Blackout selesai, Penderitaan warga Medan Baru Dimulai; Tirtanadi Lempar Alasan : “Turbulensi Pipa”

- Jurnalis

Senin, 25 Mei 2026 - 14:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN, SUARASUMUTONLINE.ID– Listrik sudah nyala sejak Sabtu (23/5). Tapi air bersih buat ribuan pelanggan Tirtanadi masih keruh, bau, bahkan nggak ngalir sama sekali.

Blackout 12 jam se-Sumatera Jumat (22/5) memang parah. Tapi yang bikin marah warga: manajemen Tirtanadi baru gerak setelah 3 hari, dan jawabannya cuma “turbulensi pipa”.

Direktur Utama Tirtanadi Ardian Surbakti bilang air keruh di IPA Sunggal, Deli Tua, Limau Manis, Hamparan Perak, Martubung, dan Mebidang itu “wajar” karena pipa terguncang saat listrik mati-hidup.

Wajar? Bagi pelanggan yang bayar tiap bulan, air keruh itu bukan wajar. Itu gagal layanan.

Baca Juga :  Diduga 5 Tahun Tidak Aktip Bekerja Tetap Gajian, Kades Paya Sampir Biarkan Bawahannya

Lebih parah lagi, mesin pompa di IPAM disebut “terganggu” karena genset kerja ekstra. Pertanyaannya: bukannya genset memang disiapkan buat kondisi darurat kayak gini? Kalau genset aja nggak siap, buat apa ada?

Instruksi “buka wash out” baru keluar Senin (25/5). Artinya, selama 3 hari warga minum dan mandi pakai air keruh. Sementara Tirtanadi baru minta maaf lewat telepon.

Dewan Pengawas Andi Atmoko Panggabean cuma bisa bilang “semoga cepat pulih” dan “dukung petugas lapangan”. Nggak ada target waktu, nggak ada kompensasi buat pelanggan yang dirugikan.

Baca Juga :  Demo Pembentukan Pansus Pembangunan Kantor Bupati Tapteng Ricuh, Masa Bentrok Dengan Pendukung Mantan Bupati Tapteng

Ini pola lama BUMN air daerah: pas lancar, klaim prestasi. Pas macet, lempar alasan teknis dan minta maklum.

Pertanyaannya sederhana: Kenapa sistem Tirtanadi begitu rapuh cuma karena blackout 12 jam?,  Di mana SOP darurat yang katanya sudah ada? Dan  Kapan pelanggan dapat kepastian dan ganti rugi?

Kalau Tirtanadi nggak bisa jamin air bersih saat listrik mati, apa gunanya bayar mahal tiap bulan?

Warga Medan nggak butuh alasan “turbulensi”. Mereka butuh air bersih sekarang.

Penulis : Yuli

Follow WhatsApp Channel suarasumutonline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Blackout Sumbagut, Lailatul Badri : ” PLN Harus Beri Kompensasi untuk Warga”
Pemprop Sumut Gelontorkan Rp 7,7 M Buat Gedung Pelatihan BLK Simalungun, Tender Sudah Ramai
MA Batalkan SK Pelepasan Hutan 4.773 Ha di Asahan; Lahan Harusnya Kembali Jadi Hutan Negara
Kapolres Pematang Siantar Raih Penghargaan The Best Inspiring and Integrity Women 2026
BPK Temukan Kerugian Ratusan Miliar di PT Perkebunan Sumut
DPRD Madina Diduga Lindungi Oknum Pungli Pendamping Desa
Kasus CBD Helvetia; Bangun Dulu, Izin Belakangan”Masih Hidup Di Deli Serdang”
Pemkot Siantar Gelontorkan Dana Rp3 Miliar Bangun Gudang Polda, Warga Tanya Prioritas
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 15:28 WIB

Blackout Sumbagut, Lailatul Badri : ” PLN Harus Beri Kompensasi untuk Warga”

Senin, 25 Mei 2026 - 14:19 WIB

Blackout selesai, Penderitaan warga Medan Baru Dimulai; Tirtanadi Lempar Alasan : “Turbulensi Pipa”

Senin, 25 Mei 2026 - 14:11 WIB

Pemprop Sumut Gelontorkan Rp 7,7 M Buat Gedung Pelatihan BLK Simalungun, Tender Sudah Ramai

Senin, 25 Mei 2026 - 13:11 WIB

MA Batalkan SK Pelepasan Hutan 4.773 Ha di Asahan; Lahan Harusnya Kembali Jadi Hutan Negara

Senin, 25 Mei 2026 - 10:42 WIB

BPK Temukan Kerugian Ratusan Miliar di PT Perkebunan Sumut

Berita Terbaru