IMM Sumut Tegaskan Bobby Nasution Walkout Demi Legalitas

- Jurnalis

Selasa, 28 Juli 2026 - 15:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN, SSOL.ID – DPD Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Sumatera Utara menilai keputusan Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, meninggalkan ruang rapat paripurna DPRD Sumut bukan merupakan bentuk arogansi sebagaimana dituduhkan sejumlah pihak, melainkan sikap profesional dalam menjaga legalitas proses pengambilan keputusan.

Sekretaris DPD IMM Sumatera Utara, Dewata Sakti, menjelaskan bahwa dinamika yang terjadi dalam rapat tersebut bermula dari adanya interupsi mengenai keabsahan kuorum yang disampaikan tepat menjelang agenda penandatanganan keputusan bersama. Persoalan tersebut merupakan mekanisme internal DPRD yang harus diselesaikan terlebih dahulu sebelum proses penandatanganan dapat dilanjutkan.

Menurutnya, sebagai pihak eksekutif yang akan menandatangani dokumen resmi negara, Gubernur memiliki tanggung jawab untuk memastikan seluruh tahapan rapat berlangsung sesuai ketentuan hukum dan tata tertib yang berlaku. Karena itu, keputusan untuk keluar dari ruang rapat merupakan langkah yang wajar dan mencerminkan kehati-hatian dalam menjaga aspek legalitas.

“Pak Gubernur Bobby Nasution tidak sedang menghindari tanggung jawab ataupun menunjukkan sikap arogan. Beliau justru menghormati mekanisme internal DPRD dengan memberikan ruang agar persoalan kuorum diselesaikan terlebih dahulu. Setelah legalitas rapat dipastikan, tentu proses pengambilan keputusan dapat dilanjutkan sesuai aturan yang berlaku,” ujar Dewata Sakti, Selasa (28/7).

Baca Juga :  PERMADA Akan Gelar Aksi Damai Desak Kajatisu Usut Dugaan Penyalahgunaan APBDes Timbang Jaya Bahorok

IMM Sumut juga menilai tudingan yang disampaikan politisi NasDem, Ricky Anthony, yang menyebut sikap Gubernur sebagai tindakan arogan, merupakan penilaian yang terburu-buru dan tidak melihat persoalan secara utuh. Menurut IMM Sumut, akar persoalan bukan terletak pada tindakan Gubernur, melainkan pada belum selesainya dinamika internal DPRD terkait keabsahan kuorum.

“Jangan sampai Gubernur dijadikan pihak yang dipersalahkan atas dinamika yang sesungguhnya merupakan ranah internal legislatif. Ketika muncul perdebatan mengenai kuorum, sangat wajar apabila Gubernur memilih menunggu hingga ada kepastian hukum sebelum menandatangani keputusan bersama,” lanjutnya.

IMM Sumut mengingatkan bahwa prinsip kehati-hatian dalam penyelenggaraan pemerintahan merupakan bagian dari upaya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik (good governance). Setiap keputusan yang memiliki konsekuensi hukum harus dipastikan memenuhi seluruh persyaratan administratif maupun prosedural agar tidak menimbulkan persoalan hukum di kemudian hari.

Baca Juga :  Baharuddin Siagian Jabat Dewan Pembina KPP Sumatera Pantai Timur

Karena itu, IMM Sumut mengajak seluruh pihak untuk menyikapi dinamika tersebut secara objektif dan proporsional. Perbedaan pandangan dalam forum politik merupakan hal yang lumrah dalam sistem demokrasi, namun tidak semestinya berkembang menjadi narasi yang mengaburkan substansi persoalan ataupun menyerang pribadi pejabat publik tanpa dasar yang kuat.

“Sebagai masyarakat yang menjunjung demokrasi dan supremasi hukum, kita perlu membedakan antara kritik yang konstruktif dengan opini yang dibangun tanpa melihat fakta secara utuh. Sikap Pak Bobby Nasution dalam peristiwa tersebut justru menunjukkan komitmen terhadap kepastian hukum, penghormatan terhadap kewenangan DPRD, serta profesionalisme dalam menjalankan tugas sebagai kepala daerah,” tutup Dewata Sakti.

 

Penulis : Yuli

Follow WhatsApp Channel suarasumutonline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ratusan Warga Demo di Depan Kantor Bupati Deli Serdang, Terkait Dana Desa dan BLT
Kejati Sumut Beri Penyuluhan Hukum di SMKN 1 Lubuk Pakam, Ajak Siswa Cegah Bullying dan Jauhi Narkoba
Ratusan Warga Demo di Depan Kantor Bupati Deli Serdang, Terkait Dana Desa dan BLT
Pansus Plasma DPRD Batu Bara Matangkan Konsultasi ke Kementerian ATR/BPN dan Kementan
Rehabilitasi di Simokmok Dipercepat, Dinas SDA Sumut Ingin Petani Tersenyum Kembali
Sugiat Santoso Dukung Pembangunan Ponpes Dai dan Tahfiz Nur Asyqi
Pelindo Multi Terminal Belawan Catat Peningkatan Pertumbuhan Arus Curah Kering pada Semester I 2026
BBNKB Kendaraan Bekas Gratis, Tapi Pemilik Tetap Harus Bayar Ini
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 16:34 WIB

Ratusan Warga Demo di Depan Kantor Bupati Deli Serdang, Terkait Dana Desa dan BLT

Selasa, 28 Juli 2026 - 15:20 WIB

IMM Sumut Tegaskan Bobby Nasution Walkout Demi Legalitas

Selasa, 28 Juli 2026 - 15:19 WIB

Kejati Sumut Beri Penyuluhan Hukum di SMKN 1 Lubuk Pakam, Ajak Siswa Cegah Bullying dan Jauhi Narkoba

Selasa, 28 Juli 2026 - 15:14 WIB

Ratusan Warga Demo di Depan Kantor Bupati Deli Serdang, Terkait Dana Desa dan BLT

Selasa, 28 Juli 2026 - 15:11 WIB

Pansus Plasma DPRD Batu Bara Matangkan Konsultasi ke Kementerian ATR/BPN dan Kementan

Berita Terbaru

Berita

IMM Sumut Tegaskan Bobby Nasution Walkout Demi Legalitas

Selasa, 28 Jul 2026 - 15:20 WIB