Kajati Sumut Muhibuddin Masuk Tim Penyidik Khusus Kasus Eks Jampidsus

- Jurnalis

Sabtu, 18 Juli 2026 - 09:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN, SSOL.ID- Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kajati Sumut) Muhibuddin dipercaya Kejaksaan Agung menjadi salah satu anggota tim penyidik khusus. Tim ini bertugas menangani perkara dugaan korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang menjerat mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah.

Muhibuddin merupakan satu dari sembilan jaksa senior yang ditunjuk Kejagung. Sebagian besar anggota tim diketahui merupakan mantan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Sebagian besar mantan penyidik KPK, yang lain juga senior semua. Bintang semua ini,” kata Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung Anang Supriatna.

Baca Juga :  Kapolres Tebing Tinggi Ungkap 3 Kasus Kejahatan Siber, Judol hingga Video Porno

Penunjukan jaksa dari luar lingkungan Jampidsus dilakukan untuk menjaga independensi dan menghindari potensi konflik kepentingan dalam penyidikan. Tim tersebut akan bekerja setelah Kejagung menerima pelimpahan perkara dari Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Polri.

Rekam jejak Muhibuddin
Muhibuddin lahir di Medan, 1968. Ia merupakan putra asli Peudada, Bireuen, Aceh dan lulusan Fakultas Hukum serta Magister Hukum Universitas Syiah Kuala.

Sebelum menjabat Kajati Sumut sejak April 2026, ia pernah menjadi Kajati Sumatera Barat. Di Kejagung, ia pernah menjabat Direktur Pelanggaran HAM Berat pada Jampidsus.

Pengalaman lain yang menonjol adalah 10 tahun bertugas sebagai penyidik KPK, termasuk sebagai Koordinator Bidang Pelacakan Aset dan Eksekusi. Ia juga pernah menjadi Atase Hukum KBRI Riyadh pada 2014.

Baca Juga :  Di Duga Hasil Pembalakan Liar, Tumpukan Gelondongan Kayu Milik PT. Tanjung Timberindo Industry, Dipertanyakan, Masyarakat Masih Menunggu Aksi Poldasu

Setelah kembali ke tanah air, Muhibuddin mengisi sejumlah posisi strategis seperti Kasubdirektorat Pendapat Hukum Jamdatun, Koordinator Bidang Datun, Asisten Tindak Pidana Umum Kejati Aceh, hingga Wakil Kepala Kejati Aceh.

“Benar, Bapak Kajati Sumut selama 10 tahun menjadi penyidik KPK,” ujar Kasi Penkum Kejati Sumut Rizaldi.

Pengalaman panjang di bidang pemberantasan korupsi dinilai menjadi alasan utama Muhibuddin dipilih masuk tim khusus tersebut.

 

Penulis : Dt.

Sumber Berita: Wahyu Danil

Follow WhatsApp Channel suarasumutonline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diduga Ilegal, Warga Minta Galian Batuan di Lau Seprang Dihentikan
Eks Kadinsos Samosir Divonis Satu Tahun Penjara dalam Kasus Korupsi Bantuan Banjir Rp516 Juta
Pemkab Deli Serdang Dukung Pembentukan Lima Ranperda dari Penanggulangan Bencana dan Guru Sekolah Minggu
Dua Terdakwa Perkara Pengrusakan Alat Berat Milik PT. Universal Gloves di Patumbak-Deli Serdang Divonis 1 Tahun Penjara
Datangi Kantor Gubsu, Buruh Minta UMP Sumut 2027 Naik hingga 10 Persen
Kejari Pematangsiantar Periksa Pengadaan Komputer Dinkes 2025
Sidang Korupsi PNBP KSOP Belawan, Saksi Sebut Pembayaran Jasa Kapal ke Pelindo
Kapolri Luncurkan I-GHAS 24/7, Perkuat Pengawasan Buronan Internasional
Berita ini 32 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 17:02 WIB

Diduga Ilegal, Warga Minta Galian Batuan di Lau Seprang Dihentikan

Jumat, 6 November 2026 - 15:16 WIB

Eks Kadinsos Samosir Divonis Satu Tahun Penjara dalam Kasus Korupsi Bantuan Banjir Rp516 Juta

Jumat, 6 November 2026 - 15:14 WIB

Pemkab Deli Serdang Dukung Pembentukan Lima Ranperda dari Penanggulangan Bencana dan Guru Sekolah Minggu

Jumat, 6 November 2026 - 15:11 WIB

Dua Terdakwa Perkara Pengrusakan Alat Berat Milik PT. Universal Gloves di Patumbak-Deli Serdang Divonis 1 Tahun Penjara

Jumat, 6 November 2026 - 15:02 WIB

Kejari Pematangsiantar Periksa Pengadaan Komputer Dinkes 2025

Berita Terbaru

Medan

Pemko Medan Kejar Kembali Penghargaan Adipura

Jumat, 6 Nov 2026 - 15:19 WIB