Warga Blokir Akses Kantor Camat di Tapteng gegara Bantuan Bencana

- Jurnalis

Kamis, 30 April 2026 - 09:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TAPANULI TENGAH, SUARASUMUTONLINE.ID- Sebuah unggahan di media sosial bernarasikan warga memblokir akses masuk Kantor Camat Barus, Kebupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), karena bantuan bencana viral. Plt Camat Barus Sanggam Panggabean pun menjelaskan soal video itu.

Dalam video yang dilihat, Rabu (29/4), terlihat sejumlah warga mendatangi Kantor Camat Barus. Mereka terlihat memblokir akses masuk dengan meletakkan tangga kayu.

Sanggam Panggabean mengatakan jika peristiwa itu terjadi pada Senin (27/4). Warga memblokir akses masuk karena masalah bantuan bencana.

“Itu masalah masyarakat kurang memahami bantuan, bahwa penyaluran bantuan itu kan ditentukan oleh Kemensos dan data-datanya dikirim oleh BPBD dan Dinas Sosial, cuman bertahap dia,” kata Sanggam Panggabean , Rabu (29/4).

Baca Juga :  Wali Kota Mahyaruddin Salim Sambut Audiensi Pengurus Daerah Wanita Islam Kota Tanjungbalai

Ia menjelaskan jika persoalan ini muncul saat Kementerian Sosial (Kemensos) menyalurkan bantuan jaminan hidup (Jadup) dan bantuan stimulan ekonomi. Namun data yang dipakai Kemensos adalah data rumah rusak untuk kedua bantuan itu.

“Jadi kebetulan Kemensos kemarin sebelum lebaran mencairkan Jadup, terus beberapa hari lalu mencairkan dana stimulan, jadi seperti ini bantuan dari Kemensos ini dari rumah rusak masuk ke Jadup masuk ke dana stimulan,” jelasnya.

Baca Juga :  Plh Walikota Tanjungbalai Pimpin Upacara HBP 2026, Pancasila Bintang Penuntun dan Pemersatu Bangsa

Meskipun demikian, persoalan tersebut sudah dijelaskan ke warga. Sanggam menuturkan saat ini verifikasi tahap kedua sudah dilakukan di seluruh kecamatan, termasuk Barus.

“Jadi ini sudah masuk tahap kedua dan sudah verifikasi di seluruh kecamatan termasuk Barus, jadi data kita Barus saat ini verifikasi itu 1.393 orang untuk tahap dua, jadi kita dari Barus tidak ada yang tertinggal semua kita masukkan, itu sudah hampir 2.989 orang itu untuk Barus,” tuturnya.

 

Penulis : Yuli

Follow WhatsApp Channel suarasumutonline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Stok Beras SPHP Bulog Kosong di Simalungun, Warga Minta Penyaluran Dipercepat
Bupati Batu Bara Klaim Bisa Bikin 300 Media, FORMATSU: Demokrasi Butuh Kritik, Bukan Sekadar Pidato
Wakil Bupati Deli Serdang Terima Aspirasi Masyarakat Peduli MBG
Cabjari Labuhan Deli Musnahkan Barang Bukti Ratusan Perkara
Dinsos Pematangsiantar Beri Trauma Healing ke 311 Pedagang Pasar Parluasan
SMAN 2 Pematangsiantar Siapkan 10 Rombel PPDB 2026
“Siantar Darurat Kriminal, Timbul Lingga: Jangan Diam!
Kasat Reskrim dan Dua Kapolsek di Polresta Deli Serdang Dimutasi
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 21:21 WIB

Stok Beras SPHP Bulog Kosong di Simalungun, Warga Minta Penyaluran Dipercepat

Senin, 22 Juni 2026 - 20:00 WIB

Bupati Batu Bara Klaim Bisa Bikin 300 Media, FORMATSU: Demokrasi Butuh Kritik, Bukan Sekadar Pidato

Senin, 22 Juni 2026 - 19:54 WIB

Wakil Bupati Deli Serdang Terima Aspirasi Masyarakat Peduli MBG

Senin, 22 Juni 2026 - 19:43 WIB

Cabjari Labuhan Deli Musnahkan Barang Bukti Ratusan Perkara

Senin, 22 Juni 2026 - 10:52 WIB

Dinsos Pematangsiantar Beri Trauma Healing ke 311 Pedagang Pasar Parluasan

Berita Terbaru

Nasional

Roy Suryo & DR. Tifa Tak Ditahan, Janji Tidak Kabur

Senin, 22 Jun 2026 - 22:57 WIB