Dari Pansel Jadi Peserta: Skandal Sunyi di Balik Seleksi BUMD Langkat

- Jurnalis

Rabu, 23 Juli 2025 - 18:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LANGKAT, SUARASUMUTONLINE. ID – Malam ini, Rabu (23/7), publik Kabupaten Langkat menanti pengumuman final hasil seleksi Komisaris dan Direksi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Langkat Setia Negeri. Namun alih-alih menjadi momentum kemajuan, proses seleksi ini justru diwarnai sejumlah kejanggalan serius yang menimbulkan kecurigaan dan keresahan di tengah masyarakat.

Salah satu sorotan tajam muncul dari perubahan nama Ketua Panitia Seleksi (Pansel) yang terjadi hingga tiga kali dalam kurun waktu kurang dari dua bulan. Awalnya, dalam surat pengumuman seleksi tertanggal 3 Juni 2025, nama SM tercantum sebagai Ketua Panitia Seleksi. Namun yang mengejutkan, dalam pengumuman perpanjangan pendaftaran tak lama setelahnya, SM justru muncul sebagai peserta seleksi.

Logika publik langsung terpanggil untuk bertanya: Bagaimana mungkin seseorang yang sebelumnya menjabat Ketua Pansel (yang memiliki akses penuh terhadap mekanisme, informasi internal, dan data peserta) dapat serta-merta masuk sebagai peserta seleksi tanpa menimbulkan konflik kepentingan yang serius?

Baca Juga :  P2TL PLN Lima Puluh Diduga Paksa Masuk Rumah, IRT Ketakutan dan Trauma

Perubahan ketua pansel berlanjut. Pada 1 Juli 2025, nama Drs. Mulyono, M.Si muncul menggantikan SM. Lalu, pada 11 Juli 2025, nama ketua kembali berubah menjadi Musti, S.E., M.Si.

Dalam dunia birokrasi, perubahan kepanitiaan yang begitu cepat dan berulang tanpa penjelasan resmi adalah sinyal lampu merah.

Publik berhak mencurigai bahwa proses ini tidak steril dari intervensi dan manuver kepentingan, apalagi jika yang bersangkutan lolos seleksi.

Tidak ada transparansi yang cukup untuk menjelaskan kenapa SM mundur dari pansel dan bagaimana dia bisa menjadi peserta seleksi. Terlebih, tanpa adanya jeda waktu yang memadai untuk menghindari dugaan konflik kepentingan.

Satu pertanyaan sederhana namun menggugah nurani: Jika proses dari awal sudah terlihat janggal, bagaimana masyarakat bisa percaya hasil akhirnya akan adil?

Baca Juga :  Final! Berikut Daftar yang Lolos Seleksi Komisaris dan Direksi BUMD Langkat 2025–2029

Lebih jauh, proses ini seharusnya menjadi etalase profesionalisme dan keterbukaan Pemerintah Kabupaten Langkat dalam membentuk kepemimpinan BUMD.

Namun kenyataannya, publik justru disuguhi drama administratif yang berpotensi mencoreng wajah tata kelola pemerintahan daerah.

Di tengah harapan agar BUMD menjadi penggerak utama ekonomi lokal, seleksi yang cacat etika justru berpotensi menjadikan lembaga ini sarang kepentingan pribadi dan politik.

Jika Pemkab Langkat sungguh serius membangun BUMD yang berintegritas, maka klarifikasi resmi atas dinamika perubahan ketua pansel dan keikutsertaan SM sebagai peserta harus segera dilakukan.

Bukan hanya untuk menjawab keraguan publik, tapi juga untuk menyelamatkan kredibilitas pemerintah sendiri.

Transparansi adalah akar dari kepercayaan publik. Dan kepercayaan, sekali rusak, tak mudah dipulihkan.

Follow WhatsApp Channel suarasumutonline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemkot Siantar Gelontorkan Dana Rp3 Miliar Bangun Gudang Polda, Warga Tanya Prioritas
Pos Jaga 2×3 Meter Telan 81 Juta, DPRD Sergai Diminta Buka RAB
9 Miliar Cair, Jalan Tapteng-Taput Tetap “Kurang”
Tahun ini, Dua Jembatan Penghubung Palas Dibangun
Mhd Teguh Rizki Silalahi Hadirkan Balai GASKAN sebagai Ruang Berkumpul dan Bertukar Gagasan Pemuda
Warga Langkat Keluhkan Lampu Masih Padam Usai Black Out Sumatera
Cipayung Plus Deli Serdang Dukung Penuh Pemberantasan Narkoba
KNPI Tanjungbalai Kepung Mapolres, Tuntut Usut Tuntas Jaringan Scammer
Berita ini 198 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 15:17 WIB

Pemkot Siantar Gelontorkan Dana Rp3 Miliar Bangun Gudang Polda, Warga Tanya Prioritas

Minggu, 24 Mei 2026 - 12:12 WIB

Pos Jaga 2×3 Meter Telan 81 Juta, DPRD Sergai Diminta Buka RAB

Minggu, 24 Mei 2026 - 12:06 WIB

Tahun ini, Dua Jembatan Penghubung Palas Dibangun

Sabtu, 23 Mei 2026 - 23:00 WIB

Mhd Teguh Rizki Silalahi Hadirkan Balai GASKAN sebagai Ruang Berkumpul dan Bertukar Gagasan Pemuda

Sabtu, 23 Mei 2026 - 13:05 WIB

Warga Langkat Keluhkan Lampu Masih Padam Usai Black Out Sumatera

Berita Terbaru

Editorial

Pemadaman Listrik Bukan Bencana Gratis Untuk PLN

Minggu, 24 Mei 2026 - 15:10 WIB