Longsor Tambang Ilegal di Madina, 2 Penambang Tewas Tertimbun

- Jurnalis

Selasa, 14 Juli 2026 - 11:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MADINA, SSOL.ID – Dua orang penambang meninggal dunia akibat tertimbun longsor di lokasi Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Desa Aek Guo, Kecamatan Batang Natal, Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara, Sabtu (4/7/2026) sore.

Kedua korban diketahui bernama Erlin Nasution (40), warga Desa Tarlola, dan Zulparman (50), warga Desa Aek Guo.

Peristiwa terjadi sekitar pukul 16.00 WIB saat sekelompok penambang melakukan aktivitas penambangan emas secara manual. Diduga kondisi tanah yang labil menyebabkan material longsor dan menimbun para pekerja.

Baca Juga :  6 Orang Penyerangan Polisi Penggerebekan Multatuli Medan Diamankan

Kasat Reskrim Polres Mandailing Natal AKP Tri Boy Alvin Siahaan membenarkan kejadian tersebut.

“Korban meninggal dunia sebanyak dua orang, berinisial EN dan Z. Dugaan sementara akibat tertimbun material longsor,” ujar Tri Boy saat dikonfirmasi, Minggu (5/7/2026).

Masih Didalami, Ada Dugaan 7 Orang Tertimbun

Tri Boy menyebut pihaknya masih melakukan penyelidikan dengan memeriksa sejumlah saksi di lokasi. Petugas juga telah turun ke lapangan untuk penanganan awal dan pengumpulan data.

Terkait informasi adanya tujuh orang lain yang sempat tertimbun, hingga kini belum ada keterangan resmi. Proses pendataan dan pencarian masih dilakukan.

Baca Juga :  Persidangan Dua Rekanan OTT Topan Ginting  Digelar di Pengadilan Tipikor Medan

Penyebab pasti longsor masih diselidiki. Namun dugaan awal mengarah pada kondisi tanah tidak stabil di area PETI tersebut.

Polisi juga mendalami kemungkinan adanya unsur pidana dalam aktivitas tambang ilegal ini, termasuk pihak yang bertanggung jawab atas operasionalnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan lebih lanjut terkait status lokasi tambang, termasuk pemasangan garis polisi maupun penghentian aktivitas.

 

Penulis : Wahyu Danil

Follow WhatsApp Channel suarasumutonline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Lagi-lagi Dukun Cabul di Kabupaten Langkat Cabuli Anak 14 Tahun
Lapak Judi Ikan-Ikan di Medan Johor Digerebek, 5 Orang Diboyong Termasuk Pemilik
Polda Sumut Bongkar Modus Penimbunan Biosolar Subsidi dengan Mobil Box Modifikasi
Kapolri: Operasi Laut Gabungan Gagalkan Peredaran 1,16 Ton Ketamin, Selamatkan 5,8 Juta Jiwa
Kapal Hantu di Selat Malaka! Menguak Identitas MT Global 168 Berbendera Mongolia Milik Perusahaan Malaysia
Empat Teman Donny Pacek Jadi Tersangka Kasus Kepemilikan Senjata Api Rakitan
Polisi Tetapkan Dua Tersangka Dalam Kasus Pembunuhan Donny Pacek, Ini Perannya
Polisi Bongkar Gudang Vape Narkoba di Bandar Setia, 1.152 Unit Disita
Berita ini 37 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 09:42 WIB

Lagi-lagi Dukun Cabul di Kabupaten Langkat Cabuli Anak 14 Tahun

Selasa, 27 Oktober 2026 - 12:20 WIB

Lapak Judi Ikan-Ikan di Medan Johor Digerebek, 5 Orang Diboyong Termasuk Pemilik

Selasa, 27 Oktober 2026 - 12:17 WIB

Polda Sumut Bongkar Modus Penimbunan Biosolar Subsidi dengan Mobil Box Modifikasi

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 11:58 WIB

Kapolri: Operasi Laut Gabungan Gagalkan Peredaran 1,16 Ton Ketamin, Selamatkan 5,8 Juta Jiwa

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 11:55 WIB

Kapal Hantu di Selat Malaka! Menguak Identitas MT Global 168 Berbendera Mongolia Milik Perusahaan Malaysia

Berita Terbaru