DPR Minta Audit Sistim Interkoneksi, Komnas HAM Sorot Hak Konsumen

- Jurnalis

Sabtu, 23 Mei 2026 - 13:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, SUARASUMUTONLINE.ID– Buntut blackout Sumatera yang melumpuhkan 10 provinsi, Komisi VII DPR mendesak Kementerian ESDM dan PLN melakukan audit menyeluruh terhadap sistem interkoneksi Sumatera.

“Kami tidak mau kejadian 22 Mei terulang. Audit harus terbuka, termasuk soal kesiapan cadangan dan jalur alternatif transmisi,” kata Anggota Komisi VII DPR, Mulyanto, Sabtu 23 Mei 2026.

DPR juga meminta PLN mempublikasikan peta titik rawan gangguan dan rencana mitigasi jangka pendek. Hasil audit ditargetkan masuk ke rapat kerja dengan DPR akhir Mei.

Komnas HAM: Pemadaman Melanggar Hak Dasar
Komnas HAM menyebut pemadaman massal lebih dari 12 jam berpotensi melanggar hak atas layanan dasar warga.

Baca Juga :  Pemerintah Resmi Teken Naskah DIM RUU KUHAP

“Rumah sakit, air bersih, komunikasi itu kebutuhan dasar. Negara wajib memastikan kontinuitasnya. Kalau gagal, harus ada evaluasi dan pertanggungjawaban,” ujar Komisioner Komnas HAM, Sandrayati Moniaga.

Komnas HAM mendorong PLN dan pemerintah menyiapkan standar kompensasi untuk pelanggan terdampak, terutama UMKM dan fasilitas kesehatan kecil yang tidak memiliki genset.

Pemerintah Daerah Ambil Langkah Darurat
Di Sumatera Utara, Gubernur Bobby Nasution menginstruksikan BPBD dan Dinas ESDM mendata kerugian warga dan UMKM. Pemkab Langkat sudah membuka posko pengaduan dan meminta PLN memprioritaskan penyalaan di area pasar dan puskesmas.

Sementara di Jambi, lokasi gangguan transmisi, tim investigasi gabungan PLN dan Kementerian ESDM masih melakukan asesmen kerusakan. Fokusnya memastikan jalur 275 kV Muara Bungo–Sungai Rumbai benar-benar aman sebelum dibebani penuh.

Baca Juga :  Banjir Mulai Surut, Kayu-Kayu Glonggongan Mulai di Evakuasi

PLN Janji Perbaikan Sistem
PLN menyatakan akan mempercepat proyek Sumatera Ring dan menambah gardu induk mobile di wilayah rawan. Namun, pejabat PLN mengakui penambahan jalur transmisi baru butuh waktu 2-3 tahun.

“Sementara ini kami maksimalkan pemeliharaan preventif dan pemangkasan pohon di jalur SUTET,” kata juru bicara PLN Sumut.

Masyarakat kini menunggu apakah janji percepatan itu cukup untuk mencegah blackout berikutnya, atau Sumatera akan kembali gelap saat badai berikutnya datang.

 

Penulis : B. Nasution

Follow WhatsApp Channel suarasumutonline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mahkamah Agung Kabulkan Kasasi Bambang Alias Bembeng, Vonis PT Medan Dibatalkan, Putusan PN Stabat Tetap Berlaku
Tukin Pegawai BGN Resmi Ditetapkan, Tertinggi Rp33,24 Juta per Bulan
Guru PPPK Daerah Bakal Jadi ASN Pusat, Wamendikdasmen: Kualitas Pendidikan Makin Kuat
Presiden Prabowo Lantik Suahasil Nazara Jadi Menkeu Gantikan Purbaya
58 Penerbangan di Kualanamu Terdampak Erupsi Anak Krakatau, Penumpang Tujuan Jakarta Tetap Bertahan
Wapres Gibran Perintahkan Proyek Pengendali Banjir dan Sabo Dam Hutanabolon Dikebut
Kemnaker Rancang UU Ketenagaankerja Baru, Tinggalkan UU Cipta Kerja
Mahfud MD Optimistis RUU Perampasan Aset Disahkan Desember 2026
Berita ini 35 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 17:19 WIB

Mahkamah Agung Kabulkan Kasasi Bambang Alias Bembeng, Vonis PT Medan Dibatalkan, Putusan PN Stabat Tetap Berlaku

Selasa, 15 September 2026 - 11:26 WIB

Tukin Pegawai BGN Resmi Ditetapkan, Tertinggi Rp33,24 Juta per Bulan

Selasa, 15 September 2026 - 11:03 WIB

Guru PPPK Daerah Bakal Jadi ASN Pusat, Wamendikdasmen: Kualitas Pendidikan Makin Kuat

Selasa, 15 September 2026 - 07:53 WIB

Presiden Prabowo Lantik Suahasil Nazara Jadi Menkeu Gantikan Purbaya

Senin, 7 September 2026 - 19:43 WIB

58 Penerbangan di Kualanamu Terdampak Erupsi Anak Krakatau, Penumpang Tujuan Jakarta Tetap Bertahan

Berita Terbaru

Olahraga

Tim Putra dan Putri Menang Telak di Olimpiade Catur 2026

Minggu, 20 Sep 2026 - 12:56 WIB

Olahraga

Tim Putra Tekuk Uganda di Olimpiade Catur

Sabtu, 19 Sep 2026 - 13:16 WIB