SIANTAR, SUARASUMUTONLINE.ID – Dalam rangka memperingati Isra Miraj Nabi Muhammad SAW SMKN 1 Pematang Siantar mengelar acara Isra Miraj, brtempat di pusat perbelanjaan plaza gedung Suzuya lantai IV Pematangsiantar.
Acara yang turut dihadiri oleh Kepala Sekolah SMKN 1 Pematang Siantar Lahat Victor Sigar Sinaga SPD, guru-guru dan murid-murid serta ustadz Abdul Rahman Sitanggang SPdI yang hadir sebagai Penyampai Tausiah dengan tema : Isra Mi’raj Nabi Muhammad Saw adalah sebagai contoh bagi umat muslim dan Menggali hikmah perjalanan spiritual isra mi’raj untuk kehidupan sehari hari, Kamis (5/2).
Dalam ceramahnya ustadz Abdul Rahman Sitanggang SPdI Menyampaikan ceramah tentang sejarah Perjalanan Nabi Muhammad SAW dizaman Rasulullah.
” Kita hidup haruslah memiliki sifat sabar, kesabaran ketekunan dan terus berupaya maju belajar dan terus berkembang dalam situasi bagaimanapun ,begitu pun kita juga harus giat dalam menuntut ilmu. Belajar sambil berdi ,ataupun bekerja sambil berdoa,selalu bersyukur,” urainya.
Kata Al ustadz,Dizaman Nabi Muhammad SAW ketika kesulitan ekonomi mereka memakan daun daunan dan kulit kayu, karena kesulitan ekonomi tersebut. Namun berkat ketekunan dan keyakinan akan Sagala pertolongan Allah SWT akhirnya semua bisa dilewati, masa itu tahun kesulitan itu di sebut tahun duka cita dan terjadi pada tahun 620 M.
Pada tahun itu Rasulullah SAW mendapat ujian yang berat, dibulan Rajab isra mi’raj tahun ke 10 meninggal dunialah paman nabi Muhammad SAW yaitu Abu Muthalib yang merupakan orang terpandang tokoh yang ditonjolkan walaupun dibenci tetapi tetap disegani.
” Tidak sampai di situ, di tahun yang sama Rasulullah SAW juga kehilangan sahabatnya, budak yang cerdas yang pandai baca dan menulis yang beli oleh istrinya Siti Khotijah, seolah tidak cukup sampai di situ, Rasulullah juga kehilangan belahan jiwanya istrinya Siti Khotijah di tahun yang sama. Dan hal itu yang membuat malaikat Jibril diturunkan ke bumi untuk menghibur Rasulullah,mengajaknya untuk kelangit ketujuh, menerima Wahyu dari Allah SWT, yang salah satunya adalah perintah sholat, oleh karenanya kita sebagai umatnya nabi Muhammad SAW tidak boleh meyerah, harus tekun dan giat bekerja dan belajar. Diera persaingan yang cukup tinggi ini karilah kita sama-sama meniru keteladanan Rasulullah SAW,” tutupnya.
Penulis : Nurleli









