Angkatan Kerja Sumut Naik 243 Ribu, TPT Turun Menjadi 5,32 Persen

- Jurnalis

Selasa, 25 November 2025 - 13:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN, SUARASUMUTONLINE. ID – Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatera Utara (Sumut) mencatat peningkatan signifikan pada jumlah angkatan kerja di provinsi tersebut pada Agustus 2025, disertai penurunan tipis pada Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT). Data ini menunjukkan semakin banyak penduduk usia kerja yang aktif secara ekonomi.

Kepala BPS Sumut, Asim Saputra, menyampaikan bahwa jumlah penduduk usia kerja (15 tahun ke atas) pada Agustus 2025 mencapai 11,65 juta orang, meningkat 189 ribu dibandingkan periode yang sama pada 2024.

“Sebagian besar penduduk usia kerja merupakan angkatan kerja yaitu 8,42 juta orang, sedangkan 3,23 juta lainnya tergolong bukan angkatan kerja,” ujarnya, Senin (24/11).

Dari total angkatan kerja tersebut, 7,98 juta merupakan penduduk bekerja dan 448 ribu merupakan pengangguran.

“Jika dibandingkan Agustus 2024, jumlah angkatan kerja naik 243 ribu orang. Penduduk bekerja bertambah 253 ribu orang, sementara pengangguran menurun sepuluh ribu orang,” jelas Asim.

Baca Juga :  Pemko Medan Menjamu Peserta Simposium Perkaderan Nasional IMM

TPT Menurun, TPAK Meningkat

Penurunan pengangguran sejalan dengan turunnya Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) menjadi 5,32 persen pada Agustus 2025.

“TPT turun 0,28 persen poin dibandingkan Agustus 2024,” katanya.

Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) juga meningkat menjadi 72,29 persen, naik 0,93 persen poin dari tahun sebelumnya.

Secara gender, TPAK laki-laki tercatat lebih tinggi yaitu 84,85 persen, sementara perempuan 59,80 persen. Namun, TPT perempuan (5,70 persen) lebih tinggi dibanding laki-laki (5,05 persen). TPT di wilayah perkotaan juga lebih tinggi (6,67 persen) daripada perdesaan (3,33 persen).

Sektor Pertanian Masih Mendominasi

Struktur tenaga kerja Sumut masih didominasi tiga sektor utama dengan pola serapan yang tidak berubah dari tahun sebelumnya:

Pertanian, kehutanan, dan perikanan: 32,53 persen
Perdagangan besar dan eceran; reparasi kendaraan: 19,89 persen
Industri pengolahan: 9,04 persen

Baca Juga :  RDP Komisi III Dengan Pedagang Pasar Sambas, Pedagang, " Pengosongan Pasar Sambas Terlalu terburu-buru, ada 355 Pedagang Yang Harus di Relokasi"

Peningkatan penduduk bekerja terbesar terjadi pada sektor Perdagangan Besar dan Eceran (53 ribu orang), Jasa Lainnya (42 ribu orang), dan Pendidikan (36 ribu orang). Sebaliknya, sektor Pertambangan dan Penggalian serta Aktivitas Profesional mengalami penurunan serapan tenaga kerja.

Dari sisi status pekerjaan, buruh/karyawan/pegawai masih mendominasi dengan 38,42 persen. Tenaga kerja informal juga masih lebih banyak (57,26 persen) dibanding formal (42,74 persen).

Tantangan: Kualitas Pendidikan

Tingkat pendidikan tetap menjadi tantangan bagi pasar kerja di Sumut. TPT tertinggi dicatatkan oleh lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) sebesar 7,19 persen.

“Sementara TPT terendah berasal dari lulusan Diploma (DI/DII/DIII) yaitu 2,58 persen,” ujar Asim.

Distribusi penduduk bekerja didominasi lulusan SMA dengan porsi 30,18 persen, disusul lulusan SMK dan Universitas yang juga menunjukkan peningkatan.

Penulis : Youlie

Follow WhatsApp Channel suarasumutonline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jukir Liar ‘Banjiri’ Ramadhan Fair 2026, Tarif Dipatok Rp5000 Mobil dan Rp3.000 Sepeda Motor
Berbagi Berkah Bulan Ramadhan 1447 H, Kajati Sumut Bagikan Ratusan Paket Takjil
Dugaan Penyerangan Rumah Advokat Acil Lubis, Aktivis ’98 : ” Kapoltabes Harus Atensi Untuk Berikan Rasa Aman Pada Warga”
Abaikan Edaran Wali Kota, Kopi Bajawa Live Music Saat Jam Tarawih
Viral! Spanduk ‘Polisi Harus Belajar Baca Tulis’ Gegerkan Bundaran SIB Medan
Hari Pertama Ramadan, MBG di SMAN 2 Medan Dibagikan Saat Pulang Sekolah untuk Buka Puasa
Rico Waas Lantik Camat dan Pejabat Eselon III dan IV
Selain Jaga Aset, Kelurahan Kesawan “Siaga” Keamanan dan Kebersihan.
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 2 Maret 2026 - 14:52 WIB

Jukir Liar ‘Banjiri’ Ramadhan Fair 2026, Tarif Dipatok Rp5000 Mobil dan Rp3.000 Sepeda Motor

Sabtu, 28 Februari 2026 - 19:35 WIB

Berbagi Berkah Bulan Ramadhan 1447 H, Kajati Sumut Bagikan Ratusan Paket Takjil

Kamis, 26 Februari 2026 - 13:42 WIB

Dugaan Penyerangan Rumah Advokat Acil Lubis, Aktivis ’98 : ” Kapoltabes Harus Atensi Untuk Berikan Rasa Aman Pada Warga”

Kamis, 26 Februari 2026 - 12:13 WIB

Abaikan Edaran Wali Kota, Kopi Bajawa Live Music Saat Jam Tarawih

Kamis, 26 Februari 2026 - 10:20 WIB

Viral! Spanduk ‘Polisi Harus Belajar Baca Tulis’ Gegerkan Bundaran SIB Medan

Berita Terbaru

Daerah

Polres Tapsel, Terima 3 Laporan Tambang Emas PT AR

Selasa, 3 Mar 2026 - 07:15 WIB