TANJUNGBALAI, SSOL.ID- Pemerintah Kota Tanjungbalai menyatakan siap berkolaborasi dengan Badan Pengendalian dan Pengawasan Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan (BPPMHKP) Tanjungbalai Asahan untuk mengoptimalkan layanan sertifikasi jaminan mutu hasil kelautan dan perikanan.
Komitmen itu disampaikan dalam Forum Konsultasi Publik (FKP) yang digelar di Aula Sutrisno Hadi Kantor Wali Kota, Rabu (15/7/2026). FKP dibuka Sekda Nurmalini Marpaung mewakili Wali Kota dan dihadiri Kepala BPPMHKP Tanjungbalai Asahan Aan Fibro Widodo.
9 Jenis Sertifikasi Gratis untuk Pelaku Usaha
Kepala BPPMHKP Aan Fibro Widodo menyampaikan KKP melalui Badan Mutu memiliki 9 layanan sertifikasi mutu perikanan dari hulu ke hilir yang dapat diakses pelaku usaha tanpa biaya alias gratis.
“Sertifikasi yang kami laksanakan bukan sekadar memenuhi persyaratan administrasi, tetapi merupakan instrumen penting untuk meningkatkan daya saing, menjamin keamanan pangan, memperluas akses pasar serta meningkatkan kepercayaan konsumen,” jelas Aan.
Ia menyebut saat ini KKP tengah menjalankan program prioritas nasional seperti Kampung Nelayan Merah Putih dan Budidaya Darat Tematik. Untuk itu dibutuhkan sinergi Pemda, TNI, Polri, BI dan seluruh stakeholder.
“Kami siap memberikan pelayanan terbaik melalui seminar, pelatihan dan kegiatan lainnya untuk menyukseskan program prioritas KKP,” ujarnya.
Pemko Dorong Birokrasi Lebih Mudah
Sekda Nurmalini Marpaung mengapresiasi FKP sebagai wujud sinergi mengatasi kendala ekspor hasil laut.
“Pemko Tanjungbalai siap mendukung dan berkolaborasi. Kita harus memberikan solusi agar masyarakat lebih mudah, cepat dan tepat mendapatkan layanan sertifikasi,” kata Nurmalini.
Ia menekankan pentingnya inovasi birokrasi di era digital agar para eksportir tidak kesulitan mengurus administrasi.
“Aturan birokrasi yang harus kita permudah, tidak berbelit agar masyarakat/eksportir mendapatkan kemudahan,” tegasnya.
Pelaku Usaha Sambut Positif
FKP mendapat respons positif dari peserta. Yos dari CV Maju Bersama berharap BPPMHKP membantu solusi pemasaran hasil budidaya ikan. Sementara Indra dari Kisaran Aquaculture menyatakan siap berkolaborasi membantu pemasaran untuk pasar domestik dan ekspor.
FKP dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh narasumber BPPMHKP Tanjungbalai Asahan.
Penulis : Herman Chan
Editor : Bahrum Nasution









