GUBSU Pimpinan Langsung Pembukaan Jalur Evakuasi dan Pembukaan Jalur Darurat di Tapteng

- Jurnalis

Minggu, 30 November 2025 - 09:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN, SUARASUMUTONLINE.ID -Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Muhammad Bobby Afif Nasution memimpin langsung jalur evaluasi dan pembukaan jalan darurat, paska banjir bandang dan tanah longsor yang terjadi di kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng).Dalam kesempatan tersebut, Bobby meminta seluruh unsur pemerintah provinsi bersama TNI, Polri dan Basarnas, terus mempercepat penanganan banjir dan longsor yang melanda Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng).

“Kami berkomitmen memperkuat upaya penanganan bencana dan memastikan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat di posko pengungsian,” ujar Bobby, usai memimpin rapat koordinasi penanganan bencana di Tapteng, Sabtu (29/11).Bobby menyampaikan, saat ini ribuan warga telah dievakuasi ke Posko Pengungsian di GOR Pandan. Ia memastikan untuk kebutuhan dasar para pengungsi sudah terpenuhi.

Baca Juga :  GPSU 936 Hadiah : Jurus Baru Bapenda Sumut Tutup Gap PAD 2025, Target 2026 Bisa Tembus??

“Kami ingin seluruh pengungsi merasa aman dan tetap nyaman selama berada di posko,” katanya.

Meski begitu, Bobby mengakui masih banyak warga yang masih terisolir akibat empat jalur utama menuju desa-desa di Tapteng belum bisa dilalui. Ia menugaskan seluruh tim gabungan untuk mempercepat pembukaan jalur darurat.

“Prioritas kami saat ini adalah mengevakuasi warga yang masih terjebak dan memastikan bantuan logistik bisa masuk ke wilayah terdampak paling parah,” tegasnya.

Bobby memastikan koordinasi lintas lembaga akan terus ditingkatkan agar penanganan berlangsung cepat, tepat dan menyeluruh.”InsyaAllah, dengan kerja bersama, kita bisa meminimalkan dampak dan mempercepat pemulihan,” ujarnya.

Baca Juga :  Amukan Massa Jadi Tren Baru Lawan Narkoba, Wilayah Jermal Medan Berencana Tiru Panipahan Rohil

Kepolisian Daerah (Polda) Sumut merilis data terbaru penanganan banjir dan longsor di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025, terdapat sebanyak 147 orang meninggal dunia dan 28.427 orang mengungsi.

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Ferry Walintukan merincikan, data korban luka-luka, yakni 32 luka berat, serta 722 orang luka ringan. Sementara itu, 174 orang dinyatakan masih dalam pencarian.

“Dari data sementara tercatat 488 kejadian bencana alam. Total 1.076 korban dengan rincian 147 meninggal dunia,” kata Kombes Pol Ferry Walintukan, Sabtu (29/11).

Penulis : Youlie

Follow WhatsApp Channel suarasumutonline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wapres Gibran Kunker ke Tapteng, Sibolga dan Tapsel Tinjau Lokasi Pasca Bencana
Wakil Wali Kota Tanjungbalai Ajak Pelajar Jadi Generasi Unggul dan Anti Narkoba
Kota Mandiri Bekala Jadi Proyek Strategi Nasional, Dirut PND: Percepat Hunian Di Sumut
Kolaborasi Pemko dan Pemuda Berbicara: Wujudkan Tanjungbalai EMAS melalui Program P4GNPN
GM GRIB Jaya Madina Desak Kejari Periksa MJS Terkait Dugaan Korupsi Smart Village
Warga Tualang Perbaungan Sergai Keluhkan BPNT 2026 Diduga Tidak Tepat Sasaran, Lurah Berikan Penjelasan
TAMPERAK Desak Audit Data dan Jejak Digital 377 Desa Terkait Dana Desa
1.370 Anak Putus Sekolah di Madina, HMI Cabang Mandailing Natal Soroti Konsistensi Pemerintah
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 16:05 WIB

Wapres Gibran Kunker ke Tapteng, Sibolga dan Tapsel Tinjau Lokasi Pasca Bencana

Jumat, 4 September 2026 - 15:51 WIB

Wakil Wali Kota Tanjungbalai Ajak Pelajar Jadi Generasi Unggul dan Anti Narkoba

Jumat, 4 September 2026 - 06:04 WIB

Kota Mandiri Bekala Jadi Proyek Strategi Nasional, Dirut PND: Percepat Hunian Di Sumut

Jumat, 4 September 2026 - 05:52 WIB

Kolaborasi Pemko dan Pemuda Berbicara: Wujudkan Tanjungbalai EMAS melalui Program P4GNPN

Kamis, 3 September 2026 - 16:44 WIB

GM GRIB Jaya Madina Desak Kejari Periksa MJS Terkait Dugaan Korupsi Smart Village

Berita Terbaru