Aset BUMD Sumut Diduga Disusupi PETI, Belasan Alat Berat Beroperasi di PT PSU

- Jurnalis

Selasa, 14 April 2026 - 12:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MANDAILING NATAL, SUARASUMUTONLIE.ID – Dugaan aktivitas pertambangan emas tanpa izin (PETI) di Kabupaten Mandailing Natal kembali mencuat dan kini menyoroti aset milik Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Sumatera Utara. Aktivitas ilegal tersebut diduga berlangsung di wilayah operasional PT PSU, tepatnya di kawasan Perkebunan Patiluban, Kecamatan Natal.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari lapangan, kegiatan penambangan mulai terpantau pada Rabu, 4 Maret 2026 sekitar pukul 08.01 WIB. Lokasi berada di titik koordinat 0°38’16” LU dan 99°10’53” BT, dengan ketinggian sekitar ±33 kaki di atas permukaan laut.

Sejumlah sumber menyebutkan, area yang semestinya berada dalam pengawasan perusahaan kini diduga dimanfaatkan oleh pihak tertentu untuk aktivitas tambang ilegal. Kegiatan tersebut disebut berlangsung secara tertutup dengan pengawasan ketat.

Baca Juga :  GM GRIB JAYA MADINA Sorot kasus penanganan Smart Village

Lebih lanjut, aktivitas itu diduga dilakukan dalam skala besar dengan melibatkan belasan unit alat berat jenis excavator. Banyaknya alat berat yang beroperasi memperkuat indikasi bahwa penambangan dilakukan secara masif dan terorganisir.

“PT PSU itu sekarang ditambang orang. Diduga ada juga pembatasan membawa handphone ke dalam Blok 60 di portal masuk,” ujar salah satu sumber yang enggan disebutkan identitasnya, Senin ( 13/4), yang mengaku hingga kini tambang tersebut masih beroperasi.

Pembatasan penggunaan telepon genggam di area tersebut memunculkan dugaan adanya pengendalian informasi dari dalam lokasi. Hal ini semakin memperkuat indikasi bahwa aktivitas berlangsung secara tertutup.

Baca Juga :  Pelantikan Ratusan Pelajar SMA Plus Taruna Akterlis Medan Dan SMK Plus Taruna Brikarya Intek Nusantara

Saat dikonfirmasi oleh media, Kapolsek Natal AKP M. Pakpahan, SH hanya memberikan tanggapan singkat. “Trims info nya,” ujarnya. Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Natal belum memberikan keterangan saat dimintai konfirmasi.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak PT PSU maupun pihak terkait mengenai dugaan aktivitas PETI di kawasan tersebut.

Masyarakat mendesak aparat penegak hukum segera melakukan penyelidikan menyeluruh. Selain merugikan negara, praktik PETI juga dinilai berpotensi merusak lingkungan serta membahayakan keselamatan para pekerja di lapangan.

 

Penulis : Yuli

Follow WhatsApp Channel suarasumutonline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Harus Punya MBG untuk Mengurangi Pengangguran
Disdik Deli Serdang Periksa Kepsek SDN 105399 Kulasar Usai Polemik Study Tour Rp145 Ribu
Panen Raya Jagung Deli Serdang Capai 7 Ton per Hektare, Wabup Dorong Hilirisasi
Bobby Nasution Desak Percepatan Pembangunan Tanggul Sungai Badiri
Anggota DPRD Sergai Fraksi Partai Golkar Kedapatan Asyik Main Game Saat Rapat Paripurna
Sepasang Mahasiswa di Madina Rekayasa Temukan Bayi, Ternyata mereka Orang Tuanya
Pendawa Deli Serdang Gelar Halal Bi Halal
Ketua LMP Madina Nilau Kejari Madina Lamban dan Tak Punya Nyali Periksa Dinas Pendidikan Kab.Madina.
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 14:47 WIB

Tidak Harus Punya MBG untuk Mengurangi Pengangguran

Selasa, 14 April 2026 - 14:41 WIB

Disdik Deli Serdang Periksa Kepsek SDN 105399 Kulasar Usai Polemik Study Tour Rp145 Ribu

Selasa, 14 April 2026 - 14:39 WIB

Panen Raya Jagung Deli Serdang Capai 7 Ton per Hektare, Wabup Dorong Hilirisasi

Selasa, 14 April 2026 - 12:36 WIB

Aset BUMD Sumut Diduga Disusupi PETI, Belasan Alat Berat Beroperasi di PT PSU

Selasa, 14 April 2026 - 12:22 WIB

Bobby Nasution Desak Percepatan Pembangunan Tanggul Sungai Badiri

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Harus Punya MBG untuk Mengurangi Pengangguran

Selasa, 14 Apr 2026 - 14:47 WIB