Dugaan Penyimpangan Dana BOS di Disdik Madina Disorot Publik, Bupati dan Kejaksaan Diminta Turun Tangan

- Jurnalis

Selasa, 10 Februari 2026 - 07:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MANDAILING NATAL, SUARASUMUTONLINE.ID – Dinas Pendidikan Kabupaten Mandailing Natal (Madina) tengah menjadi sorotan tajam publik menyusul dugaan pelanggaran Peraturan Kabupaten (Perkab) dalam proses pencairan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

Manager BOS Disdik Madina, Isa Ansari, disorot sejumlah pihak karena dinilai diduga tidak menjalankan tugas sesuai kapasitas dan prinsip tata kelola yang baik. Kondisi ini memicu kekhawatiran serius terhadap transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana pendidikan di Kabupaten Mandailing Natal.

Berdasarkan informasi yang beredar, pencairan dan penggunaan Dana BOS diduga tidak sepenuhnya selaras dengan instruksi teknis serta Peraturan Daerah yang mengatur mekanisme pencairan dana BOS di Kabupaten Mandailing Natal. Dugaan tersebut dinilai perlu diklarifikasi secara terbuka karena dianggap tidak sesuai dengan peruntukan dana sebagaimana mestinya.

Baca Juga :  Bangun Sinergitas, Penguatan Potensi Kepelabuhan dan Peningkatan PAD, Wali Kota Mahyaruddin Salim Kunker Ke Barantin

Sebagaimana diketahui, pengelolaan Dana BOS diatur dalam Permendikdasmen Nomor 8 Tahun 2025, yang menegaskan prinsip pengelolaan dana secara fleksibel, efektif, efisien, akuntabel, dan transparan. Dana BOS diprioritaskan untuk mendukung peningkatan mutu pendidikan, antara lain pengembangan perpustakaan sekolah serta pemeliharaan sarana dan prasarana pendidikan.

Menanggapi hal tersebut, masyarakat bersama mahasiswa pemerhati pendidikan mendesak Bupati Mandailing Natal, Saipullah Nasution, serta Kejaksaan Negeri Mandailing Natal agar segera turun tangan untuk menelusuri dan menindaklanjuti dugaan penyimpangan tersebut.

“Ini menyangkut masa depan pendidikan di Madina. Jika benar terjadi pelanggaran, maka harus ada tindakan tegas dan transparan,” ujar Pajar, salah satu perwakilan pemerhati pendidikan.

Baca Juga :  Demi Salurkan Bantuan ke Hutanabolon, Bupati Tapteng Nyaris Terbawa Arus

Selain itu, Fajar juga mendesak Kepala Dinas Pendidikan Madina, dr. Mhd. Faisal Situmorang, agar segera mengambil langkah administratif sesuai ketentuan yang berlaku guna merespons tekanan publik yang terus meningkat.

Ia menegaskan, pengawasan terhadap pengelolaan Dana BOS merupakan hal yang sangat krusial agar dana negara benar-benar digunakan secara efektif, tepat sasaran, dan memberikan manfaat maksimal bagi dunia pendidikan di Kabupaten Mandailing Natal.

“Pengawasan ketat adalah kunci agar dana pendidikan tidak disalahgunakan,” tutupnya.

 

Penulis : Hotman

Follow WhatsApp Channel suarasumutonline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ketua Harian PSI Sergai Adial Umri Ucapkan Selamat Milad ke-24 PKS
Festival Band Tingkat Internasional Diikuti Marching Band Padang Lawas Maju
Lapor Pak Bupati Simalungun: SDN 095132 Karang Rejo Kosong Kepala Sekolah, Atap Gapuk & Meja Kursi Rusak
Direktur RSUD. Amri Tambunan Bantah Tahan Pasien Lansia ” Itu Hoaks,Pulang Sesuai Prosedur Medis”
Tambang Ilegal Tapsel-Madina Hidup Lagi, SATMA AMPI Pertanyakan “Siapa Bekingnya”
Anggaran Pengaspalan Halaman Kantor Samsat Batu Bara Rp 697 Juta
Olah TKP Pencurian TBS Diduga Dilakukan PT Barapala,  Pokres Panggil Saksi
Ketua PN Sibuhuan Diperiksa PTN Medan Terkait Vonis Bandar Narkoba
Berita ini 56 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 18 Mei 2026 - 12:16 WIB

Ketua Harian PSI Sergai Adial Umri Ucapkan Selamat Milad ke-24 PKS

Senin, 18 Mei 2026 - 12:14 WIB

Festival Band Tingkat Internasional Diikuti Marching Band Padang Lawas Maju

Sabtu, 16 Mei 2026 - 20:32 WIB

Lapor Pak Bupati Simalungun: SDN 095132 Karang Rejo Kosong Kepala Sekolah, Atap Gapuk & Meja Kursi Rusak

Sabtu, 16 Mei 2026 - 12:28 WIB

Direktur RSUD. Amri Tambunan Bantah Tahan Pasien Lansia ” Itu Hoaks,Pulang Sesuai Prosedur Medis”

Sabtu, 16 Mei 2026 - 12:21 WIB

Tambang Ilegal Tapsel-Madina Hidup Lagi, SATMA AMPI Pertanyakan “Siapa Bekingnya”

Berita Terbaru