Pelni Medan Bantah Tahan Kontainer Bantuan Kemanusiaan di Belawan

- Jurnalis

Selasa, 30 Desember 2025 - 19:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN, SUARASUMUTONLINE.ID -PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) Cabang Medan membantah kabar penahanan dua unit kontainer bantuan kemanusiaan milik Relawan Malang Raya dan Gimbal Alas di Pelabuhan Belawan. Informasi ini diketahui setelah viral di media sosial.

Kepala Cabang PT Pelni Medan, Harianto Sembiring, menegaskan bahwa informasi yang beredar tidak sesuai dengan fakta di lapangan.

“Kami sudah melakukan pertemuan bersama BPBD Sumut dan Relawan Gimbal, ternyata terjadi kesalahpahaman informasi. Kesalahan itu bukan di Pelni. Tugas Pelni hanya mengangkut barang dari Surabaya ke Belawan. Itu sudah kami selesaikan dengan baik,” katanya pada Mistar saat dikonfirmasi, Selasa (30/12).

Baca Juga :  Tersangka Penggelapan Emas di Aceh Singkil Belum Ditahan Oleh Penyidik

la menjelaskan, dua kontainer bantuan tersebut sebelumnya sudah tiba di Pelabuhan Belawan selama tiga hari. Namun, setelah tiga hari tidak ada satu pun pihak yang mengambil bantuan tersebut.

“Karena tidak ada yang mengambil, kami melaksanakan sesuai arahan kantor pusat, barang itu kemudian kami serahkan ke BPBD Sumut. Setelah diserahkan, muncul anggapan seolah-olah barang itu ditahan. Padahal, sebenarnya sudah berada di gudang penerima BPBD agar selanjutnya disalurkan,” ucapnya.

Dilanjutkannya, PT Pelni sama sekali tidak melakukan pungutan biaya apa pun dalam pengiriman bantuan tersebut. Termasuk tidak adanya biaya pengangkutan dari Surabaya yang merupakan asal bantuan, hingga di Pelabuhan Belawan.

Baca Juga :  Arif Tampubolon, " Pergeseran Anggaran Jalur Priksa Gubsu dan Tim Transisi Bobby Nasution

“Kami tidak menahan barang dan tidak pernah meminta pungutan satu rupiah pun. Pengiriman dari Surabaya ke Belawan sepenuhnya gratis dan sesuai perintah kantor pusat. Tidak ada biaya yang dibebankan kepada pengirim,” ujarnya.

Melalui pernyataan ini, Pelni berharap tidak ada lagi kesalahpahaman di tengah masyarakat terkait distribusi bantuan kemanusiaan, serta memastikan komitmen perusahaan dalam mendukung penyaluran bantuan bagi masyarakat yang membutuhkan.

Penulis : Yuli

Follow WhatsApp Channel suarasumutonline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pola Banjir Berubah di Medan Maimun; Seminggu Bisa 3 Kali, Tak Perlu Hujan
Elfenda Ananda, “Alasan Pemblokiran Rekening Aktivis Pati Oleh Bank Mandiri Terlalu Dibuat-buat” 
Kabut Asap Karhutla dari Riau Mulai Selimuti Labuhanbatu Raya, Warga Diminta Pakai Masker
Pemko Tanjungbalai Terima 292 Unit Alat Tangkap Ikan dari Pemprovsu untuk Nelayan Teluk Nibung
Ratusan Juta Mubazir! Pasar Baru Serbelawan Sepi Peminat
Galian C di Pematang Panjang Digerebek, Legalitas Lokasi Lain Dipertanyakan
Belum Genap Sebulan, Proyek Drainase Rp30 M Dinas Bina Marga Provsu Retak
Bupati Deli Serdang Apresiasi Siswa SMPN 2 Lubuk Pakam Berprestasi Meski Kondisi Kesehatan Terbatas
Berita ini 38 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 12:35 WIB

Pola Banjir Berubah di Medan Maimun; Seminggu Bisa 3 Kali, Tak Perlu Hujan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 08:38 WIB

Elfenda Ananda, “Alasan Pemblokiran Rekening Aktivis Pati Oleh Bank Mandiri Terlalu Dibuat-buat” 

Rabu, 26 Agustus 2026 - 06:41 WIB

Kabut Asap Karhutla dari Riau Mulai Selimuti Labuhanbatu Raya, Warga Diminta Pakai Masker

Selasa, 25 Agustus 2026 - 10:45 WIB

Pemko Tanjungbalai Terima 292 Unit Alat Tangkap Ikan dari Pemprovsu untuk Nelayan Teluk Nibung

Selasa, 25 Agustus 2026 - 10:30 WIB

Ratusan Juta Mubazir! Pasar Baru Serbelawan Sepi Peminat

Berita Terbaru