Penempatan Agus Fatoni sebagai Komisaris Bank Sumut Dinilai Rusak Citra, Pemerhati Ingatkan Bahaya “Gila Jabatan”

- Jurnalis

Minggu, 13 Juli 2025 - 20:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN, SUARASUMUTONLINE.ID – Polemik rangkap jabatan kembali mencuat di lingkungan pemerintahan Provinsi Sumatera Utara. Penunjukan Agus Fatoni sebagai Pelaksana Tugas (Plt.) Gubernur Papua oleh Menteri Dalam Negeri awal pekan lalu, menimbulkan pertanyaan besar di Sumatera Utara. Pasalnya, hingga saat ini, Agus Fatoni masih tercatat sebagai Komisaris PT Bank Sumut.

Situasi ini menjadi sorotan tajam dari Amran Pulungan, Direktur Eksekutif Lembaga Pemerhati Pembaharuan Indonesia (LP2I), yang menilai penempatan tersebut dapat merusak citra bank kebanggaan masyarakat Sumatera Utara itu.

Sungguh Miris, Jangan Tempatkan Orang yang Gila Jabatan”

“Sungguh miris, kita sebagai masyarakat Sumut melihat penempatan Komisioner PT Bank Sumut kepada orang yang kurang tepat dan gila jabatan,” ungkap Amran Pulungan kepada SUARASUMUTONLINE.ID, Minggu (13/7).

Baca Juga :  Dr.H.Rahmat Shah Kirim Bantuan Kemanusiaan ke Tapteng, Sibolga, Langkat dan Tapsel

Menurut Amran, kekhawatiran besar muncul bahwa rangkap jabatan ini berpotensi merusak tatanan yang sudah baik di PT Bank Sumut. Ia menilai, kepemimpinan yang baik tidak akan tercapai jika hanya mengedepankan kepentingan kelompok tertentu.

Amran mendesak agar seluruh pemegang saham PT Bank Sumut, yang terdiri dari pemerintah 33 kabupaten/kota se-Sumatera Utara, memberikan perhatian khusus.

“Mereka harus lebih mengedepankan kepentingan masyarakat Sumut ketimbang kepentingan kelompok yang dapat merusak mobilitas PT Bank Sumut ke depan,” tegasnya.

Kekhawatiran Kehilangan Kepercayaan Publik dan Defisit Bank

Amran Pulungan juga menyayangkan jika para pemegang saham memilih diam seribu bahasa tanpa memberikan masukan terhadap keputusan penempatan Komisaris BUMD PT Bank Sumut yang dinilainya “gila jabatan” ini.

Baca Juga :  Guru Honorer Sumut Demo di Kantor Gubernur Sumut, Minta Segera Diusulkan Menjadi PPPK

“Jangan sampai sikap dan tindakan Gubernur Sumut seolah-olah tidak ada warga masyarakat Sumut yang mampu dan siap untuk menjabat dan memajukan Bank Sumut, sehingga hanya sosok Agus Fatoni yang diangkat jadi komisaris yang sudah rangkap-rangkap jabatan,” kritiknya.

Ia khawatir, kondisi ini dapat membuat para nasabah kehilangan kepercayaan dan kepedulian terhadap PT Bank Sumut, yang pada akhirnya bisa mengakibatkan bank mengalami defisit.

Lebih lanjut, Amran berharap komisaris yang ditempatkan adalah sosok yang benar-benar profesional dan kehadirannya mampu meningkatkan kepercayaan publik serta kinerja perusahaan.

“Bukan hadir hanya mengejar jabatan dan insentif saja. Ini bisa menciptakan ruang untuk penyalahgunaan jabatan,” tutupnya.

Penulis : Yoelie

Follow WhatsApp Channel suarasumutonline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemkot Medan Anggarkan Rp 65 M untuk Pembangunan Fasad Stadion Teladan
Muscab DPC PKB Kota Medan Resmi Dibuka
DPRD Medan Usul Ranperda Kesehatan Dibahas di Pansus
98 Siswa MAN 1 Medan Lolos SNBP 2026, Tembus di Sembilan PTN Terkemuka
Pemprov Sumut Buka Penjaringan Calon Anggota Komisi Informasi 2026-2030
Anggaran Perjalanan Dinas Pemko Medan di Pangkas Pemerintah Pusat
Enam Kandidat Kuat Warnai Bursa Pemilihan Ketua DPC PKB Deli Serdang
PB Pendawa Indonesia Audensi ke Kanwil Imigrasi Sumut, Dorong Komunikasi Dua Ara
Berita ini 61 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 9 April 2026 - 10:21 WIB

Pemkot Medan Anggarkan Rp 65 M untuk Pembangunan Fasad Stadion Teladan

Selasa, 7 April 2026 - 11:15 WIB

Muscab DPC PKB Kota Medan Resmi Dibuka

Senin, 6 April 2026 - 17:56 WIB

DPRD Medan Usul Ranperda Kesehatan Dibahas di Pansus

Senin, 6 April 2026 - 17:13 WIB

98 Siswa MAN 1 Medan Lolos SNBP 2026, Tembus di Sembilan PTN Terkemuka

Sabtu, 4 April 2026 - 11:05 WIB

Pemprov Sumut Buka Penjaringan Calon Anggota Komisi Informasi 2026-2030

Berita Terbaru