65 Santri Ikuti Pelatihan Pengolahan Kedelai Menjadi Bahan Baku Makanan

- Jurnalis

Rabu, 13 Agustus 2025 - 16:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN, SUARASUMUTONLINE. ID – Diikuti oleh 65 orang peserta dari berbagai pondok pesantren di Sumatra Utara, kegiatan pelatihan pengolahan kedelai menjadi bahan baku makanan di gelar di Restoran Wong Solo Jalan Gajahmada Medan, Kamis (7/8) lalu.

Bardan auffa, seorang hafidz qur’an tampil sebagai pelatih olahan berbahan kedelai dan tempe untuk dibuat menjadi nugget dan akar kelapa.

“Kegiatan ini dilaksanakan pada tgl 7 Agustus 2025 di wong solo gajah Mada medan, dan diikuti oleh 65 orang peserta asal pondok pesantren di sumut.
Tujuan kegiatan ini untuk memotivasi para santri agar mengenal produk tempe yg dijadikan makanan kekinian dan bergizi tinggi, sehingga kedepannya para santri bisa menjadi pengusaha milenial, ” Ujar Ustad Ari Handoko kepada wartawan.

Baca Juga :  Wali Kota Mahyaruddin Salim Sambut Audiensi Pengurus Daerah Wanita Islam Kota Tanjungbalai

Kegiatan ini terlaksana juga atas dukungan FKs food dan FTi Sumut serta Pondok Pesantren Taruna Al Qolam Deli Serdang. Sebagai bekal bagi para santri yang punya keinginan untuk berwirausaha setelah menyelesaikan pendidikannya.

Baca Juga :  DPRD Simalungun Sesalkan Lolosnya Mantan Koruptor Jadi Pengawas PDAM Tirta Lihou

” Kita berharap agar kedepanya para santri yang sudah menyelesaikan pendidikannya untuk berwirausaha dengan bekal yang kita berikan ini. Turut hadir pada kegiatan ini ibu beatric selalu team FKs food dari jakarta yg memberika dukungan yg sangat luar biasa terhadap para santri untuk ke wirausahawan., ” terang Ustad Ari.

Penulis : Ypulie

Follow WhatsApp Channel suarasumutonline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

HMI Cabang Mandina Desak Penegakan Hukum Adil Dalam Dugaan Pembunuhan di Lokasi Tambang Ilegal
Pangeran Siregar Minta Jaksa Agung  Usut Dugaan Kutipan Liar di Kabupaten Madina
Silaturahmi Dengan Insan Pers, LSM dan Aktivis, Wali Kota Mahyaruddin Ajak Bangun Persepsi Positif Wujudkan Tanjungbalai EMAS
Wali Kota Mahyaruddin Salim Pimpin Rapat Persiapan MTQ Ke-58 Tingkat Kota Tanjungbalai
Diduga Tewas di “Tong” Tambang Milik H. Endang, Satma AMPI Madina: Jangan Ada yang Dilindungi, Bongkar Semua!”
52 Siswa/i Madrasah Unggul Palas Masuk PTN Jalur SNBP
Polemik SiLPA Rp74 Miliar Batu Bara ” Kegagalan Perencanaan dan Dampak pada Pembangunan Daerah”
Dialog Interaktif Tatap Masa Depan Sergai, H.OK David Purba: DPRD Jangan Jadi “Pelacur Politik”
Berita ini 47 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 9 April 2026 - 20:13 WIB

HMI Cabang Mandina Desak Penegakan Hukum Adil Dalam Dugaan Pembunuhan di Lokasi Tambang Ilegal

Kamis, 9 April 2026 - 20:10 WIB

Pangeran Siregar Minta Jaksa Agung  Usut Dugaan Kutipan Liar di Kabupaten Madina

Kamis, 9 April 2026 - 10:34 WIB

Silaturahmi Dengan Insan Pers, LSM dan Aktivis, Wali Kota Mahyaruddin Ajak Bangun Persepsi Positif Wujudkan Tanjungbalai EMAS

Kamis, 9 April 2026 - 10:32 WIB

Wali Kota Mahyaruddin Salim Pimpin Rapat Persiapan MTQ Ke-58 Tingkat Kota Tanjungbalai

Kamis, 9 April 2026 - 10:28 WIB

Diduga Tewas di “Tong” Tambang Milik H. Endang, Satma AMPI Madina: Jangan Ada yang Dilindungi, Bongkar Semua!”

Berita Terbaru