IDAI Sumut Himbau Deteksi Dini Penyakit Jantung Bawaan

- Jurnalis

Selasa, 22 September 2026 - 14:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN, SSOL.ID – Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) menekankan pentingnya deteksi dini Penyakit Jantung Bawaan (PJB) pada anak agar dapat segera dirujuk dan ditangani secara tepat.

Ketua IDAI Cabang Sumatera Utara (Sumut), dr Rizky Ardiansyah, M.Ked(Ped)., Sp.A, Subsp Kardio(K), mengatakan deteksi dini sangat penting mengingat setiap tahun sekitar 50 ribu bayi di Indonesia lahir dengan PJB.

Baca Juga :  Proyek Rp 4,4 Miliar Dinkes Sumut di Puskesmas Tanjung Rejo Jadi Sorotan: Balita Penderita Jantung Bocor Ikut Antri Rujukan di Ruko Sementara

“Anak yang memiliki PJB harus dikenali sedini mungkin, supaya mereka dapat dirujuk dan ditangani secara tepat untuk menyelamatkannya,” ujar Rizky, Selasa (22/9/2026).

Lebih lanjut, Rizky mengatakan angka deteksi dini PJB pada anak masih tergolong rendah, mengingat banyak fasilitas maupun tenaga medis yang belum mumpuni.

“Deteksi dini sangat krusial untuk keselamatan pasien jika memang mengalami masalah jantung bawaan,” kata Ketua Unit Kerja Koordinasi (UKK) Kardiologi IDAI Pusat.

Baca Juga :  Leher Cepat Keriput? Ini 4 Penyebab Utama yang Sering Diabaikan

Menurutnya, banyak orang tua tidak mengetahui dan menyadari gejala kelainan jantung pada anak, seperti sesak napas, berat badan anak tidak naik, maupun susah makan.

Tak hanya itu, ia menyoroti pentingnya pemerataan fasilitas kesehatan dan Dokter Spesialis Anak Subspesialis Kardiologi Konsultan di semua wilayah Indonesia. (*)

Penulis : Yuli

Follow WhatsApp Channel suarasumutonline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polrestabes Medan Gagalkan Pengiriman 24 Kg Sabu Tujuan Palembang
Proyek Rp 4,4 Miliar Dinkes Sumut di Puskesmas Tanjung Rejo Jadi Sorotan: Balita Penderita Jantung Bocor Ikut Antri Rujukan di Ruko Sementara
RSUP H Adam Malik Terapkan Teknologi PFA untuk Ablasi Jantung
Narkoba dan Judi Online Jadi Tantangan Baru, Layanan Rehabilitasi Dorong Dukungan Pemerintah
Kawal Pemulihan Fisik dan Mental, Gubernur Bobby Nasution Berangkatkan Siswi Korban MBG Karo ke RSCM Jakarta
Leher Cepat Keriput? Ini 4 Penyebab Utama yang Sering Diabaikan
Rangkaian HUT RI Ke-81 PT SOCFINDO Gelar Bakti Sosial Donor Darah
Kacang Lokal Bisa Dijadikan Tempe, Alternatif Tekan Impor Kedelai 2,5 Juta Ton
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 18:11 WIB

Polrestabes Medan Gagalkan Pengiriman 24 Kg Sabu Tujuan Palembang

Jumat, 9 Oktober 2026 - 15:51 WIB

Proyek Rp 4,4 Miliar Dinkes Sumut di Puskesmas Tanjung Rejo Jadi Sorotan: Balita Penderita Jantung Bocor Ikut Antri Rujukan di Ruko Sementara

Kamis, 1 Oktober 2026 - 00:10 WIB

RSUP H Adam Malik Terapkan Teknologi PFA untuk Ablasi Jantung

Selasa, 22 September 2026 - 14:38 WIB

IDAI Sumut Himbau Deteksi Dini Penyakit Jantung Bawaan

Senin, 21 September 2026 - 18:08 WIB

Narkoba dan Judi Online Jadi Tantangan Baru, Layanan Rehabilitasi Dorong Dukungan Pemerintah

Berita Terbaru