Tambang Ilegal Tapsel-Madina Hidup Lagi, SATMA AMPI Pertanyakan “Siapa Bekingnya”

- Jurnalis

Sabtu, 16 Mei 2026 - 12:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MANDAILING NATAL,SUARASUMUTONLINE.ID – Bendahara SATMA AMPI Madina, Muhammad Saleh, menyoroti kembali maraknya dugaan aktivitas tambang ilegal di wilayah perbatasan Tapanuli Selatan dan Mandailing Natal yang diduga kembali beroperasi pasca penindakan sebelumnya oleh tim gabungan bersama Polda Sumut.

Berdasarkan informasi dari masyarakat Muara Batang Angkola yang baru kembali dari lokasi pada Kamis kemarin, disebutkan bahwa saat ini terdapat sekitar 20 alat berat yang beroperasi secara terpisah di sejumlah titik lokasi tambang ilegal. Ironisnya, sebagian titik aktivitas tersebut disebut berada di area yang sebelumnya pernah dilakukan penangkapan oleh tim gabungan.

“Kami menilai kondisi ini sangat memprihatinkan. Lokasi yang sebelumnya sudah pernah dilakukan penindakan kini justru diduga kembali beroperasi secara terang-terangan. Ini menimbulkan pertanyaan besar terhadap efektivitas pengawasan dan siapa pihak yang bermain di belakang aktivitas ilegal tersebut,” tegas Muhammad Saleh,Sabtu (16/5).

Ia juga menyoroti dugaan adanya pihak-pihak tertentu yang membiarkan akses masuk ke lokasi tambang ilegal. Menurut informasi masyarakat, pintu masuk menuju lokasi diduga melalui wilayah Panabari. Karena itu, SATMA AMPI Madina meminta agar aparat terkait tidak menutup mata terhadap aktivitas keluar masuk alat berat.

Baca Juga :  Temuan BPK: Pengelolaan Bantuan Bencana Oleh BPBD Kabupaten Deli Serdang Bermasalah

“Perlu ditindaklanjuti siapa yang mengarahkan alat berat masuk ke lokasi. Aparat setempat, termasuk lurah maupun pihak desa, tidak boleh pura-pura tidak tahu. Karena akses keluar masuk alat berat bukan hal kecil dan pasti diketahui masyarakat sekitar,” lanjutnya.

Selain itu, muncul dugaan adanya oknum kepala desa yang diduga bermain mata dengan para pelaku tambang ilegal dan membuka akses terhadap para pemodal atau ‘toke’ tambang untuk masuk ke wilayah tersebut.

“Jika benar ada oknum yang terlibat atau membekingi aktivitas ilegal ini, maka harus diproses secara hukum tanpa pandang bulu.

Jangan sampai masyarakat kehilangan kepercayaan terhadap penegakan hukum,” ujar Muhammad Saleh.

Baca Juga :  Pemko Tanjungbalai Keluarkan Surat Edaran Terkait Larangan Penambahan Karyawan di PDAM Tirta Kualo

SATMA AMPI Madina menyatakan dalam waktu dekat akan menyampaikan pengaduan resmi (dumas) kepada aparat penegak hukum dan instansi terkait agar dilakukan penyelidikan menyeluruh terhadap aktivitas tambang ilegal tersebut.

Tuntutan SATMA AMPI Madina:

Mendesak aparat penegak hukum segera melakukan penertiban total terhadap seluruh aktivitas tambang ilegal di perbatasan Tapsel–Madina.

1.Meminta Polda Sumut dan instansi terkait mengusut pihak-pihak yang diduga menjadi aktor intelektual dan pemodal tambang ilegal.

2.Mendesak pemeriksaan terhadap oknum aparat, lurah, maupun kepala desa yang diduga mengetahui atau terlibat dalam aktivitas keluar masuk alat berat.

3.Meminta seluruh alat berat yang berada di lokasi segera disita dan aktivitas dihentikan permanen.

4.Mendesak pemerintah daerah untuk tidak tutup mata terhadap kerusakan lingkungan dan potensi bencana akibat tambang ilegal.

5.Meminta transparansi penanganan kasus agar masyarakat mengetahui perkembangan proses hukum secara terbuka.

 

Penulis : Yuli

Follow WhatsApp Channel suarasumutonline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dinas Pendidikan Labuhan Batu Didemo, Soroti Dugaan Penyalahgunaan Dana BOS SD Negeri 04 Bilah Hilir
Pimpinan Resor Sergai Kunjungi Kantor Senkom Mitra Polri Kab Serdang Bedagai ‎
Kodam I/BB Tinjau Pembangunan Markas Brigif TP-36/HM & Yonif 901/SG di Simalungun
Sengketa Pilkades Sidoharjo 1-Jati Baru: DPT Disahkan Semua Calon, Keberatan Muncul Pasca Penghitungan
AMPM Minta Klarifikasi Terbuka Terkait Standar Sanitasi dan Tata Kelola Dapur MBG di Pidoli Lombang
Ratusan Mahasiswa & Warga Desak Polresta Deli Serdang Percepat Usut Dugaan Korupsi APBDesa Sidoarjo I
Kajati Sumut Lantik Muhammad Junaidi sebagai Kajari Padang Lawas Utara
Polisi Gagalkan Penyelundupan PMI Ilegal di Asahan, 5 Orang Jadi Tersangka
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 13:40 WIB

Dinas Pendidikan Labuhan Batu Didemo, Soroti Dugaan Penyalahgunaan Dana BOS SD Negeri 04 Bilah Hilir

Sabtu, 13 Juni 2026 - 21:57 WIB

Pimpinan Resor Sergai Kunjungi Kantor Senkom Mitra Polri Kab Serdang Bedagai ‎

Sabtu, 13 Juni 2026 - 13:12 WIB

Kodam I/BB Tinjau Pembangunan Markas Brigif TP-36/HM & Yonif 901/SG di Simalungun

Sabtu, 13 Juni 2026 - 11:03 WIB

Sengketa Pilkades Sidoharjo 1-Jati Baru: DPT Disahkan Semua Calon, Keberatan Muncul Pasca Penghitungan

Jumat, 12 Juni 2026 - 18:08 WIB

AMPM Minta Klarifikasi Terbuka Terkait Standar Sanitasi dan Tata Kelola Dapur MBG di Pidoli Lombang

Berita Terbaru

Berita

Per Juli 2026, 1,7 Juta KK di Sumut Terima Bantuan Pangan

Senin, 15 Jun 2026 - 12:46 WIB