SPBU di Sibuhuan Diduga Lakukan Kecurangan, Aparat Tutup Mata

- Jurnalis

Jumat, 1 Agustus 2025 - 22:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SIBUHUAN, SUARASUMUTONLINE.ID – Diduga lebih mengutamakan pengisian jerigen ketimbang kepentingan kenderaan bermotor. Mengakibatkan Bahan Bakar Minyak di Pasar Sibuhuan kecamatan Barumun dan Desa Huta Lombang Kecamatan Lubuk Barumun pun langka.

Meski dilakukan secara terang-terangan, tidak sedikit pun membuat penegak hukum dalam hal ini pihak Polres Padang Lawas, turun tangan.

“Pemilik dua SPBU ini diduga kebal hukum dan tidak tersentuh, baik itu pihak Pertamina dan APH. Malah yang ditangkap pihak pengecer tanpa ada penelusuran. Sehingga kuat dugaan ada unsur oknum yg mengambil keuntungan, ” Ujar Amran Pulungan, SE, MSP, Direktur Eksekutif Lembaga Pemerhati Pembaharuan Indonesia (LP2I) sabtu (1/8) kepada Suarasumutonline.id

Dari investigasi Amran di lapangan,dengan modus pengisian berkedok becak mesin,namun di bangku becak mesin itu sudah ada derigen untuk di isi. Dan hal itu bukan hanya 1-3 becak mesin saja tapi banyak. Dan mereka malakukan terang-teramgan.

Baca Juga :  PTPN4 Regional 2 Kebun Tanjung Garbus - Pagar Merbau Peringati Maulid Nabi Besar Muhammad SAW

“Pengisian minyak dikhususkan ditempat bagi pengguna gerigen dengan memakai becak dan dibentuk sedemikian rupa tempat gerigennya diletakkan dibawah bak becak. Dan sama halnya juga ada beberapa menggunakan mobil Pribadi. Juga membawa derigen. Bahkan tindakan ini secara terang-terangan dilakukan. Dua SPBU tersebut yakni SPBU jln. kH Dewantara pasar Sibuhuan dan

Baca Juga :  Kejari Madina Gelar "Adhyaksa Peduli"

SPBU Huta lombang. KEC lubuk barumun. Yang diketahui keduanya milik Hj. IL.

Sampai berita ini di turunkan tidak ada satupun tindakan yang diambil oleh aparat keamanan. Hanya sepanduk saja tanpa tindakan tentang larangan pembelian berlebihan dan tidak boleh pakai derigen.

Ironisnya lagi, saat tibanya konsumen akan mengisi BBM, petugas SPBU bilang kalau BBM habis, padahal di Meteran tertera kalau tangki atau mesin pengisian BBM masih penuh.

“Sungguh miris melihat kinerja aparatur hukum di Padang Lawas ini, ” Kesalnya.

Penulis : Yoelie

Editor : Rhm

Follow WhatsApp Channel suarasumutonline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Generasi Muda GRIB Jaya Madina Bersama Organisasi Mahasiswa dan Pemuda Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana di Muara Batang Gadis
Bupati Langkat Respon Cepat Bantu Warga Padang Kedondong Hulu
Bencana Tapteng, Dinas PUPR Kerahkan Alat Berat Pulihkan Akses
Debit Sungai Aek Sirahar Meluap, Banjir Susulan Masuki Pemukiman Warga Barus Tapteng
Bupati Deli Serdang Perintahkan Normalisasi Sungai di Sugiharjo
GP Ansor Salurkan Bantuan Rp1,5 Miliar untuk Korban Bencana Banjir dan Longsor di Sumut
Demi Salurkan Bantuan ke Hutanabolon, Bupati Tapteng Nyaris Terbawa Arus
BBM Mulai Normal di SPBU Kabupaten Dairi, Pertamina Suplai BBM 128 KL per Hari
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 8 Desember 2025 - 13:48 WIB

Generasi Muda GRIB Jaya Madina Bersama Organisasi Mahasiswa dan Pemuda Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana di Muara Batang Gadis

Minggu, 7 Desember 2025 - 20:25 WIB

Bupati Langkat Respon Cepat Bantu Warga Padang Kedondong Hulu

Minggu, 7 Desember 2025 - 18:03 WIB

Bencana Tapteng, Dinas PUPR Kerahkan Alat Berat Pulihkan Akses

Minggu, 7 Desember 2025 - 17:55 WIB

Debit Sungai Aek Sirahar Meluap, Banjir Susulan Masuki Pemukiman Warga Barus Tapteng

Minggu, 7 Desember 2025 - 17:37 WIB

Bupati Deli Serdang Perintahkan Normalisasi Sungai di Sugiharjo

Berita Terbaru