Air PDAM Jalan Pahlawan Medan Mati Jam 12 Malam, Warga Rela Nampung Air Jam 1 Pagi

- Jurnalis

Selasa, 2 Juni 2026 - 17:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN, SSOL.ID – Warga Jalan Pahlawan, Kota Medan mengeluhkan aliran air PDAM Tirtanadi yang sering mati. Air disebut mati mulai pukul 12.00 siang dan kembali mati di malam hari, memaksa warga menampung air sekitar pukul 01.00 dini hari. Keluhan ini sudah berlangsung cukup lama.

David, salah satu warga Jalan Pahlawan,l menuturkan gangguan aliran air sudah jadi rutinitas. “Tiap malam terpaksa nampung air sekitar jam 1 pagi. Siang jam 12 an juga mati. Udah lama begini, belum ada perubahan,” ujarnya.

Kondisi ini dinilai menyulitkan warga untuk aktivitas dasar seperti mandi, masak, dan MCK. Padahal tagihan PDAM tiap bulan tetap jalan normal. Warga mempertanyakan pelayanan Tirtanadi jika distribusi air tidak lancar 24 jam.

Baca Juga :  DPRD Sumut Soroti Status Lahan Puluhan Sekolah di Kawasan HGU PTPN

Jalan Pahlawan merupakan kawasan padat penduduk dan banyak usaha. Gangguan air di jam malam dan siang berpotensi mengganggu aktivitas ekonomi warga.

Tuntutan Warga
1. Tirtanadi segera periksa jaringan dan tekanan air di zona Jalan Pahlawan
2. Beri jadwal distribusi yang jelas kalau memang ada penggiliran
3. Kompensasi tagihan jika pelayanan tidak sesuai standar 24 jam

Hingga berita ini ditulis, SSOL.ID masih berupaya konfirmasi ke Humas PDAM Tirtanadi terkait penyebab dan solusi gangguan di Jalan Pahlawan.

Baca Juga :  Kualitas Buruk, Pekerjaan Jalan Produksi Pertanian Simalungun Diduga Sarat Penyimpangan

SURAT PEMBACA – NADA EMOSIONAL PAK DAVID:

“Nama saya David, warga Jalan Pahlawan Medan Gg. Perkasa No.19.

Mau tanya sama PDAM Tirtanadi: ini air atau hantu? Datang tengah malam jam 1, pergi jam 12 siang. Setiap malam saya rela begadang nampung air. Siang butuh air buat masak, mati. Mau mandi kerja, mati juga. Tagihan jalan terus, tapi airnya “part time”.

Pak, ini udah lama banget. Kami bayar, kami warga juga. Tolong perbaiki. Jangan sampai kami pindah ke air galon semua.

Terima kasih.”

 

Penulis : Yuli

Follow WhatsApp Channel suarasumutonline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dinas Pendidikan Labuhan Batu Didemo, Soroti Dugaan Penyalahgunaan Dana BOS SD Negeri 04 Bilah Hilir
Per Juli 2026, 1,7 Juta KK di Sumut Terima Bantuan Pangan
Tabrak Lari di Amplas, Pengendara Vario Alami Patah Kaki
Pengurus Mantan Pemain PSMS Dikukuhkan
Bongkar Dana BOS SMA 2 Medan Disorot, LIPPSU : 6 “Kejanggalan” Uang Ratusan Juta. Audit Tuntas Sekarang!
GPSU 936 Hadiah : Jurus Baru Bapenda Sumut Tutup Gap PAD 2025, Target 2026 Bisa Tembus??
Pimpinan Resor Sergai Kunjungi Kantor Senkom Mitra Polri Kab Serdang Bedagai ‎
Gubsu Ultimatum Pemkab Karo, Terkait Pungli Sidebuk-debuk
Berita ini 74 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 13:40 WIB

Dinas Pendidikan Labuhan Batu Didemo, Soroti Dugaan Penyalahgunaan Dana BOS SD Negeri 04 Bilah Hilir

Senin, 15 Juni 2026 - 12:46 WIB

Per Juli 2026, 1,7 Juta KK di Sumut Terima Bantuan Pangan

Senin, 15 Juni 2026 - 12:37 WIB

Pengurus Mantan Pemain PSMS Dikukuhkan

Senin, 15 Juni 2026 - 12:34 WIB

Bongkar Dana BOS SMA 2 Medan Disorot, LIPPSU : 6 “Kejanggalan” Uang Ratusan Juta. Audit Tuntas Sekarang!

Sabtu, 13 Juni 2026 - 22:28 WIB

GPSU 936 Hadiah : Jurus Baru Bapenda Sumut Tutup Gap PAD 2025, Target 2026 Bisa Tembus??

Berita Terbaru

Berita

Per Juli 2026, 1,7 Juta KK di Sumut Terima Bantuan Pangan

Senin, 15 Jun 2026 - 12:46 WIB

Hukum

Berkas Perkara OTT Diskominfo Tebingtinggi P-21

Senin, 15 Jun 2026 - 12:43 WIB