Wali Kota Tanjungbalai Dampingi Ahmad Doli Kunjungi Anak Diduga Korban Pencabulan di RSUD

- Jurnalis

Sabtu, 25 Juli 2026 - 19:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANJUNGBALAI, SSOL.ID – Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim mendampingi Anggota DPR RI Ahmad Doli Kurnia Tandjung saat menjenguk “ARM”, anak yang diduga menjadi korban pencabulan, di RSUD dr. Tengku Mansyur, Sabtu (25/7/2026).

Ahmad Doli yang juga anggota Komisi II DPR RI menyebut kekerasan terhadap anak sebagai ancaman nasional dan meminta aparat mengusut tuntas kasus tersebut.

Dalam kunjungan itu, Ahmad Doli didampingi kepala OPD terkait. Ia menegaskan, tindak pidana pencabulan terhadap anak adalah “musuh bersama” yang merusak fisik dan psikis korban.

“Yang saya ketahui, tindak pidana seperti ini sangat banyak terjadi di Indonesia, sehingga menjadi ancaman secara nasional bagi anak-anak,” kata Ahmad Doli.

Ia mencontohkan kasus di Kabupaten Asahan yang awalnya 4 korban, kemudian berkembang menjadi 20 korban. “Asahan dan Tanjungbalai ini kampung saya, karenanya menjadi perhatian serius bagi saya dan tindak pidana ini harus dilawan,” ujarnya.

Baca Juga :  Wakil Wali Kota Kunjungi Kelurahan Pahang Terkait Program Aku Hatinya PKK

Ahmad Doli mengimbau masyarakat tidak takut melapor jika mengetahui atau mengalami kekerasan terhadap anak.

“Jika bapak dan ibu warga Tanjungbalai yang mungkin anaknya menjadi korban pencabulan hendaknya segera melapor. Jangan takut,” imbaunya.

Tuntutan Usut Tuntas dan Keterlibatan Istri Tersangka

Kepada penyidik Polres Tanjungbalai, Ahmad Doli meminta proses hukum berjalan profesional dan terang-benderang. Termasuk mendalami dugaan keterlibatan istri tersangka berinisial AIK.

“Sekalipun saat ini tersangka belum mengakui perbuatannya, saya menuntut kemampuan penyidik untuk menuntaskan kasus ini secara profesional, jangan sampai ada yang ditutup-tutupi atau dilindungi. Termasuk mengungkap keterlibatan istri tersangka,” tegasnya.

Baca Juga :  Wabup Sergai Serahkan Sapi Kurban untuk PWI, Bentuk Apresiasi kepada Insan Pers

Ia juga meminta jaksa dan hakim bersikap profesional saat kasus dilimpahkan ke kejaksaan dan pengadilan. Kepada Pemkot, ia menekankan pentingnya penanganan berkelanjutan seperti kelanjutan pendidikan dan pemulihan mental korban.

Status Hukum Tersangka

Kasat Reskrim Polres Tanjungbalai IPTU Benjamin Silaban mengatakan, tersangka berinisial D telah ditetapkan berdasarkan dua alat bukti, meski yang bersangkutan belum mengakui perbuatannya.

Untuk AIK, saat ini masih berstatus saksi dan telah dikembalikan kepada keluarganya. “Untuk tersangka D tetap ditahan, sedangkan AIK untuk sementara dikembalikan kepada keluarganya,” ujar Benjamin.

Tersangka dijerat dengan UU Perlindungan Anak. Sesuai asas praduga tak bersalah, D dan AIK dianggap tidak bersalah hingga ada putusan pengadilan berkekuatan hukum tetap.

 

Penulis : Herman Chan

Follow WhatsApp Channel suarasumutonline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rumah Karyawan PTPN IV Pabatu di Sergai Diduga Dijadikan Tempat Penimbunan Solar
Job Fair 2026 di Pematangsiantar Libatkan 35 Perusahaan, Buka Ribuan Peluang Kerja
Pemkot Tanjungbalai Siap Jatuhkan Sanksi Tegas ke Guru PPPK Diduga Terlibat Kasus Pencabulan Anak
KNPI Tanjungbalai Desak Kadisdik Tegakkan Aturan Anti-Kekerasan di Sekolah
Pemko Tanjungbalai dan Kemenkum Sumut Teken Kerja Sama untuk Lindungi Karya Kreatif dan Logo “Kerang”
Wali Kota Tanjungbalai Lepas M. Rijal Hafiz Kuliah di Universitas Al-Ahgaff Yaman
Kemenag dan Pemko Tanjungbalai Gelar Gerakan Indonesia Berkiblat 2026
Bobby Nasution, Nobar Piala Dunia Bersama Ribuan Masyarakat Nias
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 13:56 WIB

Rumah Karyawan PTPN IV Pabatu di Sergai Diduga Dijadikan Tempat Penimbunan Solar

Jumat, 24 Juli 2026 - 06:57 WIB

Job Fair 2026 di Pematangsiantar Libatkan 35 Perusahaan, Buka Ribuan Peluang Kerja

Kamis, 23 Juli 2026 - 19:51 WIB

Pemkot Tanjungbalai Siap Jatuhkan Sanksi Tegas ke Guru PPPK Diduga Terlibat Kasus Pencabulan Anak

Kamis, 23 Juli 2026 - 16:35 WIB

KNPI Tanjungbalai Desak Kadisdik Tegakkan Aturan Anti-Kekerasan di Sekolah

Kamis, 23 Juli 2026 - 05:58 WIB

Pemko Tanjungbalai dan Kemenkum Sumut Teken Kerja Sama untuk Lindungi Karya Kreatif dan Logo “Kerang”

Berita Terbaru

Ekonomi

OJK: 200 BPR/BPRS Lagi Proses Merger, 81 Bank Sudah Jadi 24

Sabtu, 25 Jul 2026 - 20:03 WIB