Padang Lawas Darurat Narkoba

- Jurnalis

Minggu, 3 Mei 2026 - 21:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PALAS,SUARASUMUT
ONLINE.ID-Darurat narkoba untuk daerah Kabupaten Padang Lawas sudah layak dan pantas atas hasil tangkapan dalam waktu 4 bulan, Polres Padang Lawas melalui Satuan Reskrim Narkoba sebanyak 116 orang terdiri dari 46 orang bandar dan penjual yang terlibat jaringan.

Ungkapan data ini disampaikan, AKP. M Taufik Siregar, Kasat Narkoba Polres Padang Lawas, Sabtu (2/5) kepada Wartawan melalui Whatsapp.

Tangkap dari 116 orang sudah termasuk bandar, pengedar dan penjual yang memiliki jaringan barang haram tersebut. Sementara diperkirakan ada korban penyalahgunaan atau hasil tes urine positif 70 orang di lakukan Rehabilitasi Narkoba di dua tempat diantaranya ; Yayasan Medan Plus Kota Pinang, dan Gemilang Sakti Jaya Sigorbus Padang Lawas.

Lebih lanjut Taufik menjelaskan, sisa dari 70 orang atau sekitar 46 orang lagi, lanjut dalam proses hukum persidangan melalui Jaksa Penuntut Umum (JPU) untuk disidangkan di Pengadilan Negeri (PN) Sibuhuan, jelasnya.

Baca Juga :  Pemkab Deli Serdang Rehabilitasi Toilet Sekolah Dasar

Terget dalam pemberantasan peredaran narkoba di Wilayah hukum Polres Padang Lawas, AKP. M Taufik Siregar belum bersedia memberikan penjelasan. Namun dengan giatnya satua resnarkoba Polres Padang Lawas melakukan penangkapan menjadi jawaban nyata, kendatipun belum bisa menjelaskan target yang sesungguhnya.

Disisi lain, Parluhutan Hasibuan, Ketua Pemangku Adat Kabupaten Padang Lawas, menanggapi darurat narkoba di Padang Lawas mengatakan, sangat bertolak belakang dengan prilaku adat istiadat di tano dalihan natolu yang mengusung falsafah “Tano Adat Digomgom Iabadat,”.

“Kita mengecam tindakan yang “main-main” dari pihak aparat hukum di Padang Lawas ini yang memberi perlakuan khusus pada bandar dan pengedar narkoba,” tegasnya.

Pihaknya juga sangat mengharapkan adanya peran penting dari Pemerintah Kabupaten Padang Lawas untuk menyatukan semua unsur yang terkait, baik itu tokoh agama, tokoh adat, aparat penegak hukum seperti, TNI, Polri, Kejaksaan dan Pengadilan Negeri Sibuhuan, mahasiswa, Ormas, dan OKP untuk duduk bersama dalam menyatukan visi dalam meningkatkan sinergitas dengan membuat komitmen bersama perang terhadap peredaran narkoba diseluruh wilayah Padang Lawas khusunya, harapannya.

Baca Juga :  63 Orang Juru Sita dan Penilai Pajak Dilantik Bupati Deli Serdang

“Ini bisa dibilang bencana dan celaka bagi masyarakat Padang Lawas ketika peredaran narkoba semakin meningkat. Apalagi ada dugaan perlakuan khusus pada bandar narkoba hanya di vonis Ketua PN Sibuhuan, 5 tahun penjara denda 100 juta yang jauh lebih tinggi hukum pada terdakwa lainnya yang mengaku berafliasi dengan terdakwa Bandar dengan hukuman 10 tahun penjara denda Rp 800 juta. Ini hukuman apa namanya,” tanya Parluhutan.

 

 

Penulis : Amran

Editor : Yuli

Follow WhatsApp Channel suarasumutonline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Lapor Pak Bupati Simalungun: SDN 095132 Karang Rejo Kosong Kepala Sekolah, Atap Gapuk & Meja Kursi Rusak
Direktur RSUD. Amri Tambunan Bantah Tahan Pasien Lansia ” Itu Hoaks,Pulang Sesuai Prosedur Medis”
Tambang Ilegal Tapsel-Madina Hidup Lagi, SATMA AMPI Pertanyakan “Siapa Bekingnya”
Anggaran Pengaspalan Halaman Kantor Samsat Batu Bara Rp 697 Juta
Olah TKP Pencurian TBS Diduga Dilakukan PT Barapala,  Pokres Panggil Saksi
Ketua PN Sibuhuan Diperiksa PTN Medan Terkait Vonis Bandar Narkoba
GM GRIB Jaya Duga Ada Jaringan Terorganisir Terkait Penangkapan Bandar Narkoba di Siabu
96.946 Warga Simalungun Terima Bansos Sembako Kemensos, Bulog Pematangsiantar Genjot Penyaluran
Berita ini 48 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 16 Mei 2026 - 20:32 WIB

Lapor Pak Bupati Simalungun: SDN 095132 Karang Rejo Kosong Kepala Sekolah, Atap Gapuk & Meja Kursi Rusak

Sabtu, 16 Mei 2026 - 12:28 WIB

Direktur RSUD. Amri Tambunan Bantah Tahan Pasien Lansia ” Itu Hoaks,Pulang Sesuai Prosedur Medis”

Sabtu, 16 Mei 2026 - 12:21 WIB

Tambang Ilegal Tapsel-Madina Hidup Lagi, SATMA AMPI Pertanyakan “Siapa Bekingnya”

Sabtu, 16 Mei 2026 - 12:03 WIB

Anggaran Pengaspalan Halaman Kantor Samsat Batu Bara Rp 697 Juta

Jumat, 15 Mei 2026 - 09:28 WIB

Olah TKP Pencurian TBS Diduga Dilakukan PT Barapala,  Pokres Panggil Saksi

Berita Terbaru