Usai di Tahan KPK, Wakil Bupati Langkat Nangis Saat di Wawancara

- Jurnalis

Jumat, 3 Juli 2026 - 19:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LANGKAT, SSOL.ID- Operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang menyeret Bupati Langkat Syah Afandin tak hanya mengguncang roda pemerintahan, tetapi juga menyisakan suasana haru di lingkungan Pemerintah Kabupaten Langkat.

Wakil Bupati Langkat Tiorita Br Surbakti terlihat tak mampu membendung air mata saat dimintai tanggapan oleh wartawan terkait diamankannya Syah Afandin oleh KPK. Momen emosional itu terjadi usai acara nonton bareng Piala Dunia di Jentera Malay, Rumah Dinas Bupati Langkat, Jumat (3/7).

Dengan suara bergetar dan mata berkaca-kaca, Tiorita memilih menghormati proses hukum yang sedang berjalan seraya mengedepankan asas praduga tak bersalah.

“Saya menghormati asas praduga tak bersalah. Saya hanya bisa berdoa, khususnya untuk Kabupaten Langkat, semoga Pak Bupati selalu berada dalam lindungan Allah SWT, pesan saya pak bupati sehat- sehat selalu, dan seluruh keluarga di beri kesabaran,” kata Tiorita sebelum akhirnya menangis di hadapan wartawan.

Ia berharap Kabupaten Langkat tetap kuat, terus maju, dan masyarakat tetap memperoleh pelayanan pemerintahan dengan baik.

“Langkat harus kuat dan maju, agar lebih baik dan sejahtera. Saya tidak tahu sampai detik ini di mana keberadaan Pak Bupati,” ujarnya.

Baca Juga :  Bentrok Warga dan TNI AL Warnai Penertiban Lahan Garapan PTPN II di Deli Serdang

Tiorita juga menyampaikan doa dan dukungan moral kepada keluarga Syah Afandin agar tetap tabah menghadapi cobaan tersebut.

Ia mengungkapkan, pertemuan terakhirnya dengan Bupati terjadi dua hari sebelumnya saat peringatan Hari Bhayangkara.

“Terakhir saya bertemu saat Hari Bhayangkara. Aduh… saya sudah tidak bisa bicara lagi. Semoga Pak Bupati sehat, jaga kesehatan dan terus berdoa,” katanya sembari menahan tangis.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Langkat, Amril, yang turut berada di lokasi, memilih tidak memberikan komentar terkait operasi senyap KPK tersebut.

Operasi tangkap tangan KPK yang berlangsung di wilayah Langkat, Binjai, dan Medan mengguncang panggung politik Sumatera Utara. Sebanyak tujuh orang diamankan dalam operasi tersebut.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menjelaskan, tujuh orang yang diamankan terdiri atas Bupati Langkat Syah Afandin, seorang aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Langkat, serta lima orang dari pihak swasta.

“Ketujuh orang tersebut diamankan di wilayah Langkat, Binjai, dan Medan, kemudian dibawa ke Jakarta untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Gedung Merah Putih KPK,” kata Budi Prasetyo di Jakarta, Jumat (3/7).

Baca Juga :  PLN Padamkan Listrik 4,5 Jam di Jalan Denai & Menteng 7 Medan, Kamis 25 Juni 2026

Dalam operasi tersebut, KPK juga menyita barang bukti berupa uang tunai senilai ratusan juta rupiah yang diduga berkaitan dengan praktik suap.

Berdasarkan keterangan sementara KPK, perkara yang sedang ditangani berkaitan dengan dugaan suap berupa fee proyek pengadaan meubeler di Dinas Pendidikan serta Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) Kabupaten Langkat Tahun Anggaran 2025.

Penyidik menduga praktik pemberian fee proyek tidak hanya terjadi pada satu kegiatan, tetapi berlangsung setiap kali proyek dijalankan. Dugaan tersebut masih terus didalami melalui pemeriksaan terhadap para pihak yang diamankan maupun saksi lainnya.

“Kami tidak menutup kemungkinan akan memeriksa pihak-pihak lain untuk mengembangkan penyidikan,” kata Budi Prasetyo.

Pantauan di Kantor Bupati Langkat di Jalan Proklamasi, Kecamatan Stabat, telah dipasangi segel KPK pada tiga pintu akses menuju ruang kerja Bupati. Penyegelan tersebut menandai area itu berada dalam pengawasan penyidik untuk kepentingan proses hukum.

Sejumlah wartawan yang meliput di lokasi sempat diingatkan petugas Satpol PP agar tidak mendekati area yang telah disegel demi menjaga sterilitas lokasi penyelidikan.

 

Penulis : Yuli

Follow WhatsApp Channel suarasumutonline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pelajar Deli Serdang Raih 2 Emas dan 2 Perunggu Di Ajang Southeast Asia Olympiad Championship and Sustainable Tourism Workshop 2026 Malaysia
Jaga Langit Palas Tetap Biru” Kodim 0212/Tapsel, Polres Palas dan BPBD Gelar Apel Kesiapsiagaan Karhutla
Anggota DPRD Sumut Dhody Thahir Ditetapkan sebagai Tersangka dalam Kasus Dugaan Pemalsuan Surat
Dialog Kemerdekaan 81 Tahun, Sutrisno Pangaribuan Sebut Rakyat Terjajah Namun Di Paksa Bahagia
Bukan Mobil Jabatan Semua, Sekwan Beberkan Status Mobil Dinas Wong Con Sen
Publik Menanti, 3 Tewas Ledakan Grand Polonia, Tersangka Minggu Depan Diumumkan
Brigjen Pol Naek Pamen Simanjuntak Resmi Jabat Wakapolda Sumut
Satgas PETI Madina Matangkan Personel untuk Penindakan Tambang Ilegal
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 17:32 WIB

Pelajar Deli Serdang Raih 2 Emas dan 2 Perunggu Di Ajang Southeast Asia Olympiad Championship and Sustainable Tourism Workshop 2026 Malaysia

Minggu, 23 Agustus 2026 - 17:08 WIB

Jaga Langit Palas Tetap Biru” Kodim 0212/Tapsel, Polres Palas dan BPBD Gelar Apel Kesiapsiagaan Karhutla

Minggu, 23 Agustus 2026 - 17:05 WIB

Anggota DPRD Sumut Dhody Thahir Ditetapkan sebagai Tersangka dalam Kasus Dugaan Pemalsuan Surat

Minggu, 23 Agustus 2026 - 14:39 WIB

Dialog Kemerdekaan 81 Tahun, Sutrisno Pangaribuan Sebut Rakyat Terjajah Namun Di Paksa Bahagia

Minggu, 23 Agustus 2026 - 11:58 WIB

Bukan Mobil Jabatan Semua, Sekwan Beberkan Status Mobil Dinas Wong Con Sen

Berita Terbaru