Diedarkan Lewat Ojol, Vape Narkoba di Apartemen Medan Dijual Rp 2,5 Juta

- Jurnalis

Selasa, 5 Mei 2026 - 09:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN, SUARASUMUTONLINE.ID – Vape yang mengandung narkoba yang digerebek dari apartemen di Medan, dijual mulai dari harga Rp 2,2 juta hingga Rp 2,5 juta. Pelaku memanfaatkan ojek online (ojol) untuk mengedarkan barang haram tersebut.

“Ini harga pasarnya estimasi Rp 2.200.000 sampai Rp 2.500.000 satu pieces,” kata Kasat Resnarkoba Polrestabes Medan Kompol Rafli Yusuf Nugraha saat konferensi pers, Senin (4/5).

Rafli mengatakan vape narkoba itu disimpan di dua kamar di lantai 8 dan 9 apartemen tersebut. Para pelaku telah melakukan aksi itu sejak Januari 2026.

Untuk diketahui, ada dua pelaku yang ditangkap, yakni FS (25) dan DH (26). Para pelaku biasanya tidak menjual vape narkoba itu secara langsung di apartemen. Namun, para pelaku memanfaatkan ojek online yang tidak mengetahui soal vape narkoba itu, untuk mengirimnya ke pembeli yang sudah memesan. Setiap bungkusnya, para pelaku mendapatkan untung Rp 500 ribu.

Baca Juga :  Polda Sumut Bongkar Judi Online Jaringan Kamboja, 19 Tersangka Ditangkap di Dua TKP

Rafli mengatakan barang haram ini dipasok dari Malaysia melalui perairan. Vape narkoba itu diedarkan ke Medan, Asahan, dan Langkat.

“Jadi, petugas sempat dikelabui bahwasannya si penjual atau pemilik gudang tadi mengisyaratkan bahwasannya apartemen itu bersih. Jadi, katanya boleh transaksi hanya di luar saja,” ujarnya.

Baca Juga :  Hadiri Konferensi Pers di Mapolres Tanjungbalai, Wakil Wali Kota  Apresiasi Jajaran Kepolisian dan Dukung Asta Cita Presiden Pemberantasan Narkoba

Vape Narkoba Berisi Kandungan Berbahaya

Perwira menengah Polri itu mengatakan vape narkoba jenis ice blue yang diamankan dari apartemen itu berisi kandungan etomidate. Selain itu, juga ada kandungan ketamine.

“Jadi, itu menimbulkan, seperti anestesi. sharing dengan para ahli, bahwasanya itu bisa menimbulkan relaksasi otot dan kecanduan. Untuk apartemen ini, sebenarnya dari pertanyaan, yang apartemen sendiri, dia menurut kadarnya bisa lebih cepat merusak organ otot dan paru-paru bagi para penggunanya,” pungkasnya.

 

Penulis : Yuli

Follow WhatsApp Channel suarasumutonline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polisi Tangkap 4 Pelaku Pembunuhan Lansia di Rumbai, Ditangkap di Aceh dan Binjai
Bandar Narkoba Dituntut 5 Tahun, Penjualnya 10 Tahun; Vonis PN Sibuhuan Bikin Nalar Publik Jungkir Balik 
Brimob Polda Sumut Patroli Skala Besar Sasar Titik Rawan Belawan
Anak Kadus Tanjung Sari Diduga Cabuli Anak di Bawah Umur
Polisi Temukan 75 Batang Ganja dan 4 Tersangka di Hutan Lindung Karo
Ambil Buah Sawit di Kawasan Hutan ditahan Polres, Mardan Hanafi Prapidkan Kapolres Palas
Polres Padang Lawas Tangkap Pengedar dan Pemakai Narkoba
Dilaporkan Aniaya Oknum Ormas, Siswi SMU Salapian Langkat Mohon Keadilan
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 21:12 WIB

Polisi Tangkap 4 Pelaku Pembunuhan Lansia di Rumbai, Ditangkap di Aceh dan Binjai

Rabu, 29 April 2026 - 07:07 WIB

Bandar Narkoba Dituntut 5 Tahun, Penjualnya 10 Tahun; Vonis PN Sibuhuan Bikin Nalar Publik Jungkir Balik 

Minggu, 26 April 2026 - 19:12 WIB

Brimob Polda Sumut Patroli Skala Besar Sasar Titik Rawan Belawan

Sabtu, 18 April 2026 - 20:10 WIB

Anak Kadus Tanjung Sari Diduga Cabuli Anak di Bawah Umur

Sabtu, 18 April 2026 - 18:57 WIB

Polisi Temukan 75 Batang Ganja dan 4 Tersangka di Hutan Lindung Karo

Berita Terbaru