Dinkes Medan Diminta Tekan Kasus ISPA

- Jurnalis

Sabtu, 22 November 2025 - 18:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN, SUARASUMUTONLINE. ID – Angka kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di Kota Medan melonjak di Bulan Oktober 2025, yakni mencapai 42.643 kasus. Angka ini naik tajam dari jumlah kasus ISPA di Kota Medan pada September 2025 yang berada di angka 30.952 kasus.

Menanggapi hal ini, Sekretaris Komisi II DPRD Kota Medan, H. Iswanda Ramli alias Nanda Ramli, meminta Pemerintah Kota (Pemko) Medan melalui Dinas Kesehatan untuk fokus menekan angka ISPA tersebut.

“Kasus ISPA melonjak di Kota Medan pada Oktober lalu, mencapai lebih dari 42 ribu kasus. Kita minta Dinkes Medan untuk fokus menekan angka ISPA tersebut,” ucap Nanda Ramli Jumat (21/11).

Dikatakan Nanda, kasus ISPA paling banyak menyerang anak-anak dan lansia. Terbukti, jumlah pasien rawat inap pada sejumlah rumah sakit di Kota Medan cukup tinggi di Bulan Oktober lalu dan didominasi oleh anak-anak serta lansia.

“Harus dilakukan langkah preventif yang benar-benar efektif untuk menekan angka ISPA di Kota Medan, khususnya terhadap anak-anak dan lansia,” ujar Ketua Fraksi Demokrat DPRD Medan itu.

Baca Juga :  Serap Aspirasi Warga, Air Bersih pun Mengalir ke 300 Rumah di Jalan Tuba 3

Nanda Ramli berharap, Dinkes Medan melalui perangkatnya hingga ke tingkat puskesmas dapat terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat tentang pentingnya kembali menjaga protokol kesehatan.

“Khususnya kepada masyarakat yang sedang sakit agar tetap menggunakan masker serta menjaga pola hidup bersih dan sehat,” katanya.

Selain itu, Nanda Ramli juga meminta Dinkes Medan untuk memperkuat fungsi puskesmas dalam memberikan pelayanan kesehatan dasar kepada masyarakat.

“Dengan penanganan yang tepat di tingkat puskesmas, jumlah pasien di rumah sakit dapat ditekan semaksimal mungkin. Pencegahan di tingkat puskesmas sangat penting untuk diperkuat,” tuturnya.

Nanda pun memberikan apresiasi kepada Dinkes Medan yang sudah berusaha untuk menekan angka ISPA di Kota Medan lewat surat imbauan.

“Berdasarkan informasi dari Dinkes Medan, di November ini angka ISPA sudah melandai, jauh turun dibandingkan Oktober lalu. Kita berharap, kedepan kasus ISPA di Kota Medan dapat terus menurun,” tutupnya.

Sebelumnya diberitakan, angka kasus ISPA di Kota Medan melonjak pada Oktober 2025. Tercatat sepanjang Bulan Oktober 2025, ISPA di Kota Medan mencapai 42.643 kasus. Angka ini melonjak tajam dari September 2025 yang tercatat sebanyak 30.952 kasus dan Agustus 2025 sebanyak 25.715 kasus.

Baca Juga :  Peringatan Tahun Baru Islam 1447 H Rico Waaa : " Bersinergi Bangun Masyarakat Beradab, Damai, Penuh Kepedulian

Sepanjang Oktober 2025, ISPA di Kota Medan tercatat hingga 42.643 kasus. Angka ini tertinggi sepanjang Januari – Oktober 2025,” ucap Plt Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Medan, dr Irliyan Saputra Sp.OG akhir pekan lalu.

Meskipun begitu, kata dokter spesialis kandungan yang akrab disapa Putra itu, kasus ISPA di Kota Medan sudah melandai di Bulan November 2025 ini.

“Secara data kita belum merekap di Bulan November ini. Tetapi yang pasti, jumlah kasus ISPA di Kota Medan pada November ini sudah melandai dibandingkan bulan lalu,” ujarnya.

Diterangkan Putra, angka Bed Occupancy Rate (BOR) pada sejumlah rumah sakit di Kota Medan terbilang tinggi pada Bulan Oktober lalu.

Bulan ini angka BOR rumah sakit di Kota Medan sudah jauh menurun. Walaupun mungkin masih terbilang tinggi, tetapi secara keseluruhan angka itu terbilang menurun cukup jauh. Grafiknya sudah melandai, dan kita harapkan akan terus melandai di Bulan Desember nanti,” pungkasnya.

Penulis : Youloe

Follow WhatsApp Channel suarasumutonline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sofyan Tan Kenang Hj Ani Idrus, Tokoh Pers dan Pendiri STIK-P Medan
BULOG Sumut Salurkan 2.635 Ton Beras untuk Korban Banjir dan Longsor
Picu Banjir di Kelurahan Harjosari, Lebar Sungai Batuan Tinggal 2,5 Meter
BPK Temukan Belanja Dana BOSP SMKN 1 Dolok Masihul Tak Sesuai Kondisi Senyatanya Rp142.451.987
SolusiPro–Cancrest Resmi Jalin Kemitraan Global: Perluas Peluang UMKM, Tenaga Kerja, dan Pendidikan Indonesia ke Panggung Internasional
Yayasan Islam Terpadu Nurul Ilmi Kolaborasi dengan SSOL.ID serahkan Bantuan Pada Korban Banjir
Srikandi Pena Nusantara Bersatu Salurkan Bantuan Untuk Korban Banjir
Hasyim Desak Pemerintah Tetapkan Banjir dan Longsor di Sumut Jadi Bencana Nasional
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 13 Desember 2025 - 14:45 WIB

Sofyan Tan Kenang Hj Ani Idrus, Tokoh Pers dan Pendiri STIK-P Medan

Kamis, 11 Desember 2025 - 21:48 WIB

BULOG Sumut Salurkan 2.635 Ton Beras untuk Korban Banjir dan Longsor

Rabu, 10 Desember 2025 - 10:23 WIB

Picu Banjir di Kelurahan Harjosari, Lebar Sungai Batuan Tinggal 2,5 Meter

Selasa, 9 Desember 2025 - 13:29 WIB

BPK Temukan Belanja Dana BOSP SMKN 1 Dolok Masihul Tak Sesuai Kondisi Senyatanya Rp142.451.987

Selasa, 9 Desember 2025 - 13:23 WIB

SolusiPro–Cancrest Resmi Jalin Kemitraan Global: Perluas Peluang UMKM, Tenaga Kerja, dan Pendidikan Indonesia ke Panggung Internasional

Berita Terbaru

Nasional

Mahfud MD: Lebih dari 90 Persen Anggota Polri Masih Baik

Sabtu, 13 Des 2025 - 14:43 WIB