HARI Apresiasi Mundurnya Kabais Terkait Kasus Aktivis KontraS Andrie Yunus

- Jurnalis

Senin, 30 Maret 2026 - 13:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN, SUARASUMUTONLINE.ID – Ketua Umum Himpunan Aktivis Republik Indonesia (HARI), Bachtiar SH, mengapresiasi sikap ksatria Letjen TNI Yudi Abrimantyo yang meletakkan jabatannya sebagai Kepala BAIS TNI usai kasus penyiraman air keras aktivis KontraS Andrie Yunus.

Bachtiar menilai, mundurnya Letjen TNI Yudi Abrimantyo sebagai bentuk tanggung jawab moral terhadap anggota yang terindikasi penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus.

“Sudah sebaiknya para pejabat yang mempunyai moral dan tanggungjawab bisa mengikuti langkah mantan Kabais Letjen Yudi Abrianto,” ungkap Bachtiar, Sabtu (28/3).

Baca Juga :  Bahas Sejumlah Kerjasama Strategis, Wakil Menteri Tenaga Kerja R.I Afriansyah Noor Sambangi Kejati Sumut

Ia juga menganggap Letjen TNI Yudi Abrianto sosok pimpinan yang bertanggungjawab.

“Kita juga berharap kasus penyiraman aktivis tersebut bisa diuraikan dan disidangkan sesuai undang-undang yang berlaku di Indonesia. Siapapun pelaku kejadian penyiraman aktivis wajib mendapatkan hukuman yang setimpal dengan perbuatannya,” ungkap Bachtiar.

Lanjutnya, “Kita harapkan kejadian serupa tidak terjadi lagi, apalagi kejadian tersebut melibatkan oknum perwira TNI, yang jelas Tupoksinya menjaga kedaulatan Negara. Kejadian ini mengingatkan kita pada kasus KM 50 terhadap Anggota FPI. Kejadian kejadian tersebut tidak semestinya terjadi bila mana semua pihak bisa melakukan introspeksi pada lembaga yang ada di Negara Republik Indonesia,” sebutnya.

Baca Juga :  AMPM Adukan Tambang Ilegal Mandailing Natal ke DPD Gerindra Sumut 

Diketahui, sebanyak empat prajurit Badan Intelijen Strategis (Bais) Tentara Nasional Indonesia (TNI) terlibat dalam aksi penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus.

Puspom TNI telah menahan empat prajurit Bais TNI berinisial Kapten NDP, Lettu SL, Lettu BHW, dan Serda ES sebelum dipindahkan ke Pomdam Jaya.

 

Penulis : Yuli

Follow WhatsApp Channel suarasumutonline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ratusan Warga Demo di Depan Kantor Bupati Deli Serdang, Terkait Dana Desa dan BLT
IMM Sumut Tegaskan Bobby Nasution Walkout Demi Legalitas
Kejati Sumut Beri Penyuluhan Hukum di SMKN 1 Lubuk Pakam, Ajak Siswa Cegah Bullying dan Jauhi Narkoba
Ratusan Warga Demo di Depan Kantor Bupati Deli Serdang, Terkait Dana Desa dan BLT
Pansus Plasma DPRD Batu Bara Matangkan Konsultasi ke Kementerian ATR/BPN dan Kementan
Rehabilitasi di Simokmok Dipercepat, Dinas SDA Sumut Ingin Petani Tersenyum Kembali
Sugiat Santoso Dukung Pembangunan Ponpes Dai dan Tahfiz Nur Asyqi
Pelindo Multi Terminal Belawan Catat Peningkatan Pertumbuhan Arus Curah Kering pada Semester I 2026
Berita ini 37 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 16:34 WIB

Ratusan Warga Demo di Depan Kantor Bupati Deli Serdang, Terkait Dana Desa dan BLT

Selasa, 28 Juli 2026 - 15:20 WIB

IMM Sumut Tegaskan Bobby Nasution Walkout Demi Legalitas

Selasa, 28 Juli 2026 - 15:19 WIB

Kejati Sumut Beri Penyuluhan Hukum di SMKN 1 Lubuk Pakam, Ajak Siswa Cegah Bullying dan Jauhi Narkoba

Selasa, 28 Juli 2026 - 15:14 WIB

Ratusan Warga Demo di Depan Kantor Bupati Deli Serdang, Terkait Dana Desa dan BLT

Selasa, 28 Juli 2026 - 15:11 WIB

Pansus Plasma DPRD Batu Bara Matangkan Konsultasi ke Kementerian ATR/BPN dan Kementan

Berita Terbaru

Berita

IMM Sumut Tegaskan Bobby Nasution Walkout Demi Legalitas

Selasa, 28 Jul 2026 - 15:20 WIB