Tolak Pilkada Melalui DPRD, Hasyim: Tidak Ada Jaminan Kepala Daerah Tidak Korupsi

- Jurnalis

Senin, 12 Januari 2026 - 18:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN, SUARASUMUTONLINE.ID – Sekretaris Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sumatera Utara (Sumut), Hasyim, menilai wacana pemilihan kepala daerah (Pilkada) melalui DPRD tidak menjamin lahirnya pemimpin daerah yang bersih dari praktik korupsi.

Pernyataan tersebut disampaikannya menanggapi sikap PDIP yang sebelumnya secara tegas menolak gagasan Pilkada dilakukan melalui DPRD.

“Tidak ada jaminan bahwa kepala daerah yang dipilih oleh DPRD tidak akan korup. Karena itu, tidak ada alasan yang sah untuk mengubah pemilihan kepala daerah langsung menjadi pemilihan oleh DPRD,” ujarnya, Minggu (10/1).

Menurutnya, sikap PDIP menolak Pilkada tidak langsung merupakan langkah yang tepat demi menjaga nilai-nilai demokrasi. Ia menegaskan Pilkada secara langsung adalah hak politik rakyat sekaligus salah satu capaian penting era reformasi.

Baca Juga :  Inflasi Sumut Masih Tertinggi Per Oktober 2025

“Pemilihan langsung adalah wujud kedaulatan rakyat. Mengembalikan pilkada ke DPRD merupakan bentuk kemunduran demokrasi yang berpotensi merusak prinsip dasar kedaulatan rakyat,” kata mantan Ketua DPRD Kota Medan itu.

Menyikapi fenomena korupsi, Ia menepis anggapan tingginya kasus korupsi kepala daerah disebabkan oleh sistem pemilihan langsung. Menurutnya, terdapat banyak cara untuk menekan praktik korupsi tanpa harus mencabut hak pilih rakyat.

“Salah satu upaya penting adalah terus mengedukasi masyarakat agar menolak politik uang. Jika politik uang bisa ditekan, kualitas demokrasi dan kepemimpinan juga akan meningkat,” ucapnya.

Ketua DPC PDIP Kota Medan itu menilai Pilkada melalui DPRD justru berisiko mengembalikan demokrasi ke tangan elite dan membuka ruang lebar bagi praktik politik transaksional. Padahal, demokrasi sejatinya tidak boleh dibatasi hanya pada kesepakatan segelintir orang.

Baca Juga :  Ketua BKD DPRD Medan Apresiasi Langkah Rico Waas Tanggung Biaya Korban Begal

Ia menambahkan, kepala daerah yang dipilih langsung oleh rakyat memiliki legitimasi yang lebih kuat, serta keberanian untuk berpihak kepada kepentingan publik. Sebaliknya, tanpa mandat rakyat, kekuasaan berpotensi kehilangan arah dan tanggung jawab moral.

“Bung Karno telah menegaskan kedaulatan berada di tangan rakyat. Pemilihan langsung adalah cara paling jujur untuk menjaga demokrasi. Ketika hak pilih rakyat dicabut, demokrasi kehilangan jiwanya,” tuturnya.

Atas dasar itu, ia bersama PDIP menegaskan komitmennya untuk berdiri bersama rakyat dalam menjaga hak pilih dan menolak segala bentuk pelemahan demokrasi.

“Ini bukan hanya soal PDIP, tetapi soal hak-hak konstitusional rakyat. Kami menolak kembalinya pemilihan kepala daerah melalui DPRD,” ucapnya.

Penulis : Yuli

Follow WhatsApp Channel suarasumutonline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Warga Sambut Gembira Rencana Perbaikan Jalan di Depan SMAN 21 Medan oleh Dinas SDABMBK kota Medan
Kemenimipas Tinjau Klinik, Dapur Sehat dan Program Pembinaan di Rutan Kelas I Medan
Pangdam I/BB dan Wali Kota Medan Resmikan Jembatan Perintis Garuda, Akses Polonia-Johor-Maimun Kembali Terbuka
Diduga Langgar Kode Etik, Oknum ASN Pemko Medan Diperiksa Inspektorat
Rico Waas Ultimatum Dirut PUD Pasar: Tinggalkan Cara Lama, Jadikan Perusahaan Mesin Pencetak PAD
Jalan Veteran Pasar 9 Mulai Dibeton Agustus, Dinas BMBKCK Sumut
Diduga Rugikan PAD, Bangunan di Jalan Tangkul dan Budi Utomo Disorot, Jumlah Unit Diduga Tak Sesuai PBG
Pemko Medan Targetkan 10.000 CCTV, Tahap Awal 2.000 Unit Masuk P-APBD 2026
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 08:43 WIB

Warga Sambut Gembira Rencana Perbaikan Jalan di Depan SMAN 21 Medan oleh Dinas SDABMBK kota Medan

Rabu, 29 Juli 2026 - 13:13 WIB

Kemenimipas Tinjau Klinik, Dapur Sehat dan Program Pembinaan di Rutan Kelas I Medan

Rabu, 29 Juli 2026 - 12:04 WIB

Pangdam I/BB dan Wali Kota Medan Resmikan Jembatan Perintis Garuda, Akses Polonia-Johor-Maimun Kembali Terbuka

Rabu, 29 Juli 2026 - 11:53 WIB

Diduga Langgar Kode Etik, Oknum ASN Pemko Medan Diperiksa Inspektorat

Rabu, 29 Juli 2026 - 11:52 WIB

Rico Waas Ultimatum Dirut PUD Pasar: Tinggalkan Cara Lama, Jadikan Perusahaan Mesin Pencetak PAD

Berita Terbaru

Berita

Dinas SDABMBK Medan Jemput Bola Tangani Infrastruktur

Jumat, 7 Agu 2026 - 21:03 WIB