Jalan Setia Makmur Masuk Anggaran Perbaikan Dinas SDABMBK Deli Serdang 2026 Senilai Rp 4,7 Miliar

- Jurnalis

Minggu, 18 Januari 2026 - 12:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DELI SERDANG, SUARASUMUTONLINE.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang bakal memperbaiki Jalan Setia Makmur, Kecamatan Sunggal. Tahun lalu, warga menggelar aksi mancing sebagai bentuk protes akibat jalan rusak parah.

Hal itu diketahui dari laman Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SiRUP) LKPP Deli Serdang. Paket ini memiliki kode rancangan umum pengadaan (RUP) 62288228.

“Peningkatan Kapasitas Ruas Jalan Watas Medan (PAM Sunggal) – Sunggal Kanan (Jl. Setia Makmur) Kec. Sunggal,” demikian tertulis di laman SiRUP LKPP Deli Serdang yang dilihat, Minggu ( 18/1).

Proyek ini berada di bawah Dinas SDABMBK Deli Serdang. Anggaran Rp 4,7 miliar bersumber dari APBD Deli Serdang tahun 2026.

Baca Juga :  Bupati Asri Ludin Tambunan: Tahun 2025 Jadi Fondasi Arah Pembangunan Deli Serdang 2026

“Total Pagu: Rp 4.700.000.000,” imbuhnya.

Untuk diketahui, Sebuah video menampilkan warga memancing di kubangan jalan rusak di Jalan Setia Makmur, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang, viral di media sosial. Aksi itu disebut sebagai bentuk protes warga karena jalan rusak tidak kunjung diperbaiki pemerintah.

Dalam video yang dilihat, Minggu (27/7), terlihat warga berkumpul di pinggir kubangan jalan rusak itu. Anak kecil hingga orang dewasa terlihat melempar pancingnya di lokasi itu.

Salah satu warga, Danil, mengatakan jika aksi mancing itu dilukakan pada Sabtu (26/7). Mancing di kubangan itu sebaga bentuk protes terkait jalan rusak itu.

Baca Juga :  Wakil Wali Kota Tanjungbalai Hadiri Rapat Paripurna RPJMD Kota Tanjungbalai 2025-2029 dan Ranperda Pelaksanaan APBD 2024

“Itu kemarin, sebagai bentuk protes kita karena jalan tidak diperbaiki,” kata Danil.

Warga disebut membeli ikan lele dan melepaskannya di kubangan jalan itu. Warga kemudian menutup jalan dan memancing di lokasi itu.

Keberadaan jalan itu disebut sangat penting untuk akses ke permukiman warga. Jalan itu juga merupakan jalan alternatif bagi warga Kota Binjai menuju Kota Medan.

Danil menjelaskan jika jalan rusak itu sudah sejak tahun 2020. Warga sempat melakukan aksi menanam pisang di lokasi itu beberapa waktu.

“Jalan rusak udah lama sejak 2020,” ucapnya.

Penulis : Yuli

Follow WhatsApp Channel suarasumutonline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tanjungbalai Bersama Ribuan Warga Laksanakan Sholat Ied di Alun Alun Sultan Abdul Jalil Rahmadsyah
Ketua Senkom Sumut Kunjungi Pos Pengamanan Alun-Alun Sergai
Buka Puasa Bersama PWI Tanjungbalai, Wali Kota Mahyaruddin Salim: Momentum Pererat Silaturahmi dan Solidaritas Insan Pers Wujudkan Visi Tanjungbalai EMAS
Wali Kota Mahyaruddin Salim Bersama Forkopimda Tanjungbalai Tinjau Pos Pengamanan dan Pelayanan Lebaran
Desakan Pemindahan Rahmadi ke Nusa Kambangan Dinilai Berlebihan dan Sarat Kepentingan
Pengunjung Diskotek Blue Night di Langkat yang terjaring razia BNNP Sumut
Toke Bangunan Tanpa PBG Rajawali Anggar Beking
Dana Nasabah BNI Cabang Rantau Prapat Rp 28,5 M Diduga Raib
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 21 Maret 2026 - 21:19 WIB

Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tanjungbalai Bersama Ribuan Warga Laksanakan Sholat Ied di Alun Alun Sultan Abdul Jalil Rahmadsyah

Kamis, 19 Maret 2026 - 12:24 WIB

Ketua Senkom Sumut Kunjungi Pos Pengamanan Alun-Alun Sergai

Rabu, 18 Maret 2026 - 23:39 WIB

Wali Kota Mahyaruddin Salim Bersama Forkopimda Tanjungbalai Tinjau Pos Pengamanan dan Pelayanan Lebaran

Rabu, 18 Maret 2026 - 23:37 WIB

Desakan Pemindahan Rahmadi ke Nusa Kambangan Dinilai Berlebihan dan Sarat Kepentingan

Selasa, 17 Maret 2026 - 12:00 WIB

Pengunjung Diskotek Blue Night di Langkat yang terjaring razia BNNP Sumut

Berita Terbaru

Berita

Jabidi Ritonga : Perkuat Solidaritas dan Kaderisasi NU

Kamis, 19 Mar 2026 - 16:50 WIB