MEDAN, SUARASUMUTONLINE.ID – Bencana alam di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Provinsi Sumatera Utara, menyebabkan kerusakan rumah penduduk dan fasilitas umum. Bahkan dilaporkan bencana menyebabkan empat korban jiwa.
Gubernur Sumut, Muhammad Bobby Nasution, mengungkapkan hal itu setelah mendapatkan laporan dari Bupati Tapanuli Tengah, Masinton Pasaribu. Keempat orang itu disebutkan meninggal dunia.
” Sudah (dapat informasi), di Tapsel, tadi di Tapteng, ngabari dan dilaporkan pak Bupati Tapteng ada korban jiwa, 4 orang. Saya bilang tolong di monitor kondisinya,” kata Bobby Nasution kepada wartawan, Selasa (25/11) malam.
Berdasarkan informasi dihimpun, bahwa keempat korban jiwa merupakan korban tanah longsor terjadi di Dusun 1, Desa Mardame, Kecamatan Sitahuis, Kabupaten Tapteng, dan korban berhasil ditemukan dan dievakuasi tim gabungan SAR.
Keempat korban itu, Dewi Hutabarat (33), bersama ketiga anaknya, masing-masing bernama Arta Rouli Lumbantobing (7), Vania Aurora Lumbantobing (4), Ilona Lumbantobing (3). Poliman Lumbantobing (37) merupakan suami Dewi sedang bekerja ke luar kota sebagai sopir.
Lanjut, Bobby Nasution berpesan kepada seluruh kepala daerah yang sedang dilanda bencana untuk mengutamakan keselamatan masyarakatnya. Ia dalam waktu dekat akan turun langsung ke lokasi bencana alam tersebut
Bobby Nasution mengatakan beberapa waktu lalu, Pemerintah Provinsi Sumut bersama BMKG sudah membuat rapat kordinasi terkait potensi dan imitigasi bencana alam, di Kabupaten Langkat.
“Sebenarnya, dari kemarin sudah kita sampaikan ya. Seperti kita di Langkat kemarin kita sudah rapat ya, dengan BMKG untuk menyampaikan pesan bulan 11 dan bulan 12, itu intensitas hujan sangat tinggi. Yang menyampaikan bukan gubernur, tapi BMKG. Ini sudah kita sampaikan beberapa bulan lalu,” jelas Bobby Nasution.
Bobby Nasution mengingatkan kepada kepala daerah dan OPD di masing-masing daerah, untuk melakukan imitigasi potensi bencana alam. Agar bisa dilakukan penanganan dan penanggulangan secara dini dan cepat.
“Memang, kita undang seluruh Kabupaten/Kota, salah satunya Langkat titik krusial. Kedepannya, mohon kepala daerah, terkhusus OPD yang menangani ini, Kalau masyarakatnya mau mendengar potensi bencana, Kepala daerahnya dulu tahu duluan potensi bencana. Kalau kami undang, mohon hadir, tolong di imitigasi, tolong di sampaikan kepada masyarakat. Ini yang perlu dilakukan kepala daerahnya,” sebut Bobby Nasution.
Berdasarkan data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumut tercatat Kota Sibolga terjadi longsor dan banjir, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), terjadi longsor dan banjir.
Lalu, Kabupaten Nias Selatan terjadi longsor, Kota Gunungsitoli terjadi longsor, Kabupaten Mandailing Natal terjadi banjir, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) terjadi banjir dan tanah longsor dan Kabupaten Tapanuli Utara (Taput) banjir bandang.
Penulis : Youlie









