Menko AHY Resmi Tutup Rakernas XVIII APEKSI, Perkuat Sinergi Pusat-Daerah Bangun Kota Tangguh

- Jurnalis

Jumat, 3 Juli 2026 - 19:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN, SSOL.ID – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono, resmi menutup Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVIII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI)Tahun 2026 di Grand City Hall Medan, Kamis (2/7).

Penutupan Rakernas yang dipusatkan di Kota Medan itu menandai berakhirnya rangkaian forum para wali kota se-Indonesia yang menghasilkan berbagai rekomendasi strategis bagi pembangunan perkotaan sekaligus mempertegas komitmen sinergi pemerintah pusat dan daerah dalam menyukseskan pembangunan nasional.

Acara penutupan turut dihadiri Ketua Dewan Pengurus APEKSI sekaligus Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas selaku tuan rumah, Anggota DPR RI Muhammad Lokot Nasution, Komisaris Independen PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk Pietra Machreza Paloh, Direktur Eksekutif APEKSI Alwis Rustam, Wali Kota se-Indonesia, Wakil Wali Kota Medan H. Zakiyuddin Harahap, serta Sekretaris Daerah Kota Medan Wiriya Alrahman.

Dalam sambutannya, AHY menegaskan bahwa pembangunan kota-kota yang tangguh hanya dapat diwujudkan melalui kolaborasi yang erat antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah.

Menurutnya, Rakernas APEKSI merupakan forum strategis karena mempertemukan para wali kota yang memahami secara langsung kebutuhan dan persoalan masyarakat di daerah.

“Kami ingin membangun semangat kolektif antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Kota-kota yang tangguh akan menjadi fondasi penting bagi pembangunan Indonesia,” ujar AHY.

Ia mengatakan, kawasan perkotaan saat ini menghadapi berbagai tantangan, mulai dari arus urbanisasi, meningkatnya kepadatan permukiman, kemacetan, pengelolaan sampah, banjir, hingga kesenjangan sosial dan ekonomi. Karena itu, pembangunan infrastruktur yang terintegrasi harus terus diperkuat untuk meningkatkan konektivitas antarwilayah, mengurangi ketimpangan pembangunan, sekaligus menciptakan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru.

Baca Juga :  Wakapoldasu "Tambang Emas Ilegal di Madina Telah Beroperasi Selama Dua Pekan"

Selain infrastruktur, AHY juga menekankan pentingnya pendekatan berbasis riset, inovasi, dan teknologi dalam pembangunan kota. Ia berharap APEKSI terus menjadi wadah bagi pemerintah kota untuk saling belajar, bertukar pengalaman, serta memperkuat kolaborasi dalam menghadapi tantangan pembangunan perkotaan.

Sementara itu, Rico Waas menyampaikan apresiasi kepada seluruh kepala daerah, pemerintah pusat, panitia, dan masyarakat yang telah menyukseskan penyelenggaraan Rakernas XVIII APEKSI di Kota Medan. Menurutnya, pelaksanaan Rakernas tahun ini memiliki makna yang sangat istimewa karena bertepatan dengan Hari Jadi Kota Medan ke-436 yang diperingati pada 1 Juli 2026.

“Kehadiran Bapak dan Ibu sekalian memberikan kebanggaan yang sangat luar biasa bagi Kota Medan. Apalagi perhelatan ini bertepatan dengan perayaan Hari Jadi Kota Medan ke-436. Ini adalah kado terindah dan terbaik bagi kami,” kata Rico Waas.

Rico Waas menjelaskan, Rakernas XVIII APEKSI tidak hanya menjadi forum bagi para wali kota, tetapi juga menghadirkan berbagai kegiatan kolaboratif yang melibatkan perangkat daerah, akademisi, pelaku usaha, hingga generasi muda. Salah satunya melalui program Youth City Changers (YCC) yang menjadi ruang bagi delegasi muda dari berbagai kota untuk bertukar gagasan dan menawarkan inovasi bagi pembangunan daerah.

Selain itu, selama Rakernas juga digelar Forum Bappeda, Forum Pangan, Forum Lingkungan Hidup, Forum Komunikasi dan Informatika, serta Forum Investasi. Berbagai forum tersebut menghasilkan masukan dan rekomendasi strategis untuk memperkuat pembangunan perkotaan.

Menurut Rico Waas, para wali kota juga menyepakati sejumlah rekomendasi yang akan disampaikan kepada pemerintah pusat. Rekomendasi tersebut meliputi peningkatan kualitas pelayanan publik, percepatan transformasi digital pemerintahan, penguatan ketahanan pangan dan mitigasi bencana, pembangunan infrastruktur perkotaan yang berkelanjutan, serta penguatan pertumbuhan ekonomi daerah.

Baca Juga :  Di Sumut, Proyek Pengolahan Sampah jadi Energi Listrik Dimulai 2026

“Insyaallah, mudah-mudahan seluruh rekomendasi dari Rakernas XVIII APEKSI ini benar-benar membawa manfaat nyata serta dampak yang baik bagi bangsa kita, Indonesia,” ungkapnya dalam kegiatan yang diwarnai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman antara PT BTN dengan APEKSI itu.

Pada kesempatan yang sama, Eri Cahyadi menegaskan komitmen seluruh pemerintah kota yang tergabung dalam APEKSI untuk menjadi mitra strategis pemerintah pusat dalam menyukseskan berbagai program nasional.

Menurutnya, APEKSI tidak hanya menjadi wadah silaturahmi para wali kota, tetapi juga forum untuk menyampaikan kondisi riil di daerah sekaligus menawarkan solusi terhadap berbagai persoalan pembangunan.

“Kami di APEKSI mendukung penuh Program Strategis Nasional. Namun kami juga ingin menyampaikan kondisi yang sebenarnya terjadi di daerah sekaligus memberikan solusi agar seluruh program pemerintah pusat dapat berjalan dengan baik,” ujar Eri.

Ia mencontohkan Program Makan Bergizi Gratis yang dinilai akan berjalan lebih efektif apabila pemerintah kota dilibatkan sejak tahap perencanaan hingga pelaksanaan.

Eri juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Medan atas suksesnya penyelenggaraan Rakernas XVIII APEKSI.

“Terima kasih kepada Mas Rico Waas beserta seluruh jajaran Pemerintah Kota Medan. Rakernas APEKSI kali ini luar biasa dan akan menjadi kenangan indah bagi kami. Ini membuat kami ingin kembali lagi ke Kota Medan,” ucapnya.

Pada penutupan Rakernas tersebut, Eri Cahyadi mengumumkan bahwa Kota Bandung ditetapkan sebagai tuan rumah Rakernas XIX APEKSI Tahun 2027. Ia berharap seluruh rekomendasi yang dihasilkan dalam Rakernas XVIII APEKSI dapat menjadi bahan pertimbangan pemerintah pusat dalam memperkuat pembangunan kota-kota di Indonesia sekaligus mempererat sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah.

 

 

Penulis : Yuli

Follow WhatsApp Channel suarasumutonline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

30 Jamaah Umroh Asal Madina Terlantar di Bandara KNO, GRIB Jaya Madina Kutuk Travel Sultan Andalus Haromain
Paman Gubsu Benny Sinomba Siregar Mutasi dari Kadis Perpustakaan Medan ke Pemprov Sumut
Purbaya Pastikan Alih Status Guru PPPK ke Pusat Tak Bikin Jebol APBN
Wakil Wali Kota Tanjungbalai Lantik 26 Pejabat, Tekankan Pelayanan Cepat dan Tanggap Bencana
Wali Kota Tanjungbalai Dorong Paskibraka Jadi Pemimpin Masa Depan yang Berprestasi
Pertahankan Tradisi Sejak 1978, Kades Paluh Sibaji Nasri Gelar Lomba Dayung Sampan Semarakkan HUT RI ke-81
Hujan Deras dan Angin Kencang Sebabkan Pohon Tumbang dan Listrik Padam di Medan
KIP Sumut Puji Langkah Kanwil Kemenag Sumut Dalam Keterbukaan Informasi
Berita ini 31 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 11:41 WIB

30 Jamaah Umroh Asal Madina Terlantar di Bandara KNO, GRIB Jaya Madina Kutuk Travel Sultan Andalus Haromain

Kamis, 20 Agustus 2026 - 07:42 WIB

Paman Gubsu Benny Sinomba Siregar Mutasi dari Kadis Perpustakaan Medan ke Pemprov Sumut

Rabu, 19 Agustus 2026 - 21:16 WIB

Wakil Wali Kota Tanjungbalai Lantik 26 Pejabat, Tekankan Pelayanan Cepat dan Tanggap Bencana

Rabu, 19 Agustus 2026 - 21:07 WIB

Wali Kota Tanjungbalai Dorong Paskibraka Jadi Pemimpin Masa Depan yang Berprestasi

Rabu, 19 Agustus 2026 - 10:44 WIB

Pertahankan Tradisi Sejak 1978, Kades Paluh Sibaji Nasri Gelar Lomba Dayung Sampan Semarakkan HUT RI ke-81

Berita Terbaru