MEDAN, SSOL.ID – Lembaga Independen Pemerhati Pembangunan Sumut (LIPPSU) meminta audit konstruksi proyek revitalisasi SMAN Unggulan Sukma Nias senilai Rp87,3 miliar setelah tembok pagar ambruk, Sabtu (19/9).
“Tembok yang roboh harus jadi alarm untuk periksa struktur utama. Kami minta tim independen turun,” kata Direktur LIPPSU Azhari Sinik.
Menurut data LPSE, proyek APBD Sumut 2026 itu dimenangkan PT Razasa Karya Rp87,34 miliar dengan masa kerja 240 hari sejak 21 April 2026.
Kadisdik Sumut Alexander Sinulingga melalui stafnya Faisal menyebut ambruknya karena bucket excavator menyenggol dinding penahan tanah yang belum kering saat penimbunan asrama.
Hingga berita ini tayang, SSOL.ID masih berupaya menghubungi PT Razasa Karya untuk konfirmasi. Upaya konfirmasi ke Kejati Sumut terkait isu keterlibatan pihak disebut juga masih dilakukan. (*)
Penulis : Dt. Arifin






