Pemprov Sumut Total Kejar Green Card Geopark, BP Geopark Kaldera Toba Optimis

- Jurnalis

Senin, 14 Juli 2025 - 19:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KARO, SUARASUMUTONLINE. ID – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut dibawah kepemimpinan Gubernur Bobby Nasution secara total menangani pengelolaan Geopark Kaldera Toba. Badan Pengelola (BP) Geopark Kaldera Toba pun optimis kartu hijau (green card) didapat setelah upaya yang dilakukan semua pihak menjelang revalidasi.

Hal tersebut disampaikan General Manager (GM) Badan Pengelola Kaldera Toba Azizul Kholis usai mendampingi Asesor UNESCO Soo Jae Lee di Taman Simalem Resort, Karo, Senin (14/7). Sebagai informasi, pra revalidasi dilakukan selama beberapa hari di beberapa titik geosite.

“Dilihat dari pemenuhan rekomendasi kita yang sudah siap, kemudian komitmen semua pihak mulai dari gubernur, kementerian/lembaga, jajaran OPD Pemprov Sumut, pemerintah kabupaten/kota, kita yakin bahwa green card itu dalam revalidasi nanti dapat kita wujudkan,” kata Azizul.

Baca Juga :  PERMASI Tanjungbalai Gandeng Wakil Wali Kota, Perkuat Sinergi Sosial Keumatan

Lebih lanjut, mengenai pemenuhan rekomendasi, Azizul mengungkapkan, seluruh rekomendasi UNESCO telah dilaksanakan. Menurut Asesor UNESCO Soo Jae Lee, rekomendasi telah dilaksanakan dengan baik dan sudah terpenuhi. Visibilitas dan model kemitraan pun dinilai sudah baik.

Khusus mengenai kemitraan, Azizul mengatakan, Soo Jae Lee senang dengan kemitraan swasta dan pengelola geopark. Menurutnya, hal tersebut adalah nilai tambah.

“Bahkan beliau mengusulkan ini diikutkan dalam festival internasional tentang model kerja sama badan pengelola UNESCO Global Geopark, model ini bisa menjadi role model pengelolaan geopark, bukan hanya di Indonesia tapi dunia,” kata Azizul.

Baca Juga :  Wali Kota Mahyaruddin Tegaskan Peringatan Hari Jadi Kota Tanjungbalai Dilaksanakan Dengan Doa dan Dzikir Bersama

Pra revalidasi ini dilakukan bersama dengan Asesor Unesco Soo Jae Lee. Asesor dan rombongan meninjau sejumlah geosite mulai dari Sipinsur, Huta Ginjang, Jumat (11/7/2025). Esoknya, Sabtu (12/7/2025), Ia pun melanjutkan kunjungannya ke Sibaganding, Taman Eden 100, Huta Siallagan dan lainnya. Lee juga meninjau SMK N 1 Simanindo, Kampung Ulos Huta Raja, Pusat Informasi geopark di Sigulatti, hingga Air Terjun Sipiso-Piso, Minggu (13/7).

“Pada 11-13 Juli lalu telah kita dilakukan kegiatan pra revalidasi atau simulasi untuk mempersiapkan pelaksanaan revalidasi sesungguhnya, untuk mengetahui permasalahan apa saja yang harus kita antisipasi jelang revalidasi 21-25 Juli 2025,” ucap Azizul. rel

Follow WhatsApp Channel suarasumutonline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Warga Demo BNI Pematangsiantar, Tuntut Pembayaran Rp 2 Miliar Sesuai Putusan MA
Sindikat Pemalsu Data Elektronik Dibongkar di Tanjungbalai, 16 orang Jadi Tersangka
MA Batalkan SK Pelepasan Hutan 4.773 Ha di Asahan; Lahan Harusnya Kembali Jadi Hutan Negara
Kapolres Pematang Siantar Raih Penghargaan The Best Inspiring and Integrity Women 2026
DPRD Madina Diduga Lindungi Oknum Pungli Pendamping Desa
Pemkot Siantar Gelontorkan Dana Rp3 Miliar Bangun Gudang Polda, Warga Tanya Prioritas
Pos Jaga 2×3 Meter Telan 81 Juta, DPRD Sergai Diminta Buka RAB
9 Miliar Cair, Jalan Tapteng-Taput Tetap “Kurang”
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 16:32 WIB

Warga Demo BNI Pematangsiantar, Tuntut Pembayaran Rp 2 Miliar Sesuai Putusan MA

Senin, 25 Mei 2026 - 20:11 WIB

Sindikat Pemalsu Data Elektronik Dibongkar di Tanjungbalai, 16 orang Jadi Tersangka

Senin, 25 Mei 2026 - 13:11 WIB

MA Batalkan SK Pelepasan Hutan 4.773 Ha di Asahan; Lahan Harusnya Kembali Jadi Hutan Negara

Senin, 25 Mei 2026 - 13:07 WIB

Kapolres Pematang Siantar Raih Penghargaan The Best Inspiring and Integrity Women 2026

Senin, 25 Mei 2026 - 10:07 WIB

DPRD Madina Diduga Lindungi Oknum Pungli Pendamping Desa

Berita Terbaru