduli Pascabencana, PTPN IV PalmCo Salurkan Puluhan Ton Bantuan Pangan
Kejari Medan Hentkan Penyelidikan Dugaan Korupsi Seragam SMP di Disdik Medan
Oknum Dispora Medan, Diduga “kantongi” Retrebusi Taman Cadika
Dugaan Proyek di Dinas Infokom Kota Medan 2026 Rp 27 M Sudah di ” Kuasai”, Kadis Infokom Sempat “di interogasi” Kejaksaan
Ketua PWI Sumut Ingatkan Kadisdiksu Jangan Terulang Kasus TOP
Pembangunan Gerai dan Gudang Kopdes Merah Putih di Sumut Berjalan 8 Persen
6 Lokasi di Medan Padam Listrik 7,5 Jam Hari Ini Selasa 13 Januari 2026
Proyek Penanamanan Kabel oleh Apjatel Abaikan Aspek K3
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 18 Januari 2026 - 12:07 WIB

Peduli Pascabencana, PTPN IV PalmCo Salurkan Puluhan Ton Bantuan Pangan

Minggu, 18 Januari 2026 - 12:05 WIB

Kejari Medan Hentkan Penyelidikan Dugaan Korupsi Seragam SMP di Disdik Medan

Minggu, 18 Januari 2026 - 12:04 WIB

Oknum Dispora Medan, Diduga “kantongi” Retrebusi Taman Cadika

Jumat, 16 Januari 2026 - 15:08 WIB

Dugaan Proyek di Dinas Infokom Kota Medan 2026 Rp 27 M Sudah di ” Kuasai”, Kadis Infokom Sempat “di interogasi” Kejaksaan

Jumat, 16 Januari 2026 - 15:03 WIB

Ketua PWI Sumut Ingatkan Kadisdiksu Jangan Terulang Kasus TOP

Berita Terbaru

Daerah

Pemkab Deli Serdang Anggarkan Rp 3 Miliar Untuk Balairung

Minggu, 18 Jan 2026 - 12:01 WIB