Narkoba dan Judi Online Jadi Tantangan Baru, Layanan Rehabilitasi Dorong Dukungan Pemerintah

- Jurnalis

Senin, 21 September 2026 - 18:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN, SSOL.ID – Persoalan penyalahgunaan narkoba dan kecanduan judi online menjadi tantangan yang semakin membutuhkan perhatian serius, termasuk melalui penguatan layanan rehabilitasi bagi masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Taufik Sekretaris layanan rehabilitasi sekaligus praktisi hypnotherapy, saat memberikan penguatan dalam apel pagi kepada staf dan penerima manfaat atau klien yang sedang menjalani program rehabilitasi.

Dalam arahannya, Taufik mengingatkan para klien untuk tidak hanya melihat dirinya dari persoalan yang sedang dihadapi, tetapi juga menggali kembali potensi positif yang ada di dalam diri.

“Jangan melihat diri kita hanya dari masalah yang sedang dihadapi. Setiap orang memiliki potensi. Yang terpenting adalah bagaimana potensi tersebut kita bangkitkan dan diarahkan untuk kehidupan yang lebih baik,” ujar Taufik, Senin (21/9).

Baca Juga :  KSPSI AGN ‘Kepung’ Balai Kota Medan, Tuntut Keadilan untuk Keluarga Korban Proyek Islamic Centre

Ia mengungkapkan, klien yang menjalani program rehabilitasi tidak hanya menghadapi persoalan penyalahgunaan narkoba, tetapi sebagian juga mengalami masalah kecanduan judi online. Sejumlah klien bahkan datang ke layanan rehabilitasi setelah diantar langsung oleh keluarga.

Menurut Taufik, kondisi tersebut menjadi pengingat bahwa persoalan adiksi membutuhkan penanganan yang serius, berkelanjutan dan melibatkan keluarga.

“Jangan menunggu sampai masalah semakin berat. Ketika keluarga sudah melihat adanya tanda-tanda ketergantungan, segera cari bantuan dan pendampingan profesional,” katanya.

Taufik juga menyoroti akses rehabilitasi bagi masyarakat kurang mampu. Menurutnya, persoalan ekonomi jangan sampai menjadi penghalang seseorang untuk mendapatkan pertolongan.

Ia berharap pemerintah, khususnya di Sumatera Utara, semakin memperkuat kolaborasi dengan layanan rehabilitasi masyarakat dan swasta sehingga akses pemulihan dapat menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan.

Baca Juga :  Wali Kota Tanjungbalai  Inspektur Upacara Peringatan Hari Santri Nasional Tahun 2025 

“Banyak masyarakat yang membutuhkan rehabilitasi tetapi memiliki keterbatasan ekonomi. Jangan sampai mereka menunggu terlalu lama hingga persoalannya semakin kompleks. Layanan rehabilitasi perlu didukung dan diperkuat agar masyarakat memiliki akses untuk mendapatkan pertolongan,” ungkapnya.

Taufik menilai rehabilitasi tidak semata-mata berkaitan dengan menghentikan penggunaan narkoba, tetapi juga bagaimana membantu penerima manfaat membangun kembali kehidupan yang sehat, produktif dan memiliki fungsi sosial di tengah keluarga maupun masyarakat.

Ia berharap penguatan layanan rehabilitasi dapat berjalan seiring dengan kebijakan pemerintah dalam penanganan narkotika serta upaya pencegahan berbagai perilaku adiktif di masyarakat.

“Harapan kami sederhana, masyarakat yang membutuhkan pertolongan jangan dibiarkan menghadapi masalahnya sendiri. Keluarga, pemerintah dan layanan rehabilitasi harus bisa berjalan bersama,” pungkas Taufik. (*)

Penulis : Yuli

Follow WhatsApp Channel suarasumutonline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Aktivis Minta Satgas PETI Sasar Pemodal Tambang di Madina
Muhri Fauzi Hafiz Dorong Pengawasan Sekolah Rakyat Diperketat
KAMMI Sumut Geruduk DPRD,Soroti  Polemik KPID dan Anggaran DPRD
LIPPSU Minta Audit Proyek SMA Unggulan Nias Rp87,3 Miliar
Sukses Dan Meriah Harmoni Milad 27 Th Pendawa Miliki Nilai Persaudaraan Yang Kokoh
Batas Waktu Semakin Dekat Namun P-APBD Deli Serdang Belum Juga di Tetapkan
Pemkab Deli Serdang Tegaskan Telah Memiliki Bukti Kepemilikan yang Sah dan Sesuai Prosedur Hukum
Ketua Gapensi Langkat Kecewa Sikap Plh Kadis Pendidikan, Singgung Isu Fee Proyek 17 Persen
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 18:11 WIB

Aktivis Minta Satgas PETI Sasar Pemodal Tambang di Madina

Senin, 21 September 2026 - 18:08 WIB

Narkoba dan Judi Online Jadi Tantangan Baru, Layanan Rehabilitasi Dorong Dukungan Pemerintah

Senin, 21 September 2026 - 18:06 WIB

Muhri Fauzi Hafiz Dorong Pengawasan Sekolah Rakyat Diperketat

Senin, 21 September 2026 - 17:54 WIB

KAMMI Sumut Geruduk DPRD,Soroti  Polemik KPID dan Anggaran DPRD

Senin, 21 September 2026 - 16:43 WIB

LIPPSU Minta Audit Proyek SMA Unggulan Nias Rp87,3 Miliar

Berita Terbaru

Daerah

Aktivis Minta Satgas PETI Sasar Pemodal Tambang di Madina

Senin, 21 Sep 2026 - 18:11 WIB

Berita

LIPPSU Minta Audit Proyek SMA Unggulan Nias Rp87,3 Miliar

Senin, 21 Sep 2026 - 16:43 WIB