Udah aku tajamkan + versi
MEDAN, SSOL.ID- Pemko Medan kena sorot soal anggaran air mineral Rp1,1 M di APBD 2026. Publik gaduh, dikira buat pribadi Wali Kota.
Klarifikasi Kepala Bagian Umum Setda Muhammad Ridho Siregar: Angka itu pagu/batas maksimal, bukan pasti habis. “Kalau kebutuhan riil lebih rendah, sisa dikembalikan ke kas daerah,” tegasnya.
Peruntukan: rapat internal, tamu, kegiatan kedinasan luar kantor, operasional rumah dinas Wali Kota & Wakil Wali Kota 1 tahun.
Ridho bantah untuk pribadi Wali Kota. Katanya untuk semua kegiatan di bawah Bagian Umum Setda.
Pemko klaim komitmen efisiensi sesuai arahan pusat. Penggunaan lewat pengawasan, verifikasi, pertanggungjawaban.
Tapi publik tetap tanya, Rp1,1 M buat air mineral wajar nggak? Efisiensi di mana?
Penulis : Dt. Aripin









