Diduga Serobot DAS dan Kawasan Hijau, Pagar Mewah River Palace Village di Medan Johor Jadi Sorotan

- Jurnalis

Senin, 14 Juli 2025 - 21:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN, SUARASUMUTONLINE.ID – Pagar tembok bagian belakang Perumahan Mewah River Palace Village yang terletak di kawasan kanal Titi Kuning, Kecamatan Medan Johor, diduga kuat melakukan penyerobotan Daerah Aliran Sungai (DAS) dan lahan jalur hijau kanal. Akibatnya, pembatas tembok kanal mengalami kerusakan dan lebar kanal diduga menyempit.

Pantauan tim SUARASUMUTONLINE.ID di lapangan menunjukkan kondisi pagar beton kanal yang berserakan. Selain itu, pagar tembok belakang perumahan mewah tersebut juga terlihat mengalami abrasi.

Jika kondisi ini dibiarkan tanpa penanganan, dikhawatirkan akan memperparah kerusakan area DAS yang berdekatan dengan pintu klep kanal di kawasan Titi Kuning, Kecamatan Medan Johor, dan berpotensi menimbulkan kerusakan lingkungan yang lebih serius.

Baca Juga :  PT Indah Pontjan Gagal Tunjukkan Alas Hak Lahan 150 Hektare Pada RDP Dengan DPRD Sumut

Penyempitan Kanal Picu Tumpukan Sampah dan Air Tak Lancar

Dampak dari dugaan penyempitan kanal ini sudah mulai terlihat. Tumpukan sampah tampak menggunung di area tersebut, menghambat kelancaran aliran air menuju pintu klep kanal. Kondisi ini jelas mengkhawatirkan, terutama mengingat fungsi kanal sebagai salah satu jalur utama drainase di wilayah Medan Johor.

Warga Sekitar Resah dan Minta Tindakan Tegas

Dugaan penyerobotan lahan DAS jalur hijau oleh pihak pengembang River Palace Village ini menimbulkan keresahan di kalangan masyarakat sekitar. Mereka khawatir akan dampak buruk yang lebih besar terhadap lingkungan jika tidak ada tindakan tegas dari pihak terkait.

Baca Juga :  Bobby Nasution Kunjungi Kantor ALS, Pastikan Penanganan Korban Kecelakaan Bus

“Seharusnya di tepian kanal yang merupakan jalur hijau ini tidak diperbolehkan ada bangunan, apalagi kanal ini merupakan lokasi penampungan debit air yang cukup besar dari berbagai wilayah,” ungkap seorang warga dengan nada khawatir.

Masyarakat mendesak agar instansi terkait segera melakukan pengukuran ulang dan mengambil tindakan tegas jika terbukti adanya pelanggaran. Pembiaran terhadap dugaan penyerobotan ini dikhawatirkan akan memperparah kondisi lingkungan di sekitar kawasan kanal Titi Kuning. Dedi

Follow WhatsApp Channel suarasumutonline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

3.222 Rekening Bansos Warga Dairi Diblokir Gegara Diduga Main Judol
Kajati Sumut Ingatkan Jajaran: Tegakkan Hukum Pakai Hati, Bukan Asal Pidana
Dua Kubu KNPI Tanjungbalai Sepakat Bersatu Jelang Musda Desember 2026
Program PKK Goes to School, Asniar Lom Lom Suwondo Ajak Orang Tua Perkuat Karakter, Gizi dan Literasi Anak
Tingkatkan Akses Keadilan, LBH Garuda Kencana Indonesia Sumut Jalin MoU dan Gelar Sosialisasi Hukum di Lapas Tanjung Balai
Politisi Muslim Untuk Semua dan Kader Tunas Indonesia Raya Sumut Tegaskan Dukungan Program Presiden
Gusmiyadi : Bimtek DPD Gerindra Sumut Tegaskan Komitmen Kawal dan Sukseskan Program Prabowo
Pemkab Deli Serdang Jajaki Kerja Sama Sister City dengan Kota Andong dan Gyeongkuk National University
Berita ini 128 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 09:52 WIB

3.222 Rekening Bansos Warga Dairi Diblokir Gegara Diduga Main Judol

Rabu, 9 September 2026 - 09:43 WIB

Kajati Sumut Ingatkan Jajaran: Tegakkan Hukum Pakai Hati, Bukan Asal Pidana

Rabu, 9 September 2026 - 07:52 WIB

Dua Kubu KNPI Tanjungbalai Sepakat Bersatu Jelang Musda Desember 2026

Senin, 7 September 2026 - 20:32 WIB

Program PKK Goes to School, Asniar Lom Lom Suwondo Ajak Orang Tua Perkuat Karakter, Gizi dan Literasi Anak

Senin, 7 September 2026 - 20:29 WIB

Tingkatkan Akses Keadilan, LBH Garuda Kencana Indonesia Sumut Jalin MoU dan Gelar Sosialisasi Hukum di Lapas Tanjung Balai

Berita Terbaru

Medan

 4 Kawasan Medan Selatan Mati Lampu 4 Jam Hari Ini

Rabu, 9 Sep 2026 - 10:43 WIB