Anggaran Konsumsi Pengungsi Banjir Rp1,1 Miliar, DPRD Medan: Jangan Ambil Keuntungan dari Penderitaan Rakyat

- Jurnalis

Selasa, 9 Desember 2025 - 20:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN,SUARASUMUTONLINE.ID -Ketua Komis IV DPRD Kota Medan, Paul Mei Anton Simanjuntak, mengingatkan Pemko Medan agar tidak mengambil keuntungan di tengah kesulitan rakyat terdampak bencana banjir.

Hal itu disampaikan Paul lantaran anggaran sebesar Rp1,1 miliar yang dianggarkan untuk konsumsi pengungsi tidak sesuai dengan apa yang ada di lapangan.

“Dari penjelasan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Medan, disediakan 6.000 bungkus nasi setiap hari. Tapi, tidak ada kita lihat nasi yang dibagi-bagi. Baik itu secara nyata atau viral di media sosial. Jadi di mana yang dibagi-bagi itu?” kata Paul saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan DLH, SDABMBK dan BPBD Medan, Senin (8/12) petang.

Paul menegaskan, kondisi masyarakat saat ini dalam kondisi sangat susah. Pemko Medan harus bisa membantu masyarakat memenuhi kebutuhan selama di pengungsian.

Baca Juga :  Diskon Tambah Daya Listrik 50 Persen dari PLN, Begini Cara Mendapatkannya

“Jangan pula mengambil keuntungan di tengah kesusahan rakyat, kita minta data lengkapnya. Secepatnya berikan ke kami (Komisi IV), kami mau tahu juga. Karena jujur saja, kami juga turun membagi bantuan pribadi ke masyarakat, tapi tidak pernah melihat ada nasi yang dibagi-bagikan dari Pemko Medan. Jadi, kemana direalisasikan anggaran Rp1,1 miliar itu?” tuturnya.

Sementara itu, Kabid Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Medan, Herbert Panjaitan, saat diwawancarai Mistar menjelaskan bahwa anggaran konsumsi sebesar Rp1,1 miliar berasal dari Biaya Tak Terduga (BTT) Pemko Medan.

“Jadi pemberian nasi bungkus itu setiap hari sebanyak 6.000 bungkus dibagikan tiga kali dalam satu hari. Yakni pagi, siang dan malam. Masing-masing 2.000 bungkus per satu kali sesi pembagian. Pembagian ini berlangsung mulai tanggal 2-9 Desember 2025,” ujarnya.

Baca Juga :  Stand Kabupaten Simalungun di APKASI Otonomi EXPO (APE) Sukses

Dikatakannya, berdasarkan perencanaan setiap bungkus nasi itu seharga Rp35.000, namun yang dibelanjakan seharga Rp24.200.

“Untuk lauknya saya juga kurang tahu, karena bukan bidang saya yang membeli. Jadi, kalau lebih detail saya juga tidak bisa menjelaskan dan kurang etis,” katanya.

Herbert menyebut, dalam waktu dekat pihaknya juga akan memberikan bantuan berupa tikar, kasur dan sarung kepada pengungsi.

“Jadi ada BTT tahap II sebesar Rp4,7 miliar yang rencananya akan dibelikan untuk kebutuhan warga di pengungsian. Saat ini masih proses,” ucapnya.

Penulis : Yuli

Follow WhatsApp Channel suarasumutonline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mahkamah Agung Tolak Kasasi Bupati Langkat, Bupati Langkat Harus Segera Laksanakan Putusan PTUN Medan
Sejumlah Proyek Strategis Nasional Diduga Bikin Rugi PT Pelindo
Dugaan Penyalahgunaan Dana Pokir, GAMSU Desak Kejagung Periksa Oknum DPRD Langkat
Aliansi Pemuda Sumut Demo Pemko Binjai, Tuntut Kabag Perekonomian Dicopot
Pemda Diminta Bentuk Satgas Perlindungan Guru, Pematangsiantar Menanti Petunjuk Teknis
Di Duga Lemah Pengawasan, Proyek Irigasi Rp 588 Jura di Lokkung Raya Simalungun Retak Dini
Proyek Rekontruksi Jalan Dinas PUTR Simalungun Terkesan Asal Jadi
Kejatisu Tahan GM PT Yodya Karya (Persero) Dalam Kasus Dugaan Korupsi Penataan Kawasan Waterfront City Pangururan dan Tele
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 Februari 2026 - 11:15 WIB

Mahkamah Agung Tolak Kasasi Bupati Langkat, Bupati Langkat Harus Segera Laksanakan Putusan PTUN Medan

Rabu, 4 Februari 2026 - 10:04 WIB

Sejumlah Proyek Strategis Nasional Diduga Bikin Rugi PT Pelindo

Selasa, 3 Februari 2026 - 14:38 WIB

Dugaan Penyalahgunaan Dana Pokir, GAMSU Desak Kejagung Periksa Oknum DPRD Langkat

Selasa, 3 Februari 2026 - 14:32 WIB

Aliansi Pemuda Sumut Demo Pemko Binjai, Tuntut Kabag Perekonomian Dicopot

Selasa, 3 Februari 2026 - 14:31 WIB

Pemda Diminta Bentuk Satgas Perlindungan Guru, Pematangsiantar Menanti Petunjuk Teknis

Berita Terbaru