LANGKAT, SSOL.ID – Ruas Jalan Nasional di Kecamatan Hinai, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara dikeluhkan warga. Jalan yang sudah dikorek sejak berbulan-bulan lalu sebagai persiapan perbaikan hingga kini belum dilanjutkan, sehingga kondisinya justru membahayakan pengguna.
Permukaan tidak rata, berlubang, berdebu saat panas dan licin saat hujan membuat aktivitas warga terganggu dan rawan kecelakaan.
Jalan Rusak Ganggu Aktivitas Warga
Pantauan di lapangan, alih-alih mulus, jalan yang dikorek justru berubah menjadi lintasan berbahaya.
Sejumlah warga mengaku banyak kendaraan mengalami kerusakan karena harus melintas setiap hari. Tidak sedikit pengendara sepeda motor terjatuh akibat kehilangan keseimbangan di permukaan jalan yang rusak.
“Kami berharap pemerintah tidak hanya mulai mengorek, tapi juga kasih kepastian kapan selesai. Yang kami butuh tindakan nyata, bukan janji,” ujar salah seorang warga.
Bagi masyarakat Hinai, jalan nasional merupakan urat nadi perekonomian, pendidikan, kesehatan, dan mobilitas sehari-hari. Keterlambatan perbaikan dinilai bukan hanya merugikan ekonomi, tetapi juga mengancam keselamatan jiwa.
Tanggung Jawab Pemerintah Pusat
Secara hukum, penyelenggaraan jalan nasional menjadi kewenangan Pemerintah Pusat melalui Kementerian PU. Hal itu diatur dalam *UU Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan sebagaimana diubah UU Nomor 2 Tahun 2022, serta UU Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.
Selain itu, *UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan* mewajibkan penyelenggara jalan segera memperbaiki jalan rusak yang berpotensi menyebabkan kecelakaan. Jika belum bisa diperbaiki, wajib dipasang rambu atau tanda peringatan di titik rawan.
Desak Penjelasan Balai Jalan Nasional
Masyarakat meminta Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) yang berwenang atas ruas tersebut bersama Kementerian PU segera memberikan penjelasan terbuka.
Mereka mendesak penjelasan terkait penyebab terhentinya pekerjaan, target penyelesaian proyek, dan langkah pencegahan kecelakaan selama pekerjaan tertunda.
Hingga berita ini diturunkan, BBPJN belum memberikan keterangan resmi terkait status proyek perbaikan di Jalan Nasional Hinai.
Penulis : Yuli









