Faisal Hasrimy Hadir di PN Medan, Tapi Tak Sempat Diperiksa di Kasus Smartboard Langkat 

- Jurnalis

Jumat, 26 Juni 2026 - 22:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN, SSOL.ID – Kepala Dinas Kesehatan Sumatera Utara, Kadinkes Sumut, Muhammad Faisal Hasrimy, datang ke Pengadilan Negeri Medan, PN Medan, Jumat 26/6. Ia dijadwalkan jadi saksi dalam perkara dugaan korupsi pengadaan smartboard Kabupaten Langkat senilai Rp29,5 miliar.

Namun Faisal urung diperiksa. Sidang ditunda karena “antrian saksi”, dan diagendakan ulang Senin 29/6/2026.

Datang, Tapi Tak Naik Saksi
Pantauan di lokasi, Faisal terlihat di dekat pintu ruang sidang Cakra Utama PN Medan. Ia mengenakan kemeja silver, celana hitam, dan masker hitam.

Baca Juga :  Istri Tersangka Korupsi BOS di Sunggal Menangis, Minta Suami Dibebaskan dari Rutan

“Hari ini dipanggil sebagai saksi, tapi nggak jadi karena antrian,” ujar Faisal singkat.

Ditanya jadwal ulang, ia hanya menyebut akan taat. “Masih menunggu untuk Senin 29/6. Kita iya akan hadir, tetap taat dan patuh,” katanya tergesa-gesa meninggalkan lokasi.

Faisal juga menolak berkomentar soal namanya yang berulang kali disebut dalam persidangan. “Berdasarkan fakta persidangan saja,” tegasnya.

Dakwaan Korupsi Smartboard Rp29,5 Miliar
Sidang dengan agenda pemeriksaan saksi berlangsung sejak pukul 10.00 WIB hingga 17.00 WIB. Majelis hakim kemudian menunda dan menjadwalkan ulang 29 Juni.

Baca Juga :  Aliansi BEM Sumut Demo Kajatisu Terkait Dugaan Korupsi Amsal Sitepu

Dalam dakwaan, mantan Kadisdik Langkat Saiful Abdi didakwa korupsi pengadaan smartboard atau papan tulis interaktif senilai Rp29,5 miliar. Bersama Saiful, ada dua terdakwa lain yang juga didakwa.

Nama Faisal Hasrimy memang berulang disebut dalam persidangan kasus ini. Ia sebelumnya menjabat Pj. Bupati Langkat saat proyek pengadaan berlangsung.

Hingga sidang tunda, belum ada keterangan tambahan dari PN Medan maupun JPU Kejari Langkat terkait materi yang akan digali dari Faisal pada 29 Juni.

 

Penulis : Yuli

Editor : B. Nasution

Follow WhatsApp Channel suarasumutonline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Adik Kandung Jadi Kontraktor, Mantan Wali Kota Sibolga Jadi Tersangka Korupsi Pasar Ikan Modern Rp 22 Miliar
6000 Lebih Nomor Yang Disadap , Jokowi CS Tidak Ada Dalam Daftar
Polrestabes Medan Amankan 4 Pelaku Begal Bersenjata Tajam di Lau Dendang
MA Kabulkan PK Alwi Mujahit, Vonis Kasus Korupsi APD Covid-19 Turun Jadi 8 Tahun Penjara
Kejatisu Eksekusi Lahan 105 Ha Hutan Mangrove yang Jadi Sawit di Langkat
Diduga Ilegal, Warga Minta Galian Batuan di Lau Seprang Dihentikan
Eks Kadinsos Samosir Divonis Satu Tahun Penjara dalam Kasus Korupsi Bantuan Banjir Rp516 Juta
Dua Terdakwa Perkara Pengrusakan Alat Berat Milik PT. Universal Gloves di Patumbak-Deli Serdang Divonis 1 Tahun Penjara
Berita ini 62 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 15:13 WIB

Adik Kandung Jadi Kontraktor, Mantan Wali Kota Sibolga Jadi Tersangka Korupsi Pasar Ikan Modern Rp 22 Miliar

Sabtu, 7 November 2026 - 12:19 WIB

6000 Lebih Nomor Yang Disadap , Jokowi CS Tidak Ada Dalam Daftar

Sabtu, 7 November 2026 - 10:20 WIB

Polrestabes Medan Amankan 4 Pelaku Begal Bersenjata Tajam di Lau Dendang

Sabtu, 7 November 2026 - 10:10 WIB

MA Kabulkan PK Alwi Mujahit, Vonis Kasus Korupsi APD Covid-19 Turun Jadi 8 Tahun Penjara

Sabtu, 7 November 2026 - 10:06 WIB

Kejatisu Eksekusi Lahan 105 Ha Hutan Mangrove yang Jadi Sawit di Langkat

Berita Terbaru