GUBSU Pimpinan Langsung Pembukaan Jalur Evakuasi dan Pembukaan Jalur Darurat di Tapteng

- Jurnalis

Minggu, 30 November 2025 - 09:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN, SUARASUMUTONLINE.ID -Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Muhammad Bobby Afif Nasution memimpin langsung jalur evaluasi dan pembukaan jalan darurat, paska banjir bandang dan tanah longsor yang terjadi di kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng).Dalam kesempatan tersebut, Bobby meminta seluruh unsur pemerintah provinsi bersama TNI, Polri dan Basarnas, terus mempercepat penanganan banjir dan longsor yang melanda Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng).

“Kami berkomitmen memperkuat upaya penanganan bencana dan memastikan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat di posko pengungsian,” ujar Bobby, usai memimpin rapat koordinasi penanganan bencana di Tapteng, Sabtu (29/11).Bobby menyampaikan, saat ini ribuan warga telah dievakuasi ke Posko Pengungsian di GOR Pandan. Ia memastikan untuk kebutuhan dasar para pengungsi sudah terpenuhi.

Baca Juga :  Komisi XIII DPR Minta Purbaya Tak Pangkas TKD ke Daerah Terkena Bencana

“Kami ingin seluruh pengungsi merasa aman dan tetap nyaman selama berada di posko,” katanya.

Meski begitu, Bobby mengakui masih banyak warga yang masih terisolir akibat empat jalur utama menuju desa-desa di Tapteng belum bisa dilalui. Ia menugaskan seluruh tim gabungan untuk mempercepat pembukaan jalur darurat.

“Prioritas kami saat ini adalah mengevakuasi warga yang masih terjebak dan memastikan bantuan logistik bisa masuk ke wilayah terdampak paling parah,” tegasnya.

Bobby memastikan koordinasi lintas lembaga akan terus ditingkatkan agar penanganan berlangsung cepat, tepat dan menyeluruh.”InsyaAllah, dengan kerja bersama, kita bisa meminimalkan dampak dan mempercepat pemulihan,” ujarnya.

Baca Juga :  Korban Bencana Alam di Sumut Capai 147 Orang, Ribuan Warga Terpaksa Mengungsi

Kepolisian Daerah (Polda) Sumut merilis data terbaru penanganan banjir dan longsor di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025, terdapat sebanyak 147 orang meninggal dunia dan 28.427 orang mengungsi.

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Ferry Walintukan merincikan, data korban luka-luka, yakni 32 luka berat, serta 722 orang luka ringan. Sementara itu, 174 orang dinyatakan masih dalam pencarian.

“Dari data sementara tercatat 488 kejadian bencana alam. Total 1.076 korban dengan rincian 147 meninggal dunia,” kata Kombes Pol Ferry Walintukan, Sabtu (29/11).

Penulis : Youlie

Follow WhatsApp Channel suarasumutonline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pematangsiantar Siapkan Insentif untuk Guru Non Formal Bidang Keagamaan
Serikat Pekerja Siantar dan Simalungun Tolak Kenaikan Upah Minimum 2026
Potensi Banjir Bandang di Barus, Bupati Masinton Imbau Warga Siaga
Bulog Salurkan Bantuan Beras untuk Korban Banjir di Binjai
Longsor di Atas Turbin PLTA ESS Berpotensi Sebabkan Banjir Bandang di Barus
Disdik Deli Serdang Prihatin Kepala Sekolah SMP Jaya Krama Tak Digaji Berbulan-Bulan
Wakil Wali Kota Bersama Forkopimda Panen Jagung Bersama Dalam Rangka Dukung Ketahanan Pangan Di Kota Tanjungbalai.
Wakil Wali Kota Kembali Tinjau Gerakan Pangan Murah di Kelurahan Bunga Tanjung
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 5 Desember 2025 - 14:59 WIB

Pematangsiantar Siapkan Insentif untuk Guru Non Formal Bidang Keagamaan

Jumat, 5 Desember 2025 - 14:57 WIB

Serikat Pekerja Siantar dan Simalungun Tolak Kenaikan Upah Minimum 2026

Jumat, 5 Desember 2025 - 14:56 WIB

Potensi Banjir Bandang di Barus, Bupati Masinton Imbau Warga Siaga

Jumat, 5 Desember 2025 - 14:54 WIB

Bulog Salurkan Bantuan Beras untuk Korban Banjir di Binjai

Jumat, 5 Desember 2025 - 14:51 WIB

Disdik Deli Serdang Prihatin Kepala Sekolah SMP Jaya Krama Tak Digaji Berbulan-Bulan

Berita Terbaru