DPRD Tapteng Tolak Pansus Kantot Bupati Tapteng Yang Mangkrak

- Jurnalis

Sabtu, 1 November 2025 - 14:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PANDAN SUARASUMUTONLINE.ID – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tapanuli Tengah (Tapteng) akhirnya menolak tuntutan massa pengunjuk rasa yang meminta lembaga tersebut membentuk Panitia Khusus (Pansus) untuk mengusut dan mengaudit dugaan korupsi dalam pembangunan kantor Bupati Tapteng yang kini kondisinya mangkrak.

Penolakan itu disampaikan oleh anggota DPRD Fraksi NasDem, Basir Situmeang dan Hardiono Tarihoran,diikuti oleh Fraksi Gerindra, Deni Hulu, saat menerima perwakilan pengunjuk rasa di kantor DPRD Tapteng, Jumat (31/10) malam.

Basir menjelaskan, pembangunan kantor Bupati Tapanuli Tengah merupakan proyek tahun jamak yang setiap tahunnya telah diaudit oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), sehingga tidak ada alasan bagi DPRD untuk membentuk pansus baru.
Dengan nada tinggi, Basir menyebut masyarakat tidak bisa memaksa DPRD membentuk pansus tersebut.

“Masyarakat yang hadir di sini tidak bisa intervensi kami untuk pansus, jangan paksa-paksa kami terus,” ujar Basir.

Baca Juga :  Komisi III DPR RI Kritik Polres Langkat: Siswi Jadi Tersangka Gegara Menggigit Dinilai Tak Masuk Akal

Pernyataan itu sempat memicu ketegangan dan hampir memancing kemarahan dari perwakilan massa yang hadir di ruang rapat DPRD Tapteng. Namun, situasi berhasil diredam oleh Kapolres Tapteng AKBP Wahyu Endrajaya yang turut hadir dalam pertemuan tersebut.

Sementara itu, Hardiono Tarihoran menyampaikan bahwa pembangunan kantor baru Bupati bukanlah proyek mangkrak, karena masih sesuai dengan rencana anggaran yang dialokasikan hingga selesai senilai sekitar Rp130 miliar.

Dengan nada tinggi, Basir menyebut masyarakat tidak bisa memaksa DPRD membentuk pansus tersebut.

“Masyarakat yang hadir di sini tidak bisa intervensi kami untuk pansus, jangan paksa-paksa kami terus,” ujar Basir.

Pernyataan itu sempat memicu ketegangan dan hampir memancing kemarahan dari perwakilan massa yang hadir di ruang rapat DPRD Tapteng. Namun, situasi berhasil diredam oleh Kapolres Tapteng AKBP Wahyu Endrajaya yang turut hadir dalam pertemuan tersebut.

Baca Juga :  Partai Buruh Sumut Akan Demo May Day 2026, Tuntut UU Ketenagakerjaan Baru

Sementara itu, Hardiono Tarihoran menyampaikan bahwa pembangunan kantor baru Bupati bukanlah proyek mangkrak, karena masih sesuai dengan rencana anggaran yang dialokasikan hingga selesai senilai sekitar Rp130 miliar.

“Pembangunannya baru Rp84 miliar yang dianggarkan, kalau belum mencapai pada angka itu kenapa kita ribut,” ujar Hardiono.

Sebelumnya, perwakilan massa, Alwi, mengatakan bahwa kedatangan mereka ke kantor DPRD Tapteng bertujuan meminta pembentukan pansus untuk memastikan adanya audit dan kelanjutan pembangunan kantor Bupati tersebut.

“Kami berharap pembangunan ini dapat terealisasikan namun harus tetap dilakukan audit sebagai langkah konkret pembangunan ke depan,” ucapnya.

Tidak puas dengan jawaban para anggota DPRD, perwakilan massa kemudian meninggalkan ruang pertemuan dan menegaskan akan kembali datang dengan jumlah massa yang lebih besar.

Penulis : Youlie

Follow WhatsApp Channel suarasumutonline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mewakili Wali Kota, Sekretaris Daerah Tanjungbalai Pimpin Upacara Hari Kebangkitan Nasional 2026
PERMASI dan Tokoh Pemuda Desak Mabes Polri–Polda Sumut Ambil Alih Kasus Dugaan Markas Penipuan Online di Tanjungbalai
Satma Ampi Madina Bongkar Dugaan Kutipan Rp10–30 Juta Rekrutmen Pendamping Desa di Madina”
Pemasangan Tiang Wifi di Pagar Merbau Disoal Warga,Surat Izin Camat Dinilai Cacat Administrasi
Ketua Umum DPP KNPI Haris Pertama Desak KAPOLRI Tuntaskan Kasus SCAMMER Di Tanjungbalai
Jalin Koordinasi dan Kelembagaan, Pimpinan PT Bank Mandiri Regional I Bertemu Kajatisu
Komisi IV DPRD Medan Tunda RDP Reklame, Perwakilan Perkimcikataru Tak Kuasai Materi
Diamankan dalam Dua Pekan Polrestabes Medan Ungkap 143 Kasus Kriminal, 178 Tersangka
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 20 Mei 2026 - 16:59 WIB

Mewakili Wali Kota, Sekretaris Daerah Tanjungbalai Pimpin Upacara Hari Kebangkitan Nasional 2026

Rabu, 20 Mei 2026 - 13:57 WIB

PERMASI dan Tokoh Pemuda Desak Mabes Polri–Polda Sumut Ambil Alih Kasus Dugaan Markas Penipuan Online di Tanjungbalai

Rabu, 20 Mei 2026 - 08:52 WIB

Satma Ampi Madina Bongkar Dugaan Kutipan Rp10–30 Juta Rekrutmen Pendamping Desa di Madina”

Rabu, 20 Mei 2026 - 08:49 WIB

Pemasangan Tiang Wifi di Pagar Merbau Disoal Warga,Surat Izin Camat Dinilai Cacat Administrasi

Rabu, 20 Mei 2026 - 08:40 WIB

Ketua Umum DPP KNPI Haris Pertama Desak KAPOLRI Tuntaskan Kasus SCAMMER Di Tanjungbalai

Berita Terbaru