Krisis BBM Belum Usai, Mahasiswa Minta Menteri ESDM Lakukan Audit dan Sidak ke Sumut

- Jurnalis

Kamis, 16 Juli 2026 - 17:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN, SSOL.ID – Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Sumatera Utara memicu kritik dari mahasiswa. Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Kristiani Seluruh Indonesia Wilayah Sumatera Utara (KSI Sumut) menilai PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) lamban menangani persoalan tersebut.

Mahasiswa mendesak Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, untuk turun langsung mengintervensi distribusi BBM di Sumut.

Hal itu disampaikan Koordinator Wilayah Sumut BEM KSI, Yosef Simanjuntak, dalam keterangan tertulisnya, Kamis (16/7/2026).

Soroti Kinerja Pertamina Sumbagut

Yosef menyoroti kinerja Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Sunardi. Menurutnya, alasan teknis terkait penataan ulang armada tangki tidak sebanding dengan kondisi di lapangan.

Baca Juga :  Pertamina Patra Niaga dan BIN Bersinergi Antisipasi Penyalahgunaan BBM dan LPG di SUMUT

Antrean kendaraan di SPBU hingga mengular ke badan jalan utama telah menimbulkan kemacetan dan mengganggu aktivitas ekonomi masyarakat serta pelaku UMKM.

“Masyarakat tidak butuh narasi stok aman di kilang, yang dibutuhkan adalah realitas ketersediaan bahan bakar di dispenser SPBU. Pimpinan Pertamina Sumut harus bertanggung jawab penuh atas kelalaian pengelolaan distribusi,” ujar Yosef.

Minta Audit dan Sidak

BEM KSI Sumut menilai persoalan ini tidak bisa sepenuhnya diserahkan ke tingkat regional. Mereka meminta Menteri ESDM Bahlil Lahadalia membentuk tim khusus untuk melakukan audit menyeluruh terhadap mata rantai distribusi BBM subsidi dan non-subsidi di wilayah Sumbagut.

Baca Juga :  Kunjungan Bupati Madina Saifullah Nasution ke Pasar Baru Penyabungan Berlansung Ricuh 

Selain itu, mahasiswa juga meminta dilakukan inspeksi mendadak ke depot pengisian untuk mengusut dugaan penyimpangan atau penimbunan BBM.

“Menteri Bahlil didesak segera menerjunkan tim khusus pusat untuk mengusut tuntas dugaan adanya penyimpangan oleh oknum-oknum yang bermain di balik kelangkaan ini,” kata Yosef.

BEM KSI Sumut mengancam akan melakukan aksi lebih besar jika pasokan BBM tidak segera dinormalisasi dalam waktu dekat.

 

Penulis : Wahyu Danil

Follow WhatsApp Channel suarasumutonline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Karyawan Yakult Tampar Ibu Hamil DI Titi Kuning Medan, Pelaku: “Silahkan Laporkan Saja”
“Bronjong 300 Meter atau Sekolah Runtuh! Banjir Serbelawan Lumpuhkan 4 Sekolah Swasta”
Kapolda Sumut Resmikan Polres Padang Lawas
Jembatan Gantung Penghubung Desa Sangga Lima – Desa Pulau Banyak Langkat Memprihatinkan
Bupati Sebut Jambore TK/RA Bandar Khalipah Bisa Jadi Teladan dan Contoh di 21 Kecamatan Se Deli Serdang
Gubsu Minta Kepala Daerah se-Kabupaten Nias Percepat Usulan BKP 2027
Gubsu Siapkan Rumah Produksi Kelapa di Nias Utara
Kapolda Sumut Resmikan Polres Padang Lawas
Berita ini 43 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 22:28 WIB

Karyawan Yakult Tampar Ibu Hamil DI Titi Kuning Medan, Pelaku: “Silahkan Laporkan Saja”

Senin, 10 Agustus 2026 - 20:52 WIB

“Bronjong 300 Meter atau Sekolah Runtuh! Banjir Serbelawan Lumpuhkan 4 Sekolah Swasta”

Senin, 10 Agustus 2026 - 15:04 WIB

Kapolda Sumut Resmikan Polres Padang Lawas

Senin, 10 Agustus 2026 - 14:59 WIB

Jembatan Gantung Penghubung Desa Sangga Lima – Desa Pulau Banyak Langkat Memprihatinkan

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 23:06 WIB

Bupati Sebut Jambore TK/RA Bandar Khalipah Bisa Jadi Teladan dan Contoh di 21 Kecamatan Se Deli Serdang

Berita Terbaru

Hukum

PT Medan Ringankan Vonis Eks Anggota Bawaslu Gunungsitoli

Senin, 10 Agu 2026 - 22:30 WIB

Daerah

Kapolda Sumut Resmikan Polres Padang Lawas

Senin, 10 Agu 2026 - 15:04 WIB