TAPANULI TENGAH, SUARASUMUTONLINE.ID- Sebuah unggahan di media sosial bernarasikan warga memblokir akses masuk Kantor Camat Barus, Kebupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), karena bantuan bencana viral. Plt Camat Barus Sanggam Panggabean pun menjelaskan soal video itu.
Dalam video yang dilihat, Rabu (29/4), terlihat sejumlah warga mendatangi Kantor Camat Barus. Mereka terlihat memblokir akses masuk dengan meletakkan tangga kayu.
Sanggam Panggabean mengatakan jika peristiwa itu terjadi pada Senin (27/4). Warga memblokir akses masuk karena masalah bantuan bencana.
“Itu masalah masyarakat kurang memahami bantuan, bahwa penyaluran bantuan itu kan ditentukan oleh Kemensos dan data-datanya dikirim oleh BPBD dan Dinas Sosial, cuman bertahap dia,” kata Sanggam Panggabean , Rabu (29/4).
Ia menjelaskan jika persoalan ini muncul saat Kementerian Sosial (Kemensos) menyalurkan bantuan jaminan hidup (Jadup) dan bantuan stimulan ekonomi. Namun data yang dipakai Kemensos adalah data rumah rusak untuk kedua bantuan itu.
“Jadi kebetulan Kemensos kemarin sebelum lebaran mencairkan Jadup, terus beberapa hari lalu mencairkan dana stimulan, jadi seperti ini bantuan dari Kemensos ini dari rumah rusak masuk ke Jadup masuk ke dana stimulan,” jelasnya.
Meskipun demikian, persoalan tersebut sudah dijelaskan ke warga. Sanggam menuturkan saat ini verifikasi tahap kedua sudah dilakukan di seluruh kecamatan, termasuk Barus.
“Jadi ini sudah masuk tahap kedua dan sudah verifikasi di seluruh kecamatan termasuk Barus, jadi data kita Barus saat ini verifikasi itu 1.393 orang untuk tahap dua, jadi kita dari Barus tidak ada yang tertinggal semua kita masukkan, itu sudah hampir 2.989 orang itu untuk Barus,” tuturnya.
Penulis : Yuli









