DELI SERDANG, SSOL.ID – Kabar gembira menyelimuti Desa Tanjung Garbus II, Kecamatan Pagar Merbau, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara. Proyek pembangunan pengaspalan jalan yang telah lama dinanti-nantikan warga akhirnya terlaksana dan kini dapat dinikmati bersama. Masyarakat menyambut baik dan bersyukur atas perbaikan fasilitas jalan tersebut, yang selama bertahun-tahun menjadi kendala utama dalam kehidupan sehari-hari. Jumat (18/9/26)
JALAN DULU PENUH DEBU, LUMPUR, DAN AIR KOTOR — KINI BERUBAH MULUS
Sebelum diaspal, kondisi jalan di wilayah ini sangat memprihatinkan. Saat musim kemarau debu beterbangan ke mana-mana, dan begitu musim hujan tiba, jalan berubah menjadi berlumpur serta tergenang air kotor yang sangat dalam. Kondisi ini selalu menghambat perjalanan warga, baik para pekerja yang hendak berangkat ke tempat usaha maupun para pelajar yang menimba ilmu di sekolah-sekolah di Kecamatan Pagar Merbau, Lubuk Pakam, hingga Tanjung Morawa.
Kini, setelah pengaspalan selesai dilaksanakan, wajah ceria dan rasa syukur terlihat di setiap wajah warga. Perjalanan menjadi jauh lebih lancar, aman, dan nyaman. Akses menuju berbagai tujuan yang selama ini terasa berat dan lambat, kini dapat ditempuh dengan waktu yang jauh lebih singkat.
“Kami sangat bersyukur sekali. Selama ini setiap hari kami harus melewati jalan yang berdebu, berlumpur, dan penuh air. Sekarang sudah bagus, perjalanan jadi tenang. Terima kasih kepada pemerintah yang telah memperhatikan daerah kami.” — ungkap seorang warga dengan penuh rasa syukur.
NAMUN KINI MUNCUL KERUSAKAN — DIDUGA AKIBAT BEBAN TRUCK MATERIAL SAAT PEKERJAAN :
Namun di tengah kebahagiaan tersebut, muncul kekhawatiran dari warga. Jalan yang baru saja diaspal dan dinikmati itu kini terlihat mengalami kerusakan di beberapa titik. Kerusakan tersebut diduga kuat terjadi karena beban kendaraan truk pengangkut material yang melintas berulang-ulang selama proses pengaspalan berlangsung. Beban yang terlalu berat pada permukaan aspal yang menjadi penyebab utama kerusakan tersebut.
ENAM TITIK RUSAK YANG PERLU DIPERBAIKI
Berdasarkan pantauan di lapangan, terdapat enam titik kerusakan yang tersebar di sepanjang jalan, yaitu:
– Dari arah Jalan Perbarakan, melewati area Kuburan Lama, menuju ke Sepinggan — Kecamatan Pagar Merbau
– Menuju ke Tanjung Garbus hingga Simpang Tiga Kuburan Baru
Di titik-titik tersebut, permukaan aspal terlihat retak, mengelupas, dan berlubang, Masyarakat berharap CV Dhilon segera memperbaiki kerusakan tersebut, segera ditangani sebelum meluas dan memperparah kondisi jalan dan tidak ada korban saat berlintas.
HARAPAN WARGA — PIHAK CV DHILON / PENGUSAHA DIMINTA TANGGUNG JAWAB & PERBAIKI
Masyarakat dengan harapan yang tulus memohon kepada pihak pengusaha/kontraktor pelaksana proyek CV DHILON untuk turun langsung melihat kondisi tersebut dan melakukan perbaikan atas kerusakan yang terjadi. Mengingat kerusakan ini diduga timbul akibat aktivitas pengangkutan material yang dilakukan selama proses pembangunan, sudah sewajarnya pihak pelaksana bertanggung jawab untuk memperbaikinya dengan tulus dan ikhlas.
Warga berharap perbaikan dilakukan dengan kualitas yang baik, sehingga jalan tersebut dapat awet dan tahan lama untuk dinikmati dalam jangka panjang.
“Kami sangat bersyukur jalan sudah diaspal, itu anugerah yang besar. Namun mohon pihak pengusaha bantu perbaiki bagian yang rusak ini, karena kerusakannya terjadi saat truk-truk material lewat waktu pekerjaan. Semoga diperbaiki dengan sebaik-baiknya, agar kami dapat menikmati jalan yang mulus dan awet.” — harapan warga Tanjung Garbus II.
Jalan yang telah dibangun menggunakan dana rakyat adalah aset bersama yang harus dijaga dan dipelihara. Semoga pihak pelaksana proyek segera merespons harapan masyarakat ini, melakukan perbaikan menyeluruh pada enam titik tersebut, sehingga jalan tersebut tetap mulus, aman, dan bermanfaat untuk anak cucu di masa mendatang. (*)
Penulis : Dt. Arifin









