Terbukti Pungli, Camat Medan Timur dan Lurah Aur Dicopot

- Jurnalis

Senin, 31 Agustus 2026 - 20:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN, SSOL.ID -Setelah melewati rangkaian pemeriksaan, Camat Medan Timur Fernanda dan Lurah Aur Erfin Hadi Syahputra akhirnya dicopot dari jabatannya.

Kedua Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemko Medan ini terbukti melakukan pungutan liar dan dijatuhi hukuman disiplin berat berupa pembebasan dari jabatannya menjadi jabatan pelaksana selama 12 (dua belas) bulan.

“Benar, Surat Keputusan (SK)-nya juga sudah ditandatangani Pak Wali hari ini. Sanksinya sama terhadap keduanya (Fernanda dan Erfin),” ucap Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Medan, Subhan Fajri Harahap, Senin (31/8/2026).

Baca Juga :  Kejari Labuhanbatu Naikan Status Korupsi Dana Hibah Gerakan Pramuka Kwartir Cabang Labuhanbatu

Subhan menegaskan, penjatuhan hukuman disiplin tersebut sudah melalui pemeriksaan oleh Tim Pemeriksa Ad Hoc serta tahapan administratif lainnya sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

“Ini bentuk komitmen Pemko Medan dalam menegakkan disiplin, integritas, kode etik, dan kode perilaku ASN secara konsisten. Artinya, kita tidak pandang bulu dalam menegakkan aturan,” tegasnya.

Untuk itu, Subhan mengingatkan seluruh ASN Pemko Medan untuk selalu menjaga integritas, profesionalitas, dan menghindari setiap tindakan yang bertentangan dengan kewajiban serta larangan sebagai ASN.

“Tidak ada toleransi terhadap pelanggaran disiplin dan penyalahgunaan kewenangan. Penanganannya juga kita lakukan transparan, ini komitmen kita,” katanya.

Baca Juga :  PW GHARIS Sumut Desak Kejatisu Audit Bupati Deli Serdang Terkait Pergeseran Anggaran Senilai Rp 503 Miliar

Subhan menjelaskan, Fernanda kini ditempatkan sebagai Penelaah Teknis Kebijakan pada Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Medan.

“Sementara Erfin Hadi Syahputra Hasibuan bertugas sebagai Penelaah Teknis Kebijakan pada Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Medan,” pungkasnya.

Untuk diketahui, Fernanda melakukan pungli dengan menjanjikan jabatan Eselon IV kepada sesama ASN Pemko Medan saat bertugas sebagai Plt Camat Medan Amplas.

Sedangkan Erfin Hadi Syahputra melakukan pungli terhadap kepala lingkungan (Kepling) di jajarannya dengan nominal Rp200-400 ribu. (*)

Penulis : Yuli

Follow WhatsApp Channel suarasumutonline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

IPTU Chalid Sitorus SH.MH Kapolsek Pagar Merbau Giat Subuh Berjama’ah Tingkatkan Keimanan dan Mencegah Kemungkaran
Heboh! Pengadaan Land Cruiser Rp2,7 Miliar di Dinkes Sumut Dipersoalkan, LIPPSU Desak Diperiksa
PTUN Medan Libatkan Kementerian PANRB dan Inspektorat Madina Kawal Eksekusi Putusan
Pemprov Sumut Bantu Rp8,6 Miliar untuk Rehabilitasi Irigasi Sawah di Gunung sitoli
Total Hadiah Rp50 Juta, 12 Tim Berebut Piala Bupati dan Wabup Sergai
Imigrasi Sumut Sapu Bersih Penghargaan di Bimtek PIMPASA 2026
Perkuat Sinergi Antar-APH, Kalapas Sibolga Kunjungi Polres Sibolga
Pemkab Deli Serdang Rencanakan Relokasi 11 Rumah di Galang yang Hanyut Akibat Luapan Sungai Ular
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 18:36 WIB

IPTU Chalid Sitorus SH.MH Kapolsek Pagar Merbau Giat Subuh Berjama’ah Tingkatkan Keimanan dan Mencegah Kemungkaran

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 17:13 WIB

Heboh! Pengadaan Land Cruiser Rp2,7 Miliar di Dinkes Sumut Dipersoalkan, LIPPSU Desak Diperiksa

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 16:21 WIB

PTUN Medan Libatkan Kementerian PANRB dan Inspektorat Madina Kawal Eksekusi Putusan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 15:31 WIB

Pemprov Sumut Bantu Rp8,6 Miliar untuk Rehabilitasi Irigasi Sawah di Gunung sitoli

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 15:29 WIB

Total Hadiah Rp50 Juta, 12 Tim Berebut Piala Bupati dan Wabup Sergai

Berita Terbaru