Kericuhan Warnai Pembagian SK Guru di Perguruan Al Jam’iyatul Washliyah Ismailiyah Medan

- Jurnalis

Rabu, 8 Juli 2026 - 23:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN, SSOL.ID– Suasana pembagian Surat Keputusan (SK) Pengangkatan Guru di Perguruan Al Jam’iyatul Washliyah, Jalan Ismailiyah, Medan, Selasa (7/7), diwarnai kericuhan setelah sejumlah guru diketahui tidak menerima perpanjangan SK.

Acara yang semula berlangsung tertib berubah menjadi perdebatan sengit ketika nama Syawaluddin Marpaung, guru Bimbingan dan Konseling (BK), bersama beberapa guru lainnya tidak tercantum dalam daftar penerima SK.

Syawaluddin kemudian meminta penjelasan kepada pihak perguruan dan yayasan mengenai alasan dirinya tidak memperoleh perpanjangan SK. Menurut penyampaiannya di forum, ia merasa telah memenuhi kewajiban mengajar, memiliki sertifikasi, serta memperoleh hasil evaluasi kinerja yang baik.

Baca Juga :  Kanwil Kemenag Sumut dan Lintas Instansi Bahas Draf MoU Tentang Pendaftaran Tanah Wakaf

Dalam kesempatan tersebut, Syawaluddin juga menyampaikan kritik terhadap tata kelola perguruan. Ia menduga keputusan tidak diperpanjangnya SK berkaitan dengan sikap kritisnya terhadap sejumlah kebijakan internal.

Di hadapan peserta rapat, Syawaluddin meminta agar dilakukan audit terhadap pengelolaan keuangan perguruan dan yayasan. Permintaan tersebut disampaikannya karena, menurut klaimnya, terdapat dugaan ketidaktransparanan dalam pengelolaan dana operasional serta hak-hak guru. Hingga berita ini ditulis, dugaan tersebut belum dapat diverifikasi dan belum ada tanggapan resmi dari pihak perguruan maupun yayasan.

Pernyataan tersebut memicu reaksi keras dari sebagian peserta rapat. Suasana forum memanas dan terjadi adu mulut antar peserta. Beberapa guru dilaporkan saling berdebat hingga suasana nyaris berujung pada bentrokan fisik sebelum akhirnya berhasil diredam oleh guru-guru lainnya.

Baca Juga :  DPRD Medan Tidak Peduli Perda No. 4/2021: 5 Tahun Digaji, Perda PUD Pasar Mangkrak

Peristiwa tersebut menimbulkan keprihatinan di kalangan guru yang hadir. Mereka berharap persoalan dapat diselesaikan melalui dialog yang mengedepankan musyawarah serta tetap menjaga marwah Perguruan Al Jam’iyatul Washliyah sebagai lembaga pendidikan dan organisasi Islam yang memiliki sejarah panjang dalam mencetak kader ulama dan mencerdaskan umat.

Berbagai pihak juga berharap pimpinan serta pengurus wilayah Al Jam’iyatul Washliyah segera mengambil langkah penyelesaian secara arif, bijaksana, dan transparan agar persoalan tidak berkembang menjadi konflik yang lebih luas.

 

Penulis : Yuli

Follow WhatsApp Channel suarasumutonline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pola Banjir Berubah di Medan Maimun; Seminggu Bisa 3 Kali, Tak Perlu Hujan
Elfenda Ananda, “Alasan Pemblokiran Rekening Aktivis Pati Oleh Bank Mandiri Terlalu Dibuat-buat” 
Kabut Asap Karhutla dari Riau Mulai Selimuti Labuhanbatu Raya, Warga Diminta Pakai Masker
Pemko Tanjungbalai Terima 292 Unit Alat Tangkap Ikan dari Pemprovsu untuk Nelayan Teluk Nibung
Ratusan Juta Mubazir! Pasar Baru Serbelawan Sepi Peminat
Galian C di Pematang Panjang Digerebek, Legalitas Lokasi Lain Dipertanyakan
Belum Genap Sebulan, Proyek Drainase Rp30 M Dinas Bina Marga Provsu Retak
Bupati Deli Serdang Apresiasi Siswa SMPN 2 Lubuk Pakam Berprestasi Meski Kondisi Kesehatan Terbatas
Berita ini 43 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 12:35 WIB

Pola Banjir Berubah di Medan Maimun; Seminggu Bisa 3 Kali, Tak Perlu Hujan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 08:38 WIB

Elfenda Ananda, “Alasan Pemblokiran Rekening Aktivis Pati Oleh Bank Mandiri Terlalu Dibuat-buat” 

Rabu, 26 Agustus 2026 - 06:41 WIB

Kabut Asap Karhutla dari Riau Mulai Selimuti Labuhanbatu Raya, Warga Diminta Pakai Masker

Selasa, 25 Agustus 2026 - 10:45 WIB

Pemko Tanjungbalai Terima 292 Unit Alat Tangkap Ikan dari Pemprovsu untuk Nelayan Teluk Nibung

Selasa, 25 Agustus 2026 - 10:30 WIB

Ratusan Juta Mubazir! Pasar Baru Serbelawan Sepi Peminat

Berita Terbaru