MEDAN, SUARASUMUTONLINE.ID – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution menanggapi soal banyaknya lahan pertanian masyarakat yang rusak akibat bencana alam yang terjadi beberapa waktu lalu. Lahan yang merugikan masyarakat tersebut disebut akan ditanggung pemerintah.
“Untuk area pertanian terdampak itu akan ditanggung oleh negara, baik yang gagal panen maupun yang area lahannya tertimbun,” ujarnya kepada wartawan, Selasa (30/12) malam.
Bobby menyadari banyaknya lahan pertanian yang rusak saat ini. Bahkan tak sedikit yang tertimbun oleh lumpur dengan tinggi yang jauh dari kata sewajarnya persawahan.
“Kita lihat sekarang posisi sawah itu biasanya kan di bawah jalan raya, sekarang posisinya sudah diatas, artinya sudah tinggi. Timbunannya bukan hanya setengah meter atau semeter, bahkan sudah ada yang tiga meter,” katanya.
Ia mengatakan pemerintah pusat melalui kementerian terkait akan melakukan penanganan cetak sawah baru untuk lahan persawahan yang rusak saat ini.
“Pemerintah pusat sudah menyampaikan ini akan dibuat pengelolaannya akan dibuat seperti cetak sawah baru. Cetak sawah baru itu apa saja, mulai dari penganggarannya, bibitnya dan lainnya,” ucapnya.
Diketahui, dari data per 26 Desember 2025 kemarin total kerugian untuk pertanian di Sumut sebesar 1,48 triliun. Seluas 42.266,24 hektare lahan terdampak dan 17,622,31 hektare gagal panen.
Penulis : Yuli









