Jalan Protokol KM 12 Muara Pertemuan Makan Korban, Gara-gara Galian C Proyek Jembatan Tak Berizin

- Jurnalis

Kamis, 12 Maret 2026 - 16:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BATAHAN, MADINA, SUARASUMUTONLINE.ID– Keamanan pengguna jalan di Kilometer 12 Desa Muara Pertemuan, Kecamatan Batahan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) kini dalam kondisi mengkhawatirkan. Ceceran tanah yang diduga berasal dari aktivitas galian C di pinggir jalan telah mengubah jalan protokol menjadi jalur berlumpur yang membahayakan nyawa.

‎Sebuah rekaman video berdurasi 50 detik yang dikirimkan oleh warga setempat memperlihatkan kondisi aspal yang tertutup lumpur tebal. Akibat kondisi jalan yang licin tersebut, dilaporkan telah jatuh korban kecelakaan tunggal di lokasi yang menjadi jalur mobilisasi material tanah timbun tersebut.

‎Kepala Desa Muara Pertemuan, Abdi Negara, saat dikonfirmasi pada Selasa (10/3), membenarkan adanya insiden yang menimpa warganya akibat kondisi jalan yang tidak layak tersebut.

Baca Juga :  Pungli Korban Bencana Rp 800 Ribu, 2 Pegawai RSUD di Sibolga Dipecat

‎”Benar, telah terjadi kecelakaan tunggal yang diakibatkan jalan protokol di desa kami berlumpur,” ujar Abdi Negara dengan nada prihatin.

‎Terkait aktivitas pengerukan tanah yang diduga digunakan untuk Tanah Timbun Proyek Jembatan Aek Batahan tersebut, Kades Abdi Negara memberikan pernyataan mengejutkan. Beliau menegaskan bahwa operasional galian di pinggir jalan desanya itu tidak memiliki dasar legalitas yang jelas di tingkat desa.

‎”Aktivitas galian di pinggir jalan desa kami tidak pernah ada rekomendasi dari saya. Dan saya juga tidak pernah mengetahui perizinan dari galian tersebut,” tegasnya.

‎Lebih lanjut, Abdi Negara mengungkapkan bahwa hingga saat ini pihak pelaku pengerukan tanah uruk tersebut belum pernah memperlihatkan dokumen izin resmi apa pun kepada Pemerintah Desa Muara Pertemuan. Hal ini memperkuat dugaan adanya pengabaian prosedur administratif dalam operasional tambang tersebut.

‎Keberadaan material yang berserakan di badan jalan ini diduga kuat akibat kelalaian dalam proses pengangkutan material proyek. Warga yang enggan disebutkan namanya mendesak agar pihak pengelola galian dan kontraktor pelaksana proyek jembatan bertanggung jawab penuh atas pembersihan jalan serta kerugian yang dialami korban.

Baca Juga :  Laznas Dewan Dakwah Gerak Cepat Selamatkan Warga Terdampak Banjir Langkat

‎Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kontraktor proyek Jembatan Aek Batahan maupun instansi terkait mengenai status perizinan galian tersebut serta langkah mitigasi untuk mencegah kecelakaan susulan di KM 12 Muara Pertemuan.

 

Penulis : Hotman

Editor : Yuli

Follow WhatsApp Channel suarasumutonline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gubernur Bobby Nasution Wujudkan Impian SMPN 4 Sitolu Ori Miliki Gedung Permanen
21 Paket Proyek Dinkes Asahan Rp.5,4 Miliar Disorot
Taman Buah Deli Serdang Riuh Dengan Rianh Anak-anak
Kabag Kesra Pemkab Deliserdang Bantah Isu Pengadaan Jilbab Rp525 Juta Libatkan Istri Bupati dan Bendahara PKK
Warga Langkat Duduk Bershalawat di Tengah Jalan, Blokir Jalan Tuntut Aspal 3,5 Km
Dilatih TNI-Polri Selama 60 Hari, 57 Pelajar Siantar Siap Kibarkan Merah Putih
Bupati Deli Serdang Asri Ludin Tinggalkan Lokasi,  Diduga Upacara Dimulai Sebelum Bupati Hadir 
Kabag Kesra Faisal Terima Audiensi Ketua Perwiridan Muslimah Cendana Mandiri
Berita ini 90 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 20:54 WIB

Gubernur Bobby Nasution Wujudkan Impian SMPN 4 Sitolu Ori Miliki Gedung Permanen

Jumat, 7 Agustus 2026 - 14:19 WIB

21 Paket Proyek Dinkes Asahan Rp.5,4 Miliar Disorot

Jumat, 7 Agustus 2026 - 14:17 WIB

Taman Buah Deli Serdang Riuh Dengan Rianh Anak-anak

Jumat, 7 Agustus 2026 - 14:16 WIB

Kabag Kesra Pemkab Deliserdang Bantah Isu Pengadaan Jilbab Rp525 Juta Libatkan Istri Bupati dan Bendahara PKK

Jumat, 7 Agustus 2026 - 14:14 WIB

Warga Langkat Duduk Bershalawat di Tengah Jalan, Blokir Jalan Tuntut Aspal 3,5 Km

Berita Terbaru

Berita

Dinas SDABMBK Medan Jemput Bola Tangani Infrastruktur

Jumat, 7 Agu 2026 - 21:03 WIB