Jalan Nasional di Hinai Langkat Dikorek Berbulan-bulan, Warga Resah dan Minta Kepastian

- Jurnalis

Rabu, 29 Juli 2026 - 11:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LANGKAT, SSOL.ID – Ruas Jalan Nasional di Kecamatan Hinai, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara dikeluhkan warga. Jalan yang sudah dikorek sejak berbulan-bulan lalu sebagai persiapan perbaikan hingga kini belum dilanjutkan, sehingga kondisinya justru membahayakan pengguna.

Permukaan tidak rata, berlubang, berdebu saat panas dan licin saat hujan membuat aktivitas warga terganggu dan rawan kecelakaan.

Jalan Rusak Ganggu Aktivitas Warga

Pantauan di lapangan, alih-alih mulus, jalan yang dikorek justru berubah menjadi lintasan berbahaya.

Sejumlah warga mengaku banyak kendaraan mengalami kerusakan karena harus melintas setiap hari. Tidak sedikit pengendara sepeda motor terjatuh akibat kehilangan keseimbangan di permukaan jalan yang rusak.

Baca Juga :  Ketua PC. Lakpesdam NU Palas : Dukung Penyaluran Plasma Melalui Rekening Pribadi Masyarakat

“Kami berharap pemerintah tidak hanya mulai mengorek, tapi juga kasih kepastian kapan selesai. Yang kami butuh tindakan nyata, bukan janji,” ujar salah seorang warga.

Bagi masyarakat Hinai, jalan nasional merupakan urat nadi perekonomian, pendidikan, kesehatan, dan mobilitas sehari-hari. Keterlambatan perbaikan dinilai bukan hanya merugikan ekonomi, tetapi juga mengancam keselamatan jiwa.

Tanggung Jawab Pemerintah Pusat

Secara hukum, penyelenggaraan jalan nasional menjadi kewenangan Pemerintah Pusat melalui Kementerian PU. Hal itu diatur dalam *UU Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan sebagaimana diubah UU Nomor 2 Tahun 2022, serta UU Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.

Selain itu, *UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan* mewajibkan penyelenggara jalan segera memperbaiki jalan rusak yang berpotensi menyebabkan kecelakaan. Jika belum bisa diperbaiki, wajib dipasang rambu atau tanda peringatan di titik rawan.

Baca Juga :  Pangeran Siregar Kritik Kejari Langkat Lamban Tangani Kasus Korupsi Smartboard, Desak Usut Keterlibatan Faisal Hasrimi

Desak Penjelasan Balai Jalan Nasional

Masyarakat meminta Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) yang berwenang atas ruas tersebut bersama Kementerian PU segera memberikan penjelasan terbuka.

Mereka mendesak penjelasan terkait penyebab terhentinya pekerjaan, target penyelesaian proyek, dan langkah pencegahan kecelakaan selama pekerjaan tertunda.

Hingga berita ini diturunkan, BBPJN belum memberikan keterangan resmi terkait status proyek perbaikan di Jalan Nasional Hinai.

 

Penulis : Yuli

Follow WhatsApp Channel suarasumutonline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Aktivis Minta Satgas PETI Sasar Pemodal Tambang di Madina
Batas Waktu Semakin Dekat Namun P-APBD Deli Serdang Belum Juga di Tetapkan
Pemkab Deli Serdang Tegaskan Telah Memiliki Bukti Kepemilikan yang Sah dan Sesuai Prosedur Hukum
Ketua Gapensi Langkat Kecewa Sikap Plh Kadis Pendidikan, Singgung Isu Fee Proyek 17 Persen
Penerima PKH di Langkat Diminta Teken Blangko Pengunduran Diri Bermaterai
PETI Tak Kunjung Tuntas, Ketua GM GRIB Jaya Desak Satgas Madina Dibubarkan
Dilema Proyek, Jalan Yang Rusak Diperbaiki Namun Jalan Lama Yang Baik Jadi Malah Rusak Akibat Truk Material di Tanjung Garbus II
Wali Kota Mahyaruddin Salim Jenguk Pekerja Dinas LH Alami Kecelakaan Kerja Tersengat Arus Listrik di RS Siloam Medan
Berita ini 53 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 18:11 WIB

Aktivis Minta Satgas PETI Sasar Pemodal Tambang di Madina

Senin, 21 September 2026 - 00:03 WIB

Batas Waktu Semakin Dekat Namun P-APBD Deli Serdang Belum Juga di Tetapkan

Minggu, 20 September 2026 - 12:19 WIB

Pemkab Deli Serdang Tegaskan Telah Memiliki Bukti Kepemilikan yang Sah dan Sesuai Prosedur Hukum

Jumat, 18 September 2026 - 21:09 WIB

Ketua Gapensi Langkat Kecewa Sikap Plh Kadis Pendidikan, Singgung Isu Fee Proyek 17 Persen

Jumat, 18 September 2026 - 21:04 WIB

Penerima PKH di Langkat Diminta Teken Blangko Pengunduran Diri Bermaterai

Berita Terbaru

Daerah

Aktivis Minta Satgas PETI Sasar Pemodal Tambang di Madina

Senin, 21 Sep 2026 - 18:11 WIB

Berita

LIPPSU Minta Audit Proyek SMA Unggulan Nias Rp87,3 Miliar

Senin, 21 Sep 2026 - 16:43 WIB